... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kemendagri Larang Pegawai Gunakan Cadar

Foto: Direktur Kewaspadaan nasional Kemendagri, Akbar Ali

KIBLAT.NET, Jakarta – Direktur Kewaspadaan nasional Kemendagri, Akbar Ali menyebut setiap kementrian lembaga sudah memiliki peraturan terkait pakaian dinas. Menurutnya, salah satu yang terpenting adalah nyaman dipandang, disandang, dan tidak mengganggu kinerja kerja.

Akbar mengungkapkan, pengaturan pakaian dinas di Kemendagri mengatur dalam segi ukuran, warna, maupun atribut-atribut yang harus digunakan ASN.

“Lalu bagaimana mereka yang mengenakan hijab dan sebagainya, ini juga sudah teratur di sana, bahwa penggunaan hijab, yang jelas pakaian itu enak dipandang, enak disandang, dan tidak mengganggu kerja, dan juga tidak ekslusif untuk dilihat oleh masyarakat umum,” ujar Akbar di Gedung Kominfo, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (11/11/2019).

“Kita sudah buat peraturan Menteri Dalam Negeri tatacara penggunaan pakaian dinas, bahwa penggunaan pakaian dinas itu adalah menggunakan atribut dan sebagainya, dan tidak menggunakan cadar,” lanjut Akbar dengan memberi isyarat telunjuk digariskan di bawa mata.

Namun, jika ASN kemudian mengenakan di luar lingkungan kerja, setelah pulang kerja misalnya di rumah, maka menurut Akbar hal itu tidak dipermasalahkan. Sebab, Kemendagri hanya mengatur pakaian dinas di lingkungan kerja.

“Kalau urusan di rumah itu urusan bukan masuk dalam lingkungan kerja. Karena yang kita atur adalah pakaian kerja, uniform kerja, kalau di rumah itu hak sosial mereka,” ujarnya.

Meskipun ada larangan bercadar, Akbar mengakui, untuk lingkungan Kemendagri saat ini belum ada yang bercadar. “Khusus kami di Kemendagri Alhamdulillah untuk saat sekarang ini terkait yang bercadar belum ada, jadi tidak ada yang bercadar. Khusus di kementrian lembaga kami,” lanjutnya

BACA JUGA  Fadli Zon: Lewat SKB 11 K/L Tentang Radikal, Pemerintah Ingin Terapkan Aturan Sapu Jagat

Pengaturan pakaian dinas ini menurut Akbar regulasinya ditentukan oleh Pemerintah Daerah. Karenanya, ada daerah yang mengenakan pakaian dinas dengan menyesuaikan adat atau kearifan lokal di sana. Akbar menyebut, di Riau ASN nya mengenakan pakaian adat di hari tertentu.

Menurutnya, regulasi ini diberikan kepada masing-masing Pemda untuk menyusun regulasi penggunaan atribut yang setiap daerah berbeda. Sehingga bagi daerah yang menggunakan kearifan lokalnya, merupakan bagian dari sosialisasi budaya dan kearifan lokal.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Arab Saudi

Saudi Pertimbangkan Larangan Menikah di Bawah Umur 

SHRC juga memperingatkan bahwa mencegah anak perempuan yang berusia di atas 18 tahun untuk menikah adalah kejahatan yang membuat mereka harus dimintai pertanggungjawaban.

Selasa, 12/11/2019 13:28 0

Qatar

Hampir Tiga Tahun Diboikot Saudi CS, Begini Kondisi Qatar

Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, menjelaskan kondisi negaranya usai diboikot Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir sejak pertengahan 2017.

Selasa, 12/11/2019 11:24 0

Afrika

Balas Kekalahan, Militer Mali Gelar Kampanye Targetkan Jihadis

Pemerintah Mali, Senin (11/11/2019), meluncurkan kampanye militer besar-besaran terhadap kelompok-kelompok jihadis di Mali tengah.

Selasa, 12/11/2019 10:48 0

Arab Saudi

Pria Serang Pentas Teater di Riyadh, Tiga Pemain Terluka

Terlihat sejumlah orang menghalau pria tersebut sementara para pemain tater berhamburan melarikan diri.

Selasa, 12/11/2019 08:56 0

Eropa

Gambia Gugat Myanmar ke Pengadilan Internasional Atas Genosida Rohingya

"Kami baru saja mengajukan permohonan kami ke Pengadilan Internasional di bawah Konvensi Genosida," kata Menteri Kehakiman, Abu Bakar Tambadu, dalam konferensi pers di Den Haag, markas ICJ.

Selasa, 12/11/2019 07:30 0

Mesir

Pengadilan Mesir Bebaskan Mantan Menteri Kehakiman Era Mursi

Pengadilan Mesir memutus bebas mantan Menteri Kehakiman Mesir, Ahmed Suleiman pada Minggu kemarin (10/11/2019). Suleiman merupakan Menteri Kehakiman yang menjabat di era pemerintahan Muhammad Mursi.

Senin, 11/11/2019 15:40 0

News

Teknik Bertahan Laba-laba dan Semut di Air Mengilhami Pembuatan Kapal

Semut api merah dan coklat dapat bertahan selama berminggu-minggu mengambang sampai mereka berlabuh di tanah yang kering dan melanjutkan kehidupan mereka.

Senin, 11/11/2019 11:26 0

Amerika

AS Masih Sisakan 500-600 Pasukan di Suriah

Ketua Kepala Staf Gabungan, Jenderal Mark Milley, Ahad (10/11/2019), mengatakan sekitar 500 atau 600 tentara AS akan tetap di Suriah untuk melawan militan ISIS.

Senin, 11/11/2019 11:05 0

Afghanistan

Jalan Buntu Pemilu Afghanistan: Golput Tertinggi, Indikasi Kecurangan Mengemuka

Langkah ini menambah indikasi ketidakpastian baru pada pemilihan umum 28 September, yang telah mengalami jumlah pemilih yang rendah dan perseteruan antara Abdullah dan Ghani.

Senin, 11/11/2019 10:40 0

Suriah

Pasca Kematian Baghdadi, Begini Peta Keberadaan ISIS

Sejak tewasnya Baghdadi, ISIS melakukan sekitar 100 serangan. Namun tidak ada yang menggunakan bom bunuh diri.

Senin, 11/11/2019 09:06 0

Close