Menag Sebut Penggunaan Cadar dan Celana Cingkrang Ada Tempatnya

KIBLAT.NET, Jakarta – Menteri Agama, Fachrul Razi menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VIII DPR RI. Dalam forum tersebut, ia keukeuh bahwa cadar bukan ukuran ketaqwaan.

“Kami ingin soal cadar ini tidak boleh berkembang ini ukurang ketaqwaan umat. Oleh sebab itu kami katakan cadar dan taqa tidak ada kitannya,” katanya di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat pada Kamis (07/09/2019).

“Kalau ada yg mengatakan ini ukuran taqwa, kami juga tidak masalah. Kalau orang di masjid mengatakan ingin menjadi muslimah yang benar maka pakai cadar, itu yang kami tidak mau,” paparnya.

Soal celana cingkrang, kata dia, menurut saya sama saja. Ia mengklaim bahwa penggunaan celana cingkrang jika di rumah tidak masalah.

“Terkait celana cingkrang, saya di rumah kalau ke masjid pakai celana cingkrang udah biasa. Tapi kalau di instansi nggak boleh, ASN nggak boleh, harus ditaati. Memakai celana cingkrang dan cadar ada tempatnya masing-masing,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui, statemen Menag soal cadar akhir-akhir ini menjadi polemik. Pasalnya, Menag berwacana melarang cadar untuk masuk ke instansi pemerintah demi alasan keamanan.

Pernyataan tersebut pun ditanggapi oleh Tokoh Muhammadiyah, Anwar Abbas. Menurutnya, Menag tidak boleh membuat peraturan yang melanggar kebebasan menjalankan ajaran agama.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat