... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Soal Penanganan Radikalisme, Mahfud MD: Masyarakat Jangan Selalu Nyinyir

Foto: Menko Polhukam Mahfud MD (kiri).

KIBLAT.NET, Bogor – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD meminta masyarakat tidak nyinyir soal penindakan terorisme. Ia menilai masyarakat seharusnya dewasa dalam menyikapi masalah tersebut.

“Kepada masyarakat jangan selalu nyinyir. Kalau pemerintah bertindak dikatakan melanggar HAM kalau tidak bertindak dibilang kecolongan. Kita sama-sama dewasa saja menjaga negara,” katanya kepada awak media di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Rabu (13/11/2019).

“Nyinyir itu biasanya kalau ngritik ngomongnya cuman usul. Kalau sudah terjadi tidak bertanggung jawab,” paparnya.

Ia juga meminta agar masyarakat tidak menyudutkan aparat saat mengambil tindakan terkait terorisme.

“Jangan selalu menyudutkan aparat ketika mengambil tindakan. Diukur dengan proposional saja kan nanti ada proses hukum yang membuktikan aparat itu salah atau tidak,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini jumlah teror di Indonesia sudah menurun. Mantan Ketua Mahkamah Konsitusi ini mengklaim bahwa hal itu menunjukkan upaya pencegahan cukup berhasil.

“Di konferensi internasional di Australia kemarin, saya katakan turun jumlah teror. Karena pencegahan sudah dilakukan. Bahwa masih ada satu, sekali sekali nggak bisa dihindari,” pungkasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Rusydan Abdul Hadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Palestina

Eskalasi Militer di Gaza Dipicu Kematian Dua Komandan Jihad Islam

Kementerian Kesehatan Hamas, yang mengendalikan Jalur Gaza, mengatakan bahwa saat ini sudah tercatat sedikitnya 10 warga Palestina tewas, termasuk komandan Jihad Islam, dan 45 lainnya terluka.

Rabu, 13/11/2019 09:34 0

Amerika

Pentagon: Ribuan Tahanan ISIS di Penjara Kurdi Bisa Jadi Bom Waktu

"Ini bukan situasi yang sangat aman. Ini bisa menjadi bom waktu jika menampung 10.000 tahanan, yang kebanyakan warga negara asing,” kata juru bicara Pentagon kepada wartawan dalam konferensi pers melalui sambungan telepon, seperti dilansir Reuters pada Selasa (12/11/2019)

Rabu, 13/11/2019 08:16 0

Afghanistan

Kabul Barter Dua Warga Asing dengan Tiga Pemimpin Senior Taliban

Dua profesor itu berasal dari AS dan Australia. Mereka diculik pada 2016 silam.

Rabu, 13/11/2019 07:21 0

Artikel

Isu Radikalisme Ibarat Menggaruk yang Tak Gatal

Kemunculan isu Islam fundamental dan radikal, bahkan digaungkan oleh pejabat negara, menunjukkan bahwa yang memunculkannya tidak memahami doktrin dan peradaban Islam. Konfirmasi lebih tegas mengenai hal itu telah nampak dalam sebuah khuthbah dengan kualitas bacaan Al-Qur'an yang menunjukkan kegagalan pendidikan kita, terutama pendidikan agama. Karena itu, perlu dilakukan pelurusan terhadap pemikiran bengkok akibat pemahaman yang sangat dangkal tersebut.

Selasa, 12/11/2019 19:15 0

Analisis

Menag Fachrul Razi, Jerami Terakhir di Punggung Jokowi?

Dari sekian banyak tukangnya, Jokowi seperti mengandalkan tukang kayu yang pandai memainkan palu. Tengoklah misalnya, Menteri Agama Fachrul Razi.

Selasa, 12/11/2019 17:20 0

Amerika

Hanya di Amerika, Babi Dijadikan Hewan Penghibur di Bandara

Babi bernama Juliana yang berusia lima tahun dan pemiliknya, Tatyana Danilova, menjadi bagian dalam program "Wag Brigade" di Bandara Internasional San Francisco, Amerika Serikat

Selasa, 12/11/2019 14:14 0

Arab Saudi

Saudi Pertimbangkan Larangan Menikah di Bawah Umur 

SHRC juga memperingatkan bahwa mencegah anak perempuan yang berusia di atas 18 tahun untuk menikah adalah kejahatan yang membuat mereka harus dimintai pertanggungjawaban.

Selasa, 12/11/2019 13:28 0

Qatar

Hampir Tiga Tahun Diboikot Saudi CS, Begini Kondisi Qatar

Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, menjelaskan kondisi negaranya usai diboikot Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir sejak pertengahan 2017.

Selasa, 12/11/2019 11:24 0

Afrika

Balas Kekalahan, Militer Mali Gelar Kampanye Targetkan Jihadis

Pemerintah Mali, Senin (11/11/2019), meluncurkan kampanye militer besar-besaran terhadap kelompok-kelompok jihadis di Mali tengah.

Selasa, 12/11/2019 10:48 0

Arab Saudi

Pria Serang Pentas Teater di Riyadh, Tiga Pemain Terluka

Terlihat sejumlah orang menghalau pria tersebut sementara para pemain tater berhamburan melarikan diri.

Selasa, 12/11/2019 08:56 0

Close