... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Menkeu: Rancangan Biaya Belanja Negara Tahun 2020 Rp2.540 Triliun

Foto: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati

KIBLAT.NET, Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan alokasi belanja negara untuk 2020 direncanakan sebesar Rp2.540,4 triliun. Hal itu diungkapkan Sri saat Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun 2020 di Istana Negara.

Menkeu mengungkapkan sebanyak Rp909,6 triliun dialokasikan untuk 87 kementerian/lembaga (KL), Rp856,9 triliun untuk anggaran transfer ke daerah dan dana desa yang diserahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke gubernur.

Menkeu menambahkan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 memiliki peran strategis bagi pemerintah. Nantinya secara bertahap dapat mencapai sasaran-sasaran pembangunan nasional dalam rangka mewujudkan visi Indonesia Maju pada 2045, yakni 100 tahun Indonesia Merdeka.

Oleh karena itu, tema kebijakan fiskal 2020, APBN untuk akselerasi daya saing melalui inovasi dan penguatan kualitas SDM.

“Inovasi dan penguatan kualitas SDM adalah faktor penting dalam tegakkan kerangka pembangunan yang kredibel, berkualitas dan inklusi. Perlu juga memacu ekonomi agar
lebih tinggi dengan menggairahkan investasi dan ekspor. Juga dalam rangka dorong daya saing nasional,” ujarnya dalam rilis yang diterima Kiblat.net, Kamis (14/11/2019).

Adapun DIPA K/L yang diserahkan ke Presiden Jokowi sesuai dengan amanat UU 20 tahun 2019 tentang APBN 2020.

“Sejalan dengan beberapa perubahan nomenklatur di beberapa KL, kami akan segera mengoordinasikan secara cepat agar revisi DIPA dari KL yang alami perubahan nomenklatur bisa dilakukan sebelum anggaran berjalan,” ungkap Menkeu.

BACA JUGA  Muhammadiyah Bantah Materi Jihad Picu Radikalisme

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

China

Demi Ibunya, Aktivis Uighur Ini Seru Dunia Hentikan Tindakan China

Para pemimpin dunia harus mengambil langkah lebih keras tentang penggunaan teknologi pengawasan tingkat tinggi China untuk memantau dan menindak etnis minoritas.

Kamis, 14/11/2019 16:15 0

Palestina

Gencatan Senjata Disepakati Usai 34 Orang Palestina Tewas Dibom

Kelompok Palestina Jihad Islam mengatakan gencatan senjata yang ditengahi Mesir dengan Israel telah disepakati setelah serangan udara menewaskan sedikitnya 34 orang di Gaza.

Kamis, 14/11/2019 15:40 0

Palestina

Haniyeh: Agresi Israel untuk Menghalangi Kemajuan Palestina

Ismail Haniyeh juga menyatakan belasungkawa atas pembunuhan Bahaa Abu Al-Ata dan yang lainnya oleh Israel selama 24 jam sebelumnya.

Kamis, 14/11/2019 14:47 0

Arab Saudi

Lagi, Ulama Meninggal di Penjara Kerajaan Arab Saudi

“Telah terkonfirmasi oleh kami kabar meninggalnya Syaikh Fahd Al-Qadhi di penjara hari kemarin. Ia divonis bulan lalu hukuman enam tahun penjara,” kata akun Twitter pemantau penangkapan aktivis dan ulama yang kritis terhadap pemerintah Saudi, Muktaqaly Rakyi, pada Rabu (13/11/2019).

Kamis, 14/11/2019 13:16 0

Afghanistan

Milisi ISIS Dikepung Taliban, Diselamatkan Pemerintah Kabul

Imarah Islam Afghanistan telah memulai operasi besar-besaran untuk memberantas ISIS di Nangarhar dan provinsi-provinsi di sekitarnya. Namun milisi ISIS yang sudah terpojok malah diselamatkan oleh pemerintah Kabul.

Kamis, 14/11/2019 12:58 0

Palestina

26 Warga Palestina Tewas Akibat Serangan Israel ke Jalur Gaza

Agresi Israel ke Jalur Gaza sejak Selasa (12/11/2019) hingga Rabu (13/11/2019) dilaporkan telah menyebabkan sedikitnya 26 warga Palestina. Sementara korban luka mencapai 85 orang.

Kamis, 14/11/2019 08:11 0

Palestina

Eskalasi Militer di Gaza Dipicu Kematian Dua Komandan Jihad Islam

Kementerian Kesehatan Hamas, yang mengendalikan Jalur Gaza, mengatakan bahwa saat ini sudah tercatat sedikitnya 10 warga Palestina tewas, termasuk komandan Jihad Islam, dan 45 lainnya terluka.

Rabu, 13/11/2019 09:34 0

Amerika

Pentagon: Ribuan Tahanan ISIS di Penjara Kurdi Bisa Jadi Bom Waktu

"Ini bukan situasi yang sangat aman. Ini bisa menjadi bom waktu jika menampung 10.000 tahanan, yang kebanyakan warga negara asing,” kata juru bicara Pentagon kepada wartawan dalam konferensi pers melalui sambungan telepon, seperti dilansir Reuters pada Selasa (12/11/2019)

Rabu, 13/11/2019 08:16 0

Afghanistan

Kabul Barter Dua Warga Asing dengan Tiga Pemimpin Senior Taliban

Dua profesor itu berasal dari AS dan Australia. Mereka diculik pada 2016 silam.

Rabu, 13/11/2019 07:21 0

Artikel

Isu Radikalisme Ibarat Menggaruk yang Tak Gatal

Kemunculan isu Islam fundamental dan radikal, bahkan digaungkan oleh pejabat negara, menunjukkan bahwa yang memunculkannya tidak memahami doktrin dan peradaban Islam. Konfirmasi lebih tegas mengenai hal itu telah nampak dalam sebuah khuthbah dengan kualitas bacaan Al-Qur'an yang menunjukkan kegagalan pendidikan kita, terutama pendidikan agama. Karena itu, perlu dilakukan pelurusan terhadap pemikiran bengkok akibat pemahaman yang sangat dangkal tersebut.

Selasa, 12/11/2019 19:15 0

Close