... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Intimidasi Kelompok Sayap Kanan Terhadap Muslim di Jerman Memprihatinkan

Foto: Alternative for Germany (AfG), partai sayap kanan di Jerman.

KIBLAT.NET, Berlin – Jerman secara resmi menyatakan keprihatinan atas maraknya warga yang mendeklarasikan diri sebagai milisi sayap kanan. Hal ini diungkapkan dalam konferensi pers Kementerian Dalam Negeri yang digelar pada Senin (04/11/2019).

Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Jerman, Steve Alter mengakui adanya “potensi teroris sayap kanan” dalam kelompok-kelompok main hakim sendiri yang memproklamirkan diri tersebut.

Menurut Alter, kelompok tersebut telah berusaha untuk mengintimidasi orang asing dan lawan politik.

Kelompok-kelompok main hakim sendiri ini dilaporkan berusaha menakut-nakuti sebagian besar orang asing atau Muslim, terutama di bagian timur Jerman di mana partai-partai sayap kanan telah mendominasi pemilihan daerah selama beberapa tahun terakhir.

Majalah berita Der Spiegel melaporkan, berdasarkan informasi dari Kementerian Dalam Negeri Jerman, milisi warga sayap kanan memiliki anggota hampir di setiap wilayah di Jerman.

Xenophobia dan kebencian anti-migran di Jerman meningkat dalam beberapa tahun terakhir, dipicu oleh propaganda kelompok neo-Nazi dan partai Islamophobia sayap kanan, Alternative for Germany (AfG).

Kekhawatiran akan kekerasan dari sayap kanan Jerman mulai tumbuh bulan lalu setelah seorang pria bersenjata berat menembak mati dua orang, salah satunya di luar sebuah sinagog di kota Halle, Jerman Timur.

Pemerintah Jerman mengkonfirmasi bahwa itu adalah serangan dari teroris ekstremis sayap kanan.

Sumber: Anadolu
Penulis: Qoid
Editor: Rusydan Abdul Hadi

BACA JUGA  Tolak Salaman dengan Lawan Jenis, Pria Ini Batal Dapat Kewarganegaraan

 


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

LPSK Lindungi 9 Saksi Penembakan Mahasiswa Kendari

LPSK memutuskan memberikan perlindungan terhadap 9 orang saksi.

Selasa, 05/11/2019 12:47 0

Artikel

Rasionalisasi Potensi Konflik Lebanon-Israel

Dua serangan drone Agustus lalu, yang diduga kuat berasal dari Israel dianggap sebagai deklarasi perang oleh pihak Lebanon.

Selasa, 05/11/2019 12:45 0

Opini

Wiranto yang Ditusuk, Umat Islam yang Kesakitan

Seharusnya, dari kasus penusukan Wiranto yang dievaluasi adalah pengamanannya.

Senin, 04/11/2019 22:14 0

Indonesia

Fahri Hamzah: Partai Gelora Dideklarasikan 10 November

eks pentolan PKS seperti Anis Matta dan Fahri Hamzah, siap-siap untuk mendeklarasikan Partai Gelombang Rakyat (Gelora)

Senin, 04/11/2019 19:41 0

Indonesia

Jurnalis Kiblatnet Ikuti Pelatihan dan Beasiswa Liputan Jurnalisme Data

KIBLAT.NET, Palu – Journocoders Indonesia bekerjasama dengan Kedutaan Besar Amerika Serikat menggelar pelatihan dan memberikan...

Senin, 04/11/2019 15:16 0

Suara Pembaca

Menuju Indonesia Maju

Tidak ada seorang pun yang menginginkan Indonesia mundur, kecuali para penjajah.

Senin, 04/11/2019 14:42 0

Suara Pembaca

Utang dan Kemandirian Ekonomi Bangsa

Utang Indonesia sudah mencapai angka sekitar Rp 4.500 trilyun di tahun 2018, naik dari Rp 3.938 trilyun.

Senin, 04/11/2019 14:14 0

Indonesia

Romo Syafi’i: Saya Tak Dengar Menag Larang Rok Mini

nggota Komisi III DPR, Muhammad Syafi'i mengaku heran ketika Menteri Agama berwacana untuk melarang cadar.

Senin, 04/11/2019 12:16 0

Artikel

Narasi Menyesatkan Fundamentalisme dan Radikalisme Islam

Bukan muslim namanya jika tidak fundamentalis.

Ahad, 03/11/2019 21:29 0

Indonesia

Romo Syafi’i Khawatir Deradikalisasi Mengarah ke Deislamisasi

Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Syafii khawatir kampanye anti radikalisme justru mengarah pada deislamisasi.

Ahad, 03/11/2019 12:19 0

Close