... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

ASN Like atau Share Konten Radikal Bisa Dilaporkan ke Kemenkominfo

Foto: Ilustrasi ASN. (Foto: Menpan)

KIBLAT.NET, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika meluncurkan portal aduan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terpapar radikalisme. Melalui aduanasn.id setiap konten ASN yang dinilai negatif bisa dilaporkan. 

Menteri Kominfo Johnny Gerard Plate mengatakan kementeriannya akan menjadi fasilitator atas aduan ASN yang dianggap mendukung radikalisme. Adapun yang dimaksud ASN adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Namun Johnny berharap, aduan yang disampaikan berdasarkan data dan fakta.

“Tidak saja radikalisme, tapi berkaitan dengan semua aktifitas fundamentalisme, separatisme, dan terorisme,” kata Johnny dalam siaran pers pada Selasa (12/11/2019).

Johnny mengungkapkan ada 11 jenis pelanggaran ASN yang bisa dilaporkan melalui portal tersebut. Pertama, teks, gambar, audio, dan video yang memuat ujaran kebencian terhadap Pancasila dan UUD 1945. Kedua, konten negatif terkait SARA. Ketiga, menyebarluaskan pendapat (radikal, red.) melalui media sosial (share, broadcast, upload, retweet, repost dan sejenisnya). Keempat, pemberitaan yang menyesatkan atau tidak dapat dipertanggungjawabkan. Kelima, menyebarluaskan informasi menyesatkan baik secara langsung maupun lewat media sosial. Keenam, penyelenggaraan kegiatan yang menghina, menghasut, memprovokasi dan membenci Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan Pancasila. Ketujuh, keikutsertaan pada kegiatan sebagaimana disebut pada poin enam.

Kedelapan, tanggapan atau dukungan sebagai tanda sesuai pendapat (radikal, red.) dengan memberikan likes, dislike, love, retweet atau komentar di media sosial. Kesembilan,  menggunakan atribut yang bertentangan dengan Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan pemerintah. Kesepuluh, pelecehan terhadap simbol-simbol negara baik secara langsung maupun tidak langsung melalui media sosial. Terakhir, perbuatan sebagaimana dimaksud pada angka satu sampai 10 dilakukan ASN secara sadar.

BACA JUGA  Gus Muwafiq Kembali Dipolisikan

Johnny menegaskan, ASN berperan penting dalam memastikan berjalannya roda pemerintahan yang lebih maju.

“Portal ini untuk mengingatkan seluruh ASN bahwa mereka pejabat yang konsensus kebangsaannya itu Pancasila, UUD 45, dan Bhinneka Tunggal Ika,” pungkasnya.

Sumber: Katadata
Penulis: Azzam Diponegoro
Editor: Rusydan Abdul Hadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Analisis

Menag Fachrul Razi, Jerami Terakhir di Punggung Jokowi?

Dari sekian banyak tukangnya, Jokowi seperti mengandalkan tukang kayu yang pandai memainkan palu. Tengoklah misalnya, Menteri Agama Fachrul Razi.

Selasa, 12/11/2019 17:20 0

Amerika

Hanya di Amerika, Babi Dijadikan Hewan Penghibur di Bandara

Babi bernama Juliana yang berusia lima tahun dan pemiliknya, Tatyana Danilova, menjadi bagian dalam program "Wag Brigade" di Bandara Internasional San Francisco, Amerika Serikat

Selasa, 12/11/2019 14:14 0

Arab Saudi

Saudi Pertimbangkan Larangan Menikah di Bawah Umur 

SHRC juga memperingatkan bahwa mencegah anak perempuan yang berusia di atas 18 tahun untuk menikah adalah kejahatan yang membuat mereka harus dimintai pertanggungjawaban.

Selasa, 12/11/2019 13:28 0

Qatar

Hampir Tiga Tahun Diboikot Saudi CS, Begini Kondisi Qatar

Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, menjelaskan kondisi negaranya usai diboikot Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir sejak pertengahan 2017.

Selasa, 12/11/2019 11:24 0

Afrika

Balas Kekalahan, Militer Mali Gelar Kampanye Targetkan Jihadis

Pemerintah Mali, Senin (11/11/2019), meluncurkan kampanye militer besar-besaran terhadap kelompok-kelompok jihadis di Mali tengah.

Selasa, 12/11/2019 10:48 0

Arab Saudi

Pria Serang Pentas Teater di Riyadh, Tiga Pemain Terluka

Terlihat sejumlah orang menghalau pria tersebut sementara para pemain tater berhamburan melarikan diri.

Selasa, 12/11/2019 08:56 0

Eropa

Gambia Gugat Myanmar ke Pengadilan Internasional Atas Genosida Rohingya

"Kami baru saja mengajukan permohonan kami ke Pengadilan Internasional di bawah Konvensi Genosida," kata Menteri Kehakiman, Abu Bakar Tambadu, dalam konferensi pers di Den Haag, markas ICJ.

Selasa, 12/11/2019 07:30 0

Mesir

Pengadilan Mesir Bebaskan Mantan Menteri Kehakiman Era Mursi

Pengadilan Mesir memutus bebas mantan Menteri Kehakiman Mesir, Ahmed Suleiman pada Minggu kemarin (10/11/2019). Suleiman merupakan Menteri Kehakiman yang menjabat di era pemerintahan Muhammad Mursi.

Senin, 11/11/2019 15:40 0

News

Teknik Bertahan Laba-laba dan Semut di Air Mengilhami Pembuatan Kapal

Semut api merah dan coklat dapat bertahan selama berminggu-minggu mengambang sampai mereka berlabuh di tanah yang kering dan melanjutkan kehidupan mereka.

Senin, 11/11/2019 11:26 0

Amerika

AS Masih Sisakan 500-600 Pasukan di Suriah

Ketua Kepala Staf Gabungan, Jenderal Mark Milley, Ahad (10/11/2019), mengatakan sekitar 500 atau 600 tentara AS akan tetap di Suriah untuk melawan militan ISIS.

Senin, 11/11/2019 11:05 0

Close