... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Turki Pulangkan Belasan Tentara Suriah yang Tertawan di Ras Al-Ain

Foto: Tentara Turki di perbartasan dengan Suriah

KIBLAT.NET, Ankara – Kementerian Pertahanan Turki mengumumkan pada Kamis (31/10/2019), bahwa mereka telah memulangkan 18 anggota tentara Suriah yang tertangkap dalam pertempuran di kota Ras Al-Ain di Suriah setelah berkoordinasi dengan pihak Rusia.

Ke-18 tentara itu, kata pernyataan Kemenhan Turki, ditangkap pada Selasa lalu selama operasi penyisiran, pengintaian dan keamanan di kota Ras Al-Ain. Mereka sudah dikembalikan setelah berkoordinasi dengan pihak Rusia.

Pada Selasa, Turki mengumumkan penangkapan 18 orang yang diklaimnya sebagai “elemen tentara rezim”, selama kegiatan menyisir dan pengintaian serta operasi keamanan di tenggara “Ras Al-Ain” Suriah. Penyirian itu dilakukan setelah militer Turki mengambil alih kawasan itu dari milisi Kurdi Pasukan Demokratik Suriah (SDF).

Pada tanggal 9 Oktober, tentara Turki, dengan partisipasi militer oposisi Tentara Nasional Suriah, meluncurkan operasi dengan dalih Spring of Peace di daerah timur Sungai Efrat di Suriah utara. Kampanye ini untuk mengusir milisi Kurdi dan membangun zona aman, untuk memulangkan pengungsi Suriah yang menjejali perbatasan Turki.

Pada 17 Oktober, militer Turki menghentikan operasi setelah Ankara dan Washington mencapai kesepakatan untuk menarik para pejuang Kurdi dari wilayah tersebut, diikuti oleh perjanjian dengan Rusia pada 22 bulan yang sama.

Sumber: Arabi21.com
Redaktur: Sulhi El-Izzi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Menag Diimbau Tak Langgar Kebebasan Beragama Demi Keamanan

Tokoh Muhammadiyah, Anwar Abbas tegas menolak pelarangan cadar di instansi pemerintah.

Kamis, 31/10/2019 11:08 0

Indonesia

Kekerasan di Sekolah Jadi PR Nadiem Makarim

Komisi Perlindungan Anak Indonesia merilis hasil pengawasan kekerasan dalam dunia pendidikan sepanjang tahun 2019.

Kamis, 31/10/2019 10:39 0

Indonesia

Ada Terjemahan Bernada Rasis, Pemerintah Aceh Datangi Google

Pemerintah Aceh mendatangi kantor Perwakilan Google Indonesia di Jakarta Selatan.

Kamis, 31/10/2019 10:19 0

Indonesia

Soal Cadar, Menag Diminta Lebih Bijak Dalam Bersikap

Maneger Nasution mengingatkan bahwa Menteri Agama Fachrul Razi harus lebih bijak dalam mengambil keputusan.

Kamis, 31/10/2019 09:59 0

Indonesia

Muhammadiyah: Warga Bisa Menuntut Jika Dilarang Bercadar di Instansi Pemerintah

Wakil Ketua Majelis Hukum dan HAM Muhammadiyah, Maneger Nasution menegaskan bahwa Menag harus menjelaskan ke publik tentang rencana rencana pelarangan cadar

Kamis, 31/10/2019 09:34 0

Indonesia

Chevron Luncurkan Hijab Khusus untuk Pegawai Wanita

Hijab khusus ini dimaksudkan untuk meningkatkan keselamatan kerja bagi pegawai wanita yang mengenakan hijab.

Kamis, 31/10/2019 07:28 0

Indonesia

Transparansi Penunjukan Idham Aziz Sebagai Kapolri Dipertanyakan

Komisi III DPR-RI secara resmi menyetujui Komjen Idham Azis menjadi Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) secara aklamasi menggantikan Tito Karnavian yang kini menjabat Menteri Dalam Negeri.

Kamis, 31/10/2019 06:09 0

Indonesia

Komisi III DPR Setuju Idham Aziz Jadi Kapolri

Komisi III telah menggelar uji kelayakan dan kepatutan kepada calon tunggal Kapolri, Komjen Idham Aziz

Rabu, 30/10/2019 23:48 0

Indonesia

Pasca Penusukan Wiranto, Menag Akan Larang Wanita Bercadar Masuk Instansi Pemerintah

Pasca penusukan Wiranto di Banten beberapa waktu lalu, Menag berencana melarang cadar masuk instansi pemerintah.

Rabu, 30/10/2019 23:40 0

Indonesia

Pengamat: Jangan Sampai Kampanye Anti Radikalisme Pesanan Asing

Ia tak menampik bahwa narasi anti radikalisme merupakan isu global.

Rabu, 30/10/2019 23:30 0

Close