... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tengku Zulkarnain ke Menag: Jangan Bikin Gaduh

Foto: Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Tengku Zulkarnain ditemui Kiblat.net di Gedung MUI Pusat, Jakarta pada Selasa (31/10).

KIBLAT.NET, Jakarta – Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Tengku Zulkarnain menegaskan bahwa Menteri Agama tidak perlu melarang cadar di instansi pemerintah. Sebab, dalam kitab tafsir yang diterbitkan Menag pun mengakui adanya cadar.

“Enggak cocok itu (melarang cadar.red). Karena di tafsir Al-Quran milik Kemenag, dalam tafsir Al-Ahzab 59, jlbab adalah sejenis baju kurung yang dapat menutup kepala, wajah, dan dada. Dan penutup wajah itu ada di tafsir Kementrian Agama,” katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Jumat (01/09/2019).

Menurutnya, tidak tepat jika penusukan Wiranto menjadi sebab dilarangnya cadar. Sebab, di instansi pemerintah belum pernah terjadi penusukan serupa. Ia menilai, lebih baik pemerintah menggunakan teknologi yang ada untuk deteksi dini.

Ia juga menekankan bahwa kebijakan ini akan membuat gaduh. Sebab, baru kali ini ada yang berani untuk melarang cadar. Padahal penjajah tidak melarang hal tersebut.

“Ini akan menyebabkan gaduh, penjajah Portugis, Belanda bahkan Jepang tidak melarang pemakaian cadar. Ujug-ujug jaman ini melarang cadar, ada apa ini. Nanti orang ngomong pemerintah sekarang lebih parah dari penjajah, tersinggung,” katanya.

Tengku menegaskan bahwa tidak boleh peraturan menteri bertentangan dengan undang-undang dasar. Sebab, dalam pasal 29 ayat 2 kita dijamin menjalankan ajaran agama masing-masing.

“Jadi nggak boleh peraturan menteri melawan undang-undang dasar. Cadar itu ajaran agama, bukan budaya Arab. orang Arab sebelum datang nabi tabaruj, setengah telanjang. Jadi jangan bikin gaduh lah,” pungkasnya.

BACA JUGA  Anies Resmi Digugat atas Banjir Awal Tahun di DKI Jakarta

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Rusia

Rusia: AS Selundupkan Minyak dari Suriah Senilai $30 Juta Tiap Bulan

Amerika Serikat juga mengendalikan "Tink Field", salah satu ladang terbesar di Suriah setelah "Field of Age", dan terletak di gurun Shu'ayat di pedesaan timur Deir Ezzor

Sabtu, 02/11/2019 08:54 0

Afrika

Puluhan Tentara Mali Tewas Disergap di Markas Militer

"Jumlah korban sementara meningkat menjadi 35 orang," kata pernyataan resmi militer di halam Facebook, seperti dilansir Al-Jazeera.

Sabtu, 02/11/2019 08:19 0

Eropa

Masjid Terbesar di Jerman Dihantui Teror Bom

Masjid Raya Cologne, yang terbesar di Jerman, dievakuasi pada hari Kamis (31/10/2019) menyusul ancaman bom.

Jum'at, 01/11/2019 15:40 0

Feature

Ahmad Si Pengembara dan Sepeda Onthelnya

Ahmad lalu mengatakan hendak menuju Bandung dengan sepeda onthelnya. Rencananya, ia akan melalui jalur tengah, yaitu Bogor, kemudian Cipanas dan Cianjur.

Jum'at, 01/11/2019 11:06 0

Turki

Turki Pulangkan Belasan Tentara Suriah yang Tertawan di Ras Al-Ain

Ke-18 tentara itu, kata pernyataan Kemenhan Turki, ditangkap pada Selasa lalu selama operasi penyisiran, pengintaian dan keamanan di kota Ras Al-Ain.

Jum'at, 01/11/2019 09:20 0

Afghanistan

Unit Militer Afghanistan Bentukan CIA Praktikkan Pembantaian dan Pelanggaran HAM

Pelanggaran-pelanggaran itu, jelas HRW, mengungkapkan pola pelanggaran hukum perang yang lebih besar.

Jum'at, 01/11/2019 08:35 0

Mesir

IM Desak PBB dan Lembaga HAM Selamatkan Dr. Mohamed Badie

Mohamed Badie adalah seorang akademisi Mesir, lahir pada 7 Agustus 1943.

Jum'at, 01/11/2019 07:49 0

Suriah

ISIS Konfirmasi Kematian Al-Baghdadi dan Tunjuk Pemimpin Baru

"Dewan Syura telah membai’at Abu Ibrahim Al-Hashemi Al-Qurashi sebagai Amirul Mukminin dan Khalifah Umat Islam,” kata Abu Hamzah dalam rekaman yang disebar melalui aplikasi Telegram itu.

Jum'at, 01/11/2019 06:53 0

Suriah

Rezim Assad Seru Milisi Kurdi Gabung Militer Pemerintah

Kementerian Dalam Negeri Suriah yang mengatakan bahwa pihaknya siap "menyediakan semua layanan yang berkaitan dengan urusan sipil kepada semua orang di wilayah Suriah yang mengalami kesulitan."

Kamis, 31/10/2019 10:37 0

Amerika

Tekan Turki, DPR AS Loloskan Resolusi Kesultanan Ottoman Bantai Armenia

Pembantian itu terjadi pada era Perang Dunia I

Kamis, 31/10/2019 09:42 0

Close