... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pemerintah Teken Nota Perdamaian Dengan Kelompok Separatis Yaman Selatan

Foto: Pemerintah Teken Nota Perdamaian Dengan Kelompok Separatis Yaman Selatan

KIBLAT.NET, Riyadh – Pemerintah sah Yaman menandatangani nota kesepakatan pembagian kekuasaan dengan kelompok separatis demi menghentikan pertikaian antar dua kubu.

Pangeran Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman mengumumkan perjanjian antara pemerintah Yaman dan kelompok separatis Yaman selatan untuk mengakhiri perebutan kekuasaan di selatan negara yang kini tengah dilanda perang itu pada Selasa (05/11/2019), sebagaimana disiarkan saluran tv pemerintah Saudi.

Putra Mahkota Mohammed mennyebut nota yang dinamai “Perjanjian Riyadh” itu sebagai langkah penting menuju solusi politik untuk mengakhiri perang berdarah empat tahun Yaman.

“Perjanjian ini akan membuka periode baru stabilitas di Yaman. Kerajaan Arab Saudi mendukung Anda,” kata putra mahkota Saudi, Mohammed bin Salman pada upacara penandatanganan yang diselenggarakan di Riyadh, Ibu Kota Saudi Arabia.

“Ini hari yang menyenangkan di Saudi karena kedua belah pihak bersatu,”imbuhnya.

Perjanjian tersebut akan berdampak pada susunan kepemerintahan. Hal ini karena pemerintah dituntut memasukkan serta kelompok separatis dalam pemerintahan dengan perwakilan yang setara. Sebagai gantinya, pasukan bersenjata kelompok separatis akan ditempatkan dibawah kendali pemerintah.

Semua pasukan militer dan keamanan akan dimasukkan ke dalam kementerian pertahanan dan dalam negeri.

Reporter: Qoid
Sumber: Al Jazeera

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Soal Pelarangan Cadar, Haris Azhar: Argumentasinya Apa?

Pegiat Hak Asasi Manusia, Haris Azhar mempertanyakan apa alasan Menag ingin melarang cadar di instansi pemerintah dengan dalih keamanan.

Rabu, 06/11/2019 01:04 0

Indonesia

Pria di Jakbar Hidup 10 Tahun Tanpa Listrik

Kudus, yang mendapatkan uang sebagai pemulung, mengatakan ia tidak memiliki penghasilan tetap untuk membeli listrik.

Selasa, 05/11/2019 16:05 0

Indonesia

Raker Komisi XI Dengan Kemenkeu, Penerimaan Negara di 2019 Cuma Tumbuh 3,2%

Komisi XI DPR menggelar Rapat Kerja perdana dengan jajaran Kementerian Keuangan termasuk Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati untuk membahas evaluasi kinerja APBN 2019 dan rencana kerja Kemenkeu Tahun Anggaran 2020.

Selasa, 05/11/2019 14:11 0

Indonesia

Komisi VIII DPR: Tangani Radikalisme, Pemerintah Jangan Intervensi Ajaran Agama

Wakil Ketua komisi VIII DPR-RI, Ace Hasan Syadzily angkat suara terkait polemik radikalisme.

Selasa, 05/11/2019 13:33 0

Indonesia

LPSK Lindungi 9 Saksi Penembakan Mahasiswa Kendari

LPSK memutuskan memberikan perlindungan terhadap 9 orang saksi.

Selasa, 05/11/2019 12:47 0

Artikel

Rasionalisasi Potensi Konflik Lebanon-Israel

Dua serangan drone Agustus lalu, yang diduga kuat berasal dari Israel dianggap sebagai deklarasi perang oleh pihak Lebanon.

Selasa, 05/11/2019 12:45 0

Opini

Wiranto yang Ditusuk, Umat Islam yang Kesakitan

Seharusnya, dari kasus penusukan Wiranto yang dievaluasi adalah pengamanannya.

Senin, 04/11/2019 22:14 0

Indonesia

Fahri Hamzah: Partai Gelora Dideklarasikan 10 November

eks pentolan PKS seperti Anis Matta dan Fahri Hamzah, siap-siap untuk mendeklarasikan Partai Gelombang Rakyat (Gelora)

Senin, 04/11/2019 19:41 0

Indonesia

Jurnalis Kiblatnet Ikuti Pelatihan dan Beasiswa Liputan Jurnalisme Data

KIBLAT.NET, Palu – Journocoders Indonesia bekerjasama dengan Kedutaan Besar Amerika Serikat menggelar pelatihan dan memberikan...

Senin, 04/11/2019 15:16 0

Suara Pembaca

Menuju Indonesia Maju

Tidak ada seorang pun yang menginginkan Indonesia mundur, kecuali para penjajah.

Senin, 04/11/2019 14:42 0

Close