... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Lagi, Ulama Meninggal di Penjara Kerajaan Arab Saudi

Foto: Para pelayat yang menghadiri pemakaman Syaikh Fahd Al-Qadhi. Jenazahnya disalatkan di masjid Ar-Rajihi di Riyadh dan dimakamkan di pemakaman An-Nasim

KIBLAT.NET, Riyadh – Ulama Arab Saudi, Syaikh Fahd Al-Qadhi, Selasa (12/11/2019), dilaporkan meninggal di penjara pemerintah. Ia dijebloskan ke penjara sejak 2016 menyusul surat nasihat yang disampaikan ke pemerintah sembunyi-sembunyi.

“Telah terkonfirmasi oleh kami kabar meninggalnya Syaikh Fahd Al-Qadhi di penjara hari kemarin. Ia divonis bulan lalu hukuman enam tahun penjara,” kata akun Twitter pemantau penangkapan aktivis dan ulama yang kritis terhadap pemerintah Saudi, Muktaqaly Rakyi, pada Rabu (13/11/2019).

Pada bagiannya, pihak keluarga juga mengonfirmasi berita tersbut. Keluarga menuduh pemerintah Saudi melakukan kelalaian medis yang menyebabkan kematian Syaikh Al-Qadhi.

“Syaikh Fahd Al-Qadhi telah berpulang ke ramat Allah dari penjara politik akibat pelalaian medis. Saya sampaikan bahwa Syaikh Fahd ditangkap pada 2016 bersama dengan ulama lainnya, di antaranya Abdul Aziz Al-Tharifi, Dr Ibrahim Al-Sukran dan Dr Muhammad Al-Hadhif,” tulis Yusuf Al-Qadhi, kerabat Syaikh Fahd, di akun Twitter.

Dosen akidah dan mazhab-mazhab Islam Universitas Qasim, Ahmad Al-Qadhi, juga membenarkan bahwa Syaikh Fahd telah meninggal. Syaikh Ahmad Al-Qadhi merupakan sepupu Syaikh Fahd.

Syaikh Fahd Al-Qadhi, salah satu ulama paling terkemuka yang berafiliasi dengan Gerakan Al-Shohwah di Arab Saudi. Gerakan ini diburu oleh pemerintah Saudi dalam beberapa tahun terakhir karena dituduh melakukan berbagai kegiatan anti pemerintah. Para pemimpin mereka juga dituduh berafiliasi pada Ikhwanul Muslimin (IM), yang dianggap organisasi teroris oleh kerjaan.

Ia dikenal karena aktivitasnya di Badan Amar Ma’ruf Nahi Munkar (Polisi Agama) di wilayah Qasim. Ia dikenal sangat getol dalam Amar Ma’ruf Nahi Munkar sehingga dituduh berbagai tuduhan negatif sehingga menyebabkannya dihentikan dari aktivitasnya.

Hingga akhirnya pada September 2016, pihak berwenang menangkapnya akibat aktivitas Amar Ma’ruf Nahi Munkar. Ia ditangkap setelah mengirim surat ke Pengadilan Kerajaan mengadukan tentang apa yang dia lihat sebagai pelanggaran di Kementerian Pendidikan Saudi.

Perlu dicatat, kerajaan sangat keras terhadap gerakan Islam terutama Gerakan Al-Shohwah. Gerakan-gerakan Islam dianggap mengancam singgasana kerajaan.

Sumber: Al-Araby Al-Jadid
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Lembaga Sertifikasi Halal Amerika Kunjungi Kementerian Agama

KIBLAT.NET, Jakarta – Menteri Agama RI, Jenderal (purn) Fachrul Razi menerima kunjungan Lembaga Sertifikasi Halal...

Kamis, 14/11/2019 12:18 0

Indonesia

BPJS Klaim Penyesuaian Iuran Tidak Memberatkan Warga Miskin

Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan, Andayani Budi Lestari menegaskan bahwa kenaikan iuran BPJS tidak akan berdampak banyak bagi warga miskin dan tidak mampu.

Kamis, 14/11/2019 12:05 0

Indonesia

Rapat Perdana, DPR dan Kementerian PPPA Sepakat Bahas Ulang RUU P-KS

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga beserta Sekretaris Kementerian dan jajaran Eselon 1 mengikuti rapat pertama dengan Komisi VIII DPR-RI.

Kamis, 14/11/2019 11:44 0

Indonesia

MUI Akan Keluarkan Fatwa Tentang Salam Lintas Agama

KIBLAT.NET, Jakarta – Majelis Ulama Indonesia dalam waktu dekat akan membahas fatwa tentang hukum seorang...

Kamis, 14/11/2019 10:24 0

Indonesia

Komisi VI: Sistem Perdagangan di Indonesia Perlu Ditinjau Ulang

Anggota Komisi VI DPR RI Achmad Baidowi menilai perlu adanya peninjauan ulang terhadap regulasi dan sistem perdagangan di Indonesia. Menurutnya, banyak regulasi perdagangan di Indonesia yang justru memberatkan. Sehingga mengakibatkan tingginya jumlah impor daripada ekspor. Bahkan, nilai ekspor cenderung defisit.

Kamis, 14/11/2019 10:01 0

Indonesia

MUI: Polemik HRS Tak Kunjung Selesai, Akan Timbul Banyak Masalah

Majelis Ulama Indonesia (MUI) berharap polemik terkait pencekalan terhadap Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab segera selesai.

Kamis, 14/11/2019 09:46 0

Indonesia

Menag Prioritaskan Penguatan SDM dari Aspek Keagamaan

Menteri Agama Fachrul Razi menjabarkan Program Prioritas Pembangunan Nasional dari aspek pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dari sisi keagamaan.

Rabu, 13/11/2019 19:37 0

Indonesia

Menko Perekonomian Sampaikan Program Prioritas Nasional Bidang Perekonomian

KIBLAT.NET, Bogor – Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan Program Prioritas Nasional Bidang Perekonomian...

Rabu, 13/11/2019 18:44 0

Indonesia

Soal Penanganan Radikalisme, Mahfud MD: Masyarakat Jangan Selalu Nyinyir

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD meminta masyarakat tidak nyinyir soal penindakan terorisme. Ia menilai masyarakat seharusnya dewasa dalam menyikapi masalah tersebut.

Rabu, 13/11/2019 17:48 0

Indonesia

Ketua KPK: OTT Terjadi Karena Sinergi Kejaksaan dan Polri Kurang

KIBLAT.NET, Bogor – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengatakan bahwa diperlukan solidaritas dan...

Rabu, 13/11/2019 17:17 0

Close