... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Menag Nilai Larangan Salam Lintas Agama Tak Salah

Foto: Menag, Fachrul Razi

KIBLAT.NET, Bogor – Menteri Agama, Fachrul Razi menanggapi soal larangan ucapan salam lintas agama oleh MUI Jawa Timur. Ia menegaskan bahwa apa yang disampaikan Ketua MUI Jatim, KH. Abdussomad Bukhori ada dasar hukumnya.

“Apa yang disampaikan beliau (MUI Jatim.red), dasar hukumnya ada. Tapi orang meyampaikan berbeda kan juga ada dasar hukumnya,” katanya kepada awak media di Bogor pada Rabu (13/11/2019).

Ia mengklaim bahwa orang Islam yang mengucapkan salam lintas agama mengikuti Nabi Ibrahim. Menurutnya, Nabi Ibrahim juga mengucapkan “salamualaika” kepada ayahnya yang merupakan pembuat berhala.

“Misalnya nabi ibrahim mengucapkan salamualaika kepada ayahnya yang pembuat berhala. Salamualaika, sama dengan saya doakan kamu supaya sejahtera, supaya selamat,” tuturnya.

“Itu kan sama. Jadi punya dasar hukum masing-masing,” sambung Fachrul.

Meski demikian, Fachrul menekankan bahwa sikap MUI Jawa Timur tetap harus dihargai. Ia menyebutkan bahwa apa yang menjadi sikap MUI Jatim tidak salah.

“Tapi apa yang beliau sampaikan juga tidak salah, tapi pandangan orang lain juga nggak salah. Pilihan di bidang agama kan banyak, hargai saja,” pungkasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

China

Demi Ibunya, Aktivis Uighur Ini Seru Dunia Hentikan Tindakan China

Para pemimpin dunia harus mengambil langkah lebih keras tentang penggunaan teknologi pengawasan tingkat tinggi China untuk memantau dan menindak etnis minoritas.

Kamis, 14/11/2019 16:15 0

Palestina

Gencatan Senjata Disepakati Usai 34 Orang Palestina Tewas Dibom

Kelompok Palestina Jihad Islam mengatakan gencatan senjata yang ditengahi Mesir dengan Israel telah disepakati setelah serangan udara menewaskan sedikitnya 34 orang di Gaza.

Kamis, 14/11/2019 15:40 0

Palestina

Haniyeh: Agresi Israel untuk Menghalangi Kemajuan Palestina

Ismail Haniyeh juga menyatakan belasungkawa atas pembunuhan Bahaa Abu Al-Ata dan yang lainnya oleh Israel selama 24 jam sebelumnya.

Kamis, 14/11/2019 14:47 0

Arab Saudi

Lagi, Ulama Meninggal di Penjara Kerajaan Arab Saudi

“Telah terkonfirmasi oleh kami kabar meninggalnya Syaikh Fahd Al-Qadhi di penjara hari kemarin. Ia divonis bulan lalu hukuman enam tahun penjara,” kata akun Twitter pemantau penangkapan aktivis dan ulama yang kritis terhadap pemerintah Saudi, Muktaqaly Rakyi, pada Rabu (13/11/2019).

Kamis, 14/11/2019 13:16 0

Afghanistan

Milisi ISIS Dikepung Taliban, Diselamatkan Pemerintah Kabul

Imarah Islam Afghanistan telah memulai operasi besar-besaran untuk memberantas ISIS di Nangarhar dan provinsi-provinsi di sekitarnya. Namun milisi ISIS yang sudah terpojok malah diselamatkan oleh pemerintah Kabul.

Kamis, 14/11/2019 12:58 0

Palestina

26 Warga Palestina Tewas Akibat Serangan Israel ke Jalur Gaza

Agresi Israel ke Jalur Gaza sejak Selasa (12/11/2019) hingga Rabu (13/11/2019) dilaporkan telah menyebabkan sedikitnya 26 warga Palestina. Sementara korban luka mencapai 85 orang.

Kamis, 14/11/2019 08:11 0

Palestina

Eskalasi Militer di Gaza Dipicu Kematian Dua Komandan Jihad Islam

Kementerian Kesehatan Hamas, yang mengendalikan Jalur Gaza, mengatakan bahwa saat ini sudah tercatat sedikitnya 10 warga Palestina tewas, termasuk komandan Jihad Islam, dan 45 lainnya terluka.

Rabu, 13/11/2019 09:34 0

Amerika

Pentagon: Ribuan Tahanan ISIS di Penjara Kurdi Bisa Jadi Bom Waktu

"Ini bukan situasi yang sangat aman. Ini bisa menjadi bom waktu jika menampung 10.000 tahanan, yang kebanyakan warga negara asing,” kata juru bicara Pentagon kepada wartawan dalam konferensi pers melalui sambungan telepon, seperti dilansir Reuters pada Selasa (12/11/2019)

Rabu, 13/11/2019 08:16 0

Afghanistan

Kabul Barter Dua Warga Asing dengan Tiga Pemimpin Senior Taliban

Dua profesor itu berasal dari AS dan Australia. Mereka diculik pada 2016 silam.

Rabu, 13/11/2019 07:21 0

Artikel

Isu Radikalisme Ibarat Menggaruk yang Tak Gatal

Kemunculan isu Islam fundamental dan radikal, bahkan digaungkan oleh pejabat negara, menunjukkan bahwa yang memunculkannya tidak memahami doktrin dan peradaban Islam. Konfirmasi lebih tegas mengenai hal itu telah nampak dalam sebuah khuthbah dengan kualitas bacaan Al-Qur'an yang menunjukkan kegagalan pendidikan kita, terutama pendidikan agama. Karena itu, perlu dilakukan pelurusan terhadap pemikiran bengkok akibat pemahaman yang sangat dangkal tersebut.

Selasa, 12/11/2019 19:15 0

Close
CLOSE
CLOSE