... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Raker Komisi XI Dengan Kemenkeu, Penerimaan Negara di 2019 Cuma Tumbuh 3,2%

Foto: Komisi XI DPR-RI.

KIBLAT.NET, Jakarta – Komisi XI DPR menggelar Rapat Kerja perdana dengan jajaran Kementerian Keuangan termasuk Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati untuk membahas evaluasi kinerja APBN 2019 dan rencana kerja Kemenkeu Tahun Anggaran 2020.

Diketahui, asumsi makro dan target pembangunan pada APBN 2019 diantaranya pertumbuhan ekonomi sebesar 5,3 persen, inflasi sebesar 3,5 persen, nilai tukar rupiah sebesar 15 ribu per dollar Amerika Serikat (AS).

Sedangkan suku bunga Surat Berharga Negara (SBN) dalam APBN 2019 disepakati sebesar 5,3 persen, tingkat pengangguran sebesar 4,8-5,2 persen, tingkat kemiskinan 8,5-9,5 persen. Selain itu, ditetapkan jumlah pendapatan negara sebesar Rp 2.165 triliun dan jumlah belanja negara Rp 2.461 triliun, sehingga defisit APBN 2019 mencapai Rp 296 triliun. Dengan indeks rasio Gini 0,380-0, 385 dan indeks pembangunan manusia sebesar 71,98.

“Pada kesempatan ini, Komisi XI ingin mengetahui realisasi asumsi makro per Oktober 2019, termasuk di dalamnya pengaruhnya terhadap realisasi penerimaan negara yang berasal dari pajak bea cukai dan penerimaan negara bukan pajak pada APBN 2019, serta rencana kerja 2020,” kata Ketua Komisi XI DPR-RI Dito Ganinduto saat membuka raker di Gedung Nusantara I Senayan, Jakarta pada Senin (4/11/2019).

Menjawab hal itu, Menkeu Sri Mulyani Indrawati menjelaskan bahwa realisasi pendapatan negara hingga bulan lalu baru tercapai Rp 1.189,3 triliun atau sebesar 54,9 persen dari target dalam APBN 2019 sebesar Rp 2.165,1 triliun. Pendapatan negara hingga Agustus 2019 tumbuh hanya 3,2 persen dibandingkan tahun lalu. Pertumbuhan tersebut melambat jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang pertumbuhannya mencapai 18,4 persen.

BACA JUGA  Ekonomi Syariat Tak Hanya Bermanfaat untuk Umat Islam

Sektor penerimaan pajak dan bea cukai atau perpajakan hingga akhir Agustus 2019 sebesar Rp 920,2 triliun atau tumbuh hanya 1,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan perpajakan tersebut jauh lebih rendah dibandingkan Agustus 2018 yang tumbuh hingga 16,5 persen. Sementara itu, belanja negara mencapai Rp 1.388,3 triliun atau 56,4 persen dari target yang mencapai Rp 2.461,1 triliun.

Untuk belanja negara, hingga akhir bulan lalu pertumbuhannya hanya 6,5 persen dibandingkan periode yang sama pada TA 2018. Belanja negara ini melambat dibandingkan Agustus 2018 yang tumbuhnya mencapai 8,8 persen. Belanja pemerintah pada kementerian dan lembaga (K/L) mencapai Rp 481,7 triliun atau tumbuh 9 persen dibandingkan Agustus 2018. Sementara belanja non K/L mencapai Rp 376 triliun atau 4,3 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Sedangkan transfer ke daerah dan dana desa mencapai Rp 530,6 triliun atau tumbuh 5,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Secara rinci, realisasi transfer ke daerah yang mencapai Rp 488,4 triliun atau tumbuh 5 persen dibandingkan tahun lalu dan dana desa mencapai Rp 42,2 triliun atau tumbuh 16,4 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Raker diakhiri dengan sejumlah kesepakatan, salah satunya pembentukan panja-panja diantaranya Panja Penerimaan Pajak, Bea Cukai, Penerimaan Negara Bukan Pajak, dan Panja Pembiataan APBN. Selain itu, Komisi XI DPR RI juga meminta Kemenkeu melakukan terobosan dan inovasi untuk menghadapi tantangan ekonomi nasional dan ekonomi global yang kian melemah.

BACA JUGA  Penusukan Syekh Jaber, Menag Minta Masyarakat Tetap Tenang

Reporter: Qoid
Editor: Rusydan Abdul Hadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Eropa

Intimidasi Kelompok Sayap Kanan Terhadap Muslim di Jerman Memprihatinkan

Jerman secara resmi menyatakan keprihatinan atas maraknya warga yang mendeklarasikan diri sebagai milisi sayap kanan.

Selasa, 05/11/2019 13:08 0

Artikel

Rasionalisasi Potensi Konflik Lebanon-Israel

Dua serangan drone Agustus lalu, yang diduga kuat berasal dari Israel dianggap sebagai deklarasi perang oleh pihak Lebanon.

Selasa, 05/11/2019 12:45 0

Turki

Turki Klaim Tangkap Saudari Kandung Abu Bakar Al-Baghdadi

“Saat ini kami menginterogasinya, beserta suami dan menantunya yang turut ditangkap,” kata sumber pejabat senior Turki kepada Reuters pada Senin.

Selasa, 05/11/2019 08:54 0

Irak

Tiga Demonstran Tewas Dalam Demo Anti-Iran di Karbala, Irak Selatan

Wartawan AFP melihat setidaknya dua demonstran terbaring tak bergerak setelah ditembak di dada.

Selasa, 05/11/2019 08:04 0

Opini

Wiranto yang Ditusuk, Umat Islam yang Kesakitan

Seharusnya, dari kasus penusukan Wiranto yang dievaluasi adalah pengamanannya.

Senin, 04/11/2019 22:14 0

News

Dari Natsir ke Nadiem: Akar Pendidikan di Indonesia

Oleh: Beggy Rizkiansyah, kolumnis Kiblatnet KIBLAT.NET – “Jika rakyat Indonesia tidak menggulung lengan baju mengurus sendiri...

Senin, 04/11/2019 17:03 1

Wilayah Lain

Sensasi Jaringan 5G, Apa yang Dirasakan Orang-orang di Korsel?

Bayangkan mengunduh selusin film definisi tinggi dalam hitungan detik, atau melakukan panggilan video dengan teman atau kolega di luar negeri dengan lag yang nyaris nol.

Senin, 04/11/2019 15:30 0

Suara Pembaca

Menuju Indonesia Maju

Tidak ada seorang pun yang menginginkan Indonesia mundur, kecuali para penjajah.

Senin, 04/11/2019 14:42 0

Irak

Memanas, Demonstran Irak Serbu Konsulat Iran di Karbala

"Para staf di konsulat melarikan diri melalui pintu belakang," kata seorang sumber kepada Arab News.

Senin, 04/11/2019 14:32 0

Afrika

Kehilangan 51 Tentara Dalam Dua Hari, Kemampuan Militer Mali Dipertanyakan

Para penyerang menyerbu secara mendadak pada saat jam makan siang.

Senin, 04/11/2019 09:19 0

Close