... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Munarman: Banyak Pihak Plesetkan Kasus Hukum Habib Rizieq

Foto: Munarman, SH

KIBLAT.NET, Jakarta – Sekretaris Front Pembela Islam, Munarman menegaskan bahwa tidak ada lagi kasus yang menyeret nama Imam Besar FPI, Habib Rizieq Syihab sebagai tersangka.

Ia menyebut, selama ini hanya ada 2 kasus yang memposisikan Habib Rizieq sebagai tersangka. Yaitu tuduhan kasus chat mesum yang ditangani Polda Metro Jaya, dan kasus penghinaan pancasila yang ditangani Polda Jabar.

Munarman menyebutkan bahwa kedua kasus tersebut kini telah dihentikan oleh kepolisian.

“Kasus yang sudah di SP3, kasus yang di Jawa Barat terkait laporan dari Sukmawati dan kasus chat yang di Polda Metro Jaya Tidak ada kasus lain yang menjadikan Habib Rizieq sebagai tersangka. Yang jadi tersangka adalah 2 kasus itu saja,”kata Munarman saat ditemui usai konferensi pers di Petamburan, Jakarta Pusat pada Senin (11/11/2019).

Lebih lanjut ia memastikan, jika pun ada kasus lain yang yang menyangkut Habib Rizieq, maka posisi Imam Besar FPI itu bukan sebagai tersangka, tetapi hanya saksi. “Ini sering diplesetkan oleh para buzzer-buzzer, seolah-olah kasus Habib Rizieq itu banyak,”ujar Munarman.

“Jadi kami harap dengan klarifikasi hari ini, tidak ada lagi buzzer-buzzer buta informasi yang menyatakan bahwa Habib Rizieq terlibat (masalah) hukum, tidak ada,” sambungnya.

Reporter: Qoid
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Qatar

Hampir Tiga Tahun Diboikot Saudi CS, Begini Kondisi Qatar

Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, menjelaskan kondisi negaranya usai diboikot Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir sejak pertengahan 2017.

Selasa, 12/11/2019 11:24 0

Afrika

Balas Kekalahan, Militer Mali Gelar Kampanye Targetkan Jihadis

Pemerintah Mali, Senin (11/11/2019), meluncurkan kampanye militer besar-besaran terhadap kelompok-kelompok jihadis di Mali tengah.

Selasa, 12/11/2019 10:48 0

Arab Saudi

Pria Serang Pentas Teater di Riyadh, Tiga Pemain Terluka

Terlihat sejumlah orang menghalau pria tersebut sementara para pemain tater berhamburan melarikan diri.

Selasa, 12/11/2019 08:56 0

Eropa

Gambia Gugat Myanmar ke Pengadilan Internasional Atas Genosida Rohingya

"Kami baru saja mengajukan permohonan kami ke Pengadilan Internasional di bawah Konvensi Genosida," kata Menteri Kehakiman, Abu Bakar Tambadu, dalam konferensi pers di Den Haag, markas ICJ.

Selasa, 12/11/2019 07:30 0

Mesir

Pengadilan Mesir Bebaskan Mantan Menteri Kehakiman Era Mursi

Pengadilan Mesir memutus bebas mantan Menteri Kehakiman Mesir, Ahmed Suleiman pada Minggu kemarin (10/11/2019). Suleiman merupakan Menteri Kehakiman yang menjabat di era pemerintahan Muhammad Mursi.

Senin, 11/11/2019 15:40 0

News

Teknik Bertahan Laba-laba dan Semut di Air Mengilhami Pembuatan Kapal

Semut api merah dan coklat dapat bertahan selama berminggu-minggu mengambang sampai mereka berlabuh di tanah yang kering dan melanjutkan kehidupan mereka.

Senin, 11/11/2019 11:26 0

Amerika

AS Masih Sisakan 500-600 Pasukan di Suriah

Ketua Kepala Staf Gabungan, Jenderal Mark Milley, Ahad (10/11/2019), mengatakan sekitar 500 atau 600 tentara AS akan tetap di Suriah untuk melawan militan ISIS.

Senin, 11/11/2019 11:05 0

Afghanistan

Jalan Buntu Pemilu Afghanistan: Golput Tertinggi, Indikasi Kecurangan Mengemuka

Langkah ini menambah indikasi ketidakpastian baru pada pemilihan umum 28 September, yang telah mengalami jumlah pemilih yang rendah dan perseteruan antara Abdullah dan Ghani.

Senin, 11/11/2019 10:40 0

Suriah

Pasca Kematian Baghdadi, Begini Peta Keberadaan ISIS

Sejak tewasnya Baghdadi, ISIS melakukan sekitar 100 serangan. Namun tidak ada yang menggunakan bom bunuh diri.

Senin, 11/11/2019 09:06 0

Irak

Bom Lukai Lima Pasukan Khusus Italia di Irak, Satu Kehilangan Kaki

Bom itu terjadi tiga hari sebelum peringatan 16 tahun serangan bunuh diri di kota Nassiriya, Irak selatan yang menewaskan 18 tentara Italia, satu warga sipil Italia, dan sembilan warga sipil Irak.

Senin, 11/11/2019 06:47 0

Close