... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Wasekjen MUI: Salam Semua Agama Tidak Boleh Dalam Islam

Foto: Wasekjen MUI, Muhammad Zaitun Rasmin.

KIBLAT.NET, Jakarta –  Wakil Sekretaris Jenderal MUI Pusat, Ustadz Zaitun Rasmin menyebut pengucapan salam semua agama tidak boleh dilakukan oleh orang Islam. Ia pun mengungkapkan, MUI Pusat akan mendukung MUI Jawa Timur yang melarang umat Islam melakukan salam semua agama.

Menurut Zaitun, umat Islam di Indonesia sudah cukup toleran dengan mengucapkan salam kepada semua agama dan ditambahi kalimat salam sejahtera, sebagaimana budaya Indonesia sejak Orde Lama hingga Orde Baru.

“Itu (larangan salam semua agama, red.) harus dan MUI pusat sangat mendukung itu. Karena budaya kita juga bukan itu. Budaya kita sejak Orde Lama dan Orde Baru mengucapkan salam dan salam sejahtera. Toleransi kita sudah cukup bagus,” ujar Zaitun ditemui di Gedung MUI, Selasa (12/11/2019).

Zaitun mengungkapkan, himbauan MUI Jatim adalah untuk menjaga toleransi dan batasan seorang muslim.

Karenanya, jangan sampai, ujar Zaitun, lama-lama jika tidak mengucapkan salam semua agama malah dianggap tidak toleran.

“Karena dengan (batasan, red.) itu toleransi terjaga. Kalau nanti ada orang tidak fasih dianggap tidak toleransi. Termasuk wapres kita kalau dia tidak mengucapkan dianggap tidak toleransi. Makanya ini sudah diluruskan. Dan orang non muslim tidak ada yang keberatan,” ujarnya.

Zaitun menegaskan, bahwa mengucapkan salam semua agama tidak boleh dalam Islam. Larangan itu, ucap Zaitun akan dirumuskan dalam rapat Komisi Fatwa MUI dalam waktu dekat.

BACA JUGA  Jokowi Ingin Setiap Kebijakan Mengandung Rasa Ideologi Pancasila

“Jadi, jangan orang Islam mengucapkan salam semua agama. Itu tidak boleh dalam Islam. Ini akan dibahas oleh komisi fatwa dan akan ditetapkan dalam fatwa dalam waktu dekat,” tutupnya.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Rusydan Abdul Hadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Artikel

Isu Radikalisme Ibarat Menggaruk yang Tak Gatal

Kemunculan isu Islam fundamental dan radikal, bahkan digaungkan oleh pejabat negara, menunjukkan bahwa yang memunculkannya tidak memahami doktrin dan peradaban Islam. Konfirmasi lebih tegas mengenai hal itu telah nampak dalam sebuah khuthbah dengan kualitas bacaan Al-Qur'an yang menunjukkan kegagalan pendidikan kita, terutama pendidikan agama. Karena itu, perlu dilakukan pelurusan terhadap pemikiran bengkok akibat pemahaman yang sangat dangkal tersebut.

Selasa, 12/11/2019 19:15 0

Analisis

Menag Fachrul Razi, Jerami Terakhir di Punggung Jokowi?

Dari sekian banyak tukangnya, Jokowi seperti mengandalkan tukang kayu yang pandai memainkan palu. Tengoklah misalnya, Menteri Agama Fachrul Razi.

Selasa, 12/11/2019 17:20 0

Amerika

Hanya di Amerika, Babi Dijadikan Hewan Penghibur di Bandara

Babi bernama Juliana yang berusia lima tahun dan pemiliknya, Tatyana Danilova, menjadi bagian dalam program "Wag Brigade" di Bandara Internasional San Francisco, Amerika Serikat

Selasa, 12/11/2019 14:14 0

Arab Saudi

Saudi Pertimbangkan Larangan Menikah di Bawah Umur 

SHRC juga memperingatkan bahwa mencegah anak perempuan yang berusia di atas 18 tahun untuk menikah adalah kejahatan yang membuat mereka harus dimintai pertanggungjawaban.

Selasa, 12/11/2019 13:28 0

Qatar

Hampir Tiga Tahun Diboikot Saudi CS, Begini Kondisi Qatar

Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, menjelaskan kondisi negaranya usai diboikot Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir sejak pertengahan 2017.

Selasa, 12/11/2019 11:24 0

Afrika

Balas Kekalahan, Militer Mali Gelar Kampanye Targetkan Jihadis

Pemerintah Mali, Senin (11/11/2019), meluncurkan kampanye militer besar-besaran terhadap kelompok-kelompok jihadis di Mali tengah.

Selasa, 12/11/2019 10:48 0

Arab Saudi

Pria Serang Pentas Teater di Riyadh, Tiga Pemain Terluka

Terlihat sejumlah orang menghalau pria tersebut sementara para pemain tater berhamburan melarikan diri.

Selasa, 12/11/2019 08:56 0

Eropa

Gambia Gugat Myanmar ke Pengadilan Internasional Atas Genosida Rohingya

"Kami baru saja mengajukan permohonan kami ke Pengadilan Internasional di bawah Konvensi Genosida," kata Menteri Kehakiman, Abu Bakar Tambadu, dalam konferensi pers di Den Haag, markas ICJ.

Selasa, 12/11/2019 07:30 0

Mesir

Pengadilan Mesir Bebaskan Mantan Menteri Kehakiman Era Mursi

Pengadilan Mesir memutus bebas mantan Menteri Kehakiman Mesir, Ahmed Suleiman pada Minggu kemarin (10/11/2019). Suleiman merupakan Menteri Kehakiman yang menjabat di era pemerintahan Muhammad Mursi.

Senin, 11/11/2019 15:40 0

News

Teknik Bertahan Laba-laba dan Semut di Air Mengilhami Pembuatan Kapal

Semut api merah dan coklat dapat bertahan selama berminggu-minggu mengambang sampai mereka berlabuh di tanah yang kering dan melanjutkan kehidupan mereka.

Senin, 11/11/2019 11:26 0

Close