... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Fahri Hamzah: Partai Gelora Dideklarasikan 10 November

Foto: Fahri Hamzah dan Anis Matta

KIBLAT.NET, Jakarta – Setelah melakukan sosialisasi secara masif melalui media sosial (medsos) selama ini, eks pentolan PKS seperti Anis Matta dan Fahri Hamzah, siap-siap untuk mendeklarasikan Partai Gelombang Rakyat (Gelora) dalam waktu dekat ini.

Fahri Hamzah mengatakan kalau dirinya telah meluncurkan logo Partai Gelora di jejaring medos. Selain itu, ia membuat sejumlah atribute berupa bendera, topi dan kaos dengan logo Partai Gelora.

“Termasuk struktur partai juga sudah terbentuk sampai ke daerah. Kita main pelan aja dan InsyaAllah nanti tanggal 10 kami akan deklarasikan,” katanya dalam siaran pers yang diterima Kiblat.net pada Senin (04/09/2019).

Ditanya soal nasib Gerakan Arah Baru Indonesia (GARBI), Fahri menilai bahwa Garbi akan tetap berdiri sebagai ormas. Sementara Partai Gelora dibentuk justru berasal dari aspirasi teman-teman di GARBI juga.

Memang diakuinya, banyak yang mengira bahwa partai ini merupakan transformasi dari organisasi kemasyarakatan GABRI yang juga didirikannya bersama Anis Matta pada 2017 silam.

“Partai Gelora ini berasal dari aspirasi teman-teman di Garbi juga. Mereka berpikir, setelah membuat ormas, apa salahnya juga mendirikan partai politik. Nah, muncullah ide-ide (membentuk Partai Gelora) ini. Mudah-mudahan, akan kami konkretkan di lapangan,” ujarnya.

Mengenai nama Gelora atau Gelombang Rakyat ini, ujar Fahri, terinsipirasi dari keinginan membangunkan kembali apa yang telah lama tertidur, yakni kejayaan bangsa. Selain itu, juga terinspirasi dari Rodrigo ‘Koxa’ seorang peselancar ombak besar dan olahragawan air ekstrem berkebangsaan Brasil.

BACA JUGA  Wapres Minta MUI Buat Fatwa Bolehkan Petugas Medis Sholat Tanpa Wudhu

“Rodrigo itu pemegang rekor ombak terbesar yang pernah diselancari di Nazaré, Portugal, pada 8 November 2017. Inspirasi dari Rodrigo Koxa itu: jangan takut, gelombang rakyat akan mendorong kita melaju ke depan, menjadi yang tercepat dan menang. Mari bersama Gelora Indonesia menjemput kejayaan Bangsa,” pungkasnya.

Fahri menargetkan partai barunya (Gelora) nanti ikut dalam pesta demokrasi pemilihan kepala daerah 2020. Karena menurutnya, banyak anggota partainya nanti yang memiliki potensi untuk menjadi kepala daerah.

“Iya itu diantaranya karena banyak diantara teman-teman itu kepala daerah petahana, atau orang yang punya peluang jadi kepala daerah. Sehingga mereka ingin set up dulu organisasinya. Untuk maju bersama-sama dengan partai lain,” tutupnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

News

Dari Natsir ke Nadiem: Akar Pendidikan di Indonesia

Oleh: Beggy Rizkiansyah, kolumnis Kiblatnet KIBLAT.NET – “Jika rakyat Indonesia tidak menggulung lengan baju mengurus sendiri...

Senin, 04/11/2019 17:03 1

Wilayah Lain

Sensasi Jaringan 5G, Apa yang Dirasakan Orang-orang di Korsel?

Bayangkan mengunduh selusin film definisi tinggi dalam hitungan detik, atau melakukan panggilan video dengan teman atau kolega di luar negeri dengan lag yang nyaris nol.

Senin, 04/11/2019 15:30 0

Suara Pembaca

Menuju Indonesia Maju

Tidak ada seorang pun yang menginginkan Indonesia mundur, kecuali para penjajah.

Senin, 04/11/2019 14:42 0

Irak

Memanas, Demonstran Irak Serbu Konsulat Iran di Karbala

"Para staf di konsulat melarikan diri melalui pintu belakang," kata seorang sumber kepada Arab News.

Senin, 04/11/2019 14:32 0

Suara Pembaca

Utang dan Kemandirian Ekonomi Bangsa

Utang Indonesia sudah mencapai angka sekitar Rp 4.500 trilyun di tahun 2018, naik dari Rp 3.938 trilyun.

Senin, 04/11/2019 14:14 0

Afrika

Kehilangan 51 Tentara Dalam Dua Hari, Kemampuan Militer Mali Dipertanyakan

Para penyerang menyerbu secara mendadak pada saat jam makan siang.

Senin, 04/11/2019 09:19 0

Palestina

Pemukim Yahudi Jarah Kebun Zaitun Warga Palestina

"Hari ini saya pergi bersama istri dan anak-anak saya untuk mengumpulkan buah zaitun dari tanah kami, yang dekat pemukiman. Kami terkejut para pemukim mencurinya dan tidak meninggalkan apa-apa untuk kami," kata Audah kepada Reutes, Ahad (03/11/2019).

Senin, 04/11/2019 08:15 0

Artikel

Narasi Menyesatkan Fundamentalisme dan Radikalisme Islam

Bukan muslim namanya jika tidak fundamentalis.

Ahad, 03/11/2019 21:29 0

Suriah

Assad Mengaku Diuntungkan dengan Kesepakatan Erdogan-Putin

"Itu mungkin tidak mencapai segalanya ... itu membuka jalan untuk membebaskan daerah ini dalam waktu dekat yang kami harap," kata Assad.

Sabtu, 02/11/2019 13:12 0

Afrika

Kekeringan di Afrika Selatan, 45 Juta Orang Terancam Kelaparan

ekitar seperempat dari mereka saat ini mengalami kerawanan pangan akibat "kekeringan".

Sabtu, 02/11/2019 12:07 0

Close