... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Mahfud MD Pertanyakan Surat Pencekalan HRS, Ini Jawaban FPI

Foto: Ketua Umum Front Pembela Islam, KH Ahmad Sobri Lubis

KIBLAT.NET, Jakarta – Front Pembela Islam (FPI) menanggapi pernyataan Menkopolhukam Mahfud MD yang mempertanyakan soal surat pencekalan yang baru diperlihatkan Habib Rizieq beberapa waktu lalu. Padahal, HRS sudah berada di Makkah sejak 2018.

Ketua DPP FPI, KH. Ahmad Sobri Lubis menuturkan bahwa sebenarnya surat tersebut sudah ada sejak lama. Namun surat itu tak ditunjukkan ke publik demi menjaga hubungan antara Indonesia dan kerajaan Saudi.

“Surat tersebut sudah ada sejak lama. Namun IB HRS menjaga martabat Indonesia dalam hubungan dengan pihak kerajaan Saudi. HRS selama ini masih menghargai eksistensi NKRI dan menjaga kondusifitas situasi dan kondisi yang ada,”katanya saat konferensi pers di Jakarta Pusat pada Senin (11/11/2019).

“Pernyataan dari Menkopolhukam yang menyatakan bahwa negara juga perlu mempertahankan eksistensinya adalah justru memperkuat indikasi bahwa para penguasa memang tidak menghendaki keberadaan HRS di Indonesia,”imbuhnya.

Pihak FPI juga mengklarifikasi bahwa tidak ada satupun kehendak dari HRS, untuk menghancurkan eksistensi NKRI. Selama ini, kata dia, apa yang dilakukan oleh HRS adalah semata-mata menjalankan kewajiban agama. Yaitu menegakkan Amar ma’ruf nahi mungkar dan menasehati penguasa agar tidak bertindak sewenang-wenang atau melakukan kezaliman.

“Apabila dari amalan tersebut pihak penguasa mempersepsikan seolah-olah perbuatan tersebut mengancam eksistensi negara, maka tentu ini ada yang salah dalam logika berpikir penguasa dalam mengelola negara,” pungkasnya.

BACA JUGA  Pakar Pidana: Granat Meledak di Monas Bikin Orang Ketakutan

Reporter: Qoid
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Mesir

Pengadilan Mesir Bebaskan Mantan Menteri Kehakiman Era Mursi

Pengadilan Mesir memutus bebas mantan Menteri Kehakiman Mesir, Ahmed Suleiman pada Minggu kemarin (10/11/2019). Suleiman merupakan Menteri Kehakiman yang menjabat di era pemerintahan Muhammad Mursi.

Senin, 11/11/2019 15:40 0

News

Teknik Bertahan Laba-laba dan Semut di Air Mengilhami Pembuatan Kapal

Semut api merah dan coklat dapat bertahan selama berminggu-minggu mengambang sampai mereka berlabuh di tanah yang kering dan melanjutkan kehidupan mereka.

Senin, 11/11/2019 11:26 0

Amerika

AS Masih Sisakan 500-600 Pasukan di Suriah

Ketua Kepala Staf Gabungan, Jenderal Mark Milley, Ahad (10/11/2019), mengatakan sekitar 500 atau 600 tentara AS akan tetap di Suriah untuk melawan militan ISIS.

Senin, 11/11/2019 11:05 0

Afghanistan

Jalan Buntu Pemilu Afghanistan: Golput Tertinggi, Indikasi Kecurangan Mengemuka

Langkah ini menambah indikasi ketidakpastian baru pada pemilihan umum 28 September, yang telah mengalami jumlah pemilih yang rendah dan perseteruan antara Abdullah dan Ghani.

Senin, 11/11/2019 10:40 0

Suriah

Pasca Kematian Baghdadi, Begini Peta Keberadaan ISIS

Sejak tewasnya Baghdadi, ISIS melakukan sekitar 100 serangan. Namun tidak ada yang menggunakan bom bunuh diri.

Senin, 11/11/2019 09:06 0

Irak

Bom Lukai Lima Pasukan Khusus Italia di Irak, Satu Kehilangan Kaki

Bom itu terjadi tiga hari sebelum peringatan 16 tahun serangan bunuh diri di kota Nassiriya, Irak selatan yang menewaskan 18 tentara Italia, satu warga sipil Italia, dan sembilan warga sipil Irak.

Senin, 11/11/2019 06:47 0

Artikel

Di Balik Pekik Takbir Bung Tomo

Tak pelak, pekik Takbir pidato Bung Tomo yang terkenal itu tak bisa dilepaskan para ulama yang bahkan juga meneriakkan Takbir di Radio Pemberontakan yang dipimpin oleh Bung Tomo.

Ahad, 10/11/2019 06:30 0

China

China Batasi Waktu Anak Main Game Online

Langkah ini diambil pemerintah China demi mengurangi tingkat kecanduan game online .

Sabtu, 09/11/2019 14:39 0

Opini

Mencintai Tanah Air Bersama Haji Agus Salim

Menurut Haji Agus Salim, cinta tanah air itu perlu tujuan yang jelas.

Sabtu, 09/11/2019 13:35 0

Thailand

Polisi Thailand: Kelompok Separatis Muslim di Balik Serangan di Yala

Reuters tidak dapat segera menghubungi perwakilan BRN untuk memberikan komentar.

Sabtu, 09/11/2019 08:59 0

Close