Dirjen Imigrasi: Pemerintah Tidak Berwenang Cegah HRS Kembali ke Tanah Air

KIBLAT.NET, Jakarta – Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM merespon klaim Habib Rizieq Shihab yang menyatakan dirinya dicekal oleh Pemerintah Saudi atas permintaan Indonesia sehingga tidak bisa meninggalkan Kerajaan Arab Saudi.

Direktur Jenderal Imigrasi, Ronny Franky Sompie menjelaskan bahwa Dirjen Imigrasi bekerja berdasarkan UU nomor 6 tahun 2011 tentang keimigrasian. Ia menyebut bahwa dalam pasal 14 tertulis bahwa Pemerintah Indonesia tidak berwenang untuk menolak atau menangkal Warga Negara Indonesia yang akan kembali masuk ke Indonesia setelah bepergian ke luar negeri.

Lebih lanjut, Ronny juga menjelaskan bahwa yang bisa dicekal hanyalah Warga Negara Asing, itu pun atas permintaan aparat penegak hukum disebabkan adanya kasus atau pelanggaran keimigrasian.

“Hanya berlaku untuk orang asing penangkalannya. Jadi kepada Habib Rizieq, Kementerian Hukum dan Ham khususnya Direktorat Jenderal Imigrasi belum pernah menerbitkan surat untuk menolak atau menangkal Habib Rizieq masuk ke Indonesia, sampai saat ini,” kata Ronny dalam konferensi pers yang digelar di Hotel Shangri La, Jakarta pada Selasa sore (12/11/2019).

Mantan Kapolda Bali itu kemudian memberikan kejelasan terkait dokumen perjalanan Habib Rizieq. Passport Habib Rizieq dikeluarkan oleh kantor imigrasi kelas I jakarta Pusat pada 25 Februari 2016 dan masih akan berlaku hingga tahun 2021 mendatang.

Terkait visa, ia menegaskan hal itu adalah ranah pemerintah Kerajaan Arab Saudi. Diketahui, Habib Rizieq telah meninggalkan Indonesia sejak 27 April 2017. Masa visa yang diberikan hanya sampai 20 April 2018. Namun saat akan meninggalkan wilayah Kerajaan Arab Saudi, Habib Rizieq mengaku dicekal oleh imigrasi Arab Saudi.

BACA JUGA  Saksi Fakta ungkap Polisi Ikut Atur Maulid di Petamburan

“Izin tinggal yang diberikan dan sebagainya, atau ada persoalan yang lain, tentu ini menjadi kewenangan dari pemerintah Arab Saudi khususnya pejabat imigrasi yang diberikan kewenangan oleh negaranya mengatur warga negara asing yang boleh atau tidak boleh keluar dari negara Arab Saudi,” pungkas Ronny.

Reporter: Qoid
Editor: Rusydan Abdul Hadi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat