... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Menag Diimbau Tak Langgar Kebebasan Beragama Demi Keamanan

Foto: Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas

KIBLAT.NET, Jakarta – Tokoh Muhammadiyah, Anwar Abbas tegas menolak pelarangan cadar di instansi pemerintah. Menurutnya, jangan sampai alasan keamanan lalu negara bisa melanggar kebebasan menjalankan ajaran agama.

“Jangan sampai ketika pemerintah karena ingin menjaga masalah keamanan lalu melanggar Pancasila dan UUD 1945 terutama pasal 29 UUD 1945 tentang kebebasan beragama dimana di ayat 1. Pemerintah itu harus dan wajib menghormati agama dan keyakinan mereka,” katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Kamis (31/09/2019).

Oleh karena itu, kalau ada masalah yang dihadapi oleh pemerintah menyangkut masalah keamanan maka itu bisa diantisipasi tanpa menyuruh mereka membuka cadarnya. Tetapi itu bisa diatasi dan dilakukan dengan penggunaan teknologi.

“Sekarang teknologi sudah sangat canggih. Pemerintah tinggal beli saja alat tersebut dan masalah selesai tanpa ada kegaduhan,” paparnya.

Saya, kata dia, merasa perlu menyampaikan ini supaya negeri kita ini aman dan tidak gaduh. Sehingga kita bisa melaksanakan pembangunan di negeri ini dengan sebaik-baiknya.

“Apalagi seperti kita ketahui bersama salah satu tugas. Pemerintah itu diantaranya adalah menciptakan keamanan dan rasa aman di tengah masyarakat,” pungkas Anwar.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Rezim Assad Seru Milisi Kurdi Gabung Militer Pemerintah

Kementerian Dalam Negeri Suriah yang mengatakan bahwa pihaknya siap "menyediakan semua layanan yang berkaitan dengan urusan sipil kepada semua orang di wilayah Suriah yang mengalami kesulitan."

Kamis, 31/10/2019 10:37 0

Amerika

Tekan Turki, DPR AS Loloskan Resolusi Kesultanan Ottoman Bantai Armenia

Pembantian itu terjadi pada era Perang Dunia I

Kamis, 31/10/2019 09:42 0

Malaysia

Bank-Bank Malaysia Blokir Rekening Warga dan Perusahaan Iran

"Hubungan kami sangat baik dengan Teheran, tetapi kami menghadapi tekanan yang sangat kuat dari pihak-pihak tertentu yang bisa Anda tebak,"

Kamis, 31/10/2019 07:38 0

Arab Saudi

Pertama Kalinya, Arab Saudi Gelar Pertandingan Gulat Putri

Pertandingan gulat ini menjadi bagian dari kegiatan "Riyadh Season".

Kamis, 31/10/2019 06:52 0

India

Balita Tenggelam di Bak Mandi Saat Orang Tuanya Nonton TV

Seorang anak balita tenggelam dalam bak air di rumahnya, sementara orang tuanya menonton operasi penyelamatan terhadap seorang balita Sujith Wilson di televisi.

Rabu, 30/10/2019 16:14 0

Suriah

Ditolak Negara Asal, Ini Lima Fakta Tahanan ISIS di Penjara Kurdi

Para keluarga anggota ISIS dikumpulkan di tiga kamp yang dikelola orang Kurdi: Rouj, Al-Houl (Al-Hasakah) dan Ain Issa (Al-Raqqa).

Rabu, 30/10/2019 10:29 0

Amerika

AS Akan Lawan Pihak yang Coba Dekati Ladang Minyak di Suriah Timur

"Amerika Serikat akan mempertahankan kendali atas ladang-ladang minyak di Suriah timur laut," kata Esper pada konferensi pers.

Rabu, 30/10/2019 08:55 0

Suriah

Pertempuran Meletus antara Militer Turki dan Suriah

"Ini merupakan bentrokan langsung pertama antara kedua pihak sejak Ankara melancarkan serangan untuk menjauhkan milisi Kurdi dari perbatasannya,” kata Abdel Rahman.

Rabu, 30/10/2019 08:10 0

Video News

Uki Eks NOAH: Muslim Indonesia Mayoritas Tapi Rasa Minoritas

Pagelaran Muslim United (MU) #2 yang digelar di Kota Gudeg, Yogyakarta, pada 11-13 Oktober 2019, tak hanya dihadiri masyarakat umum. Para artis dan musisi hijrah juga ikut serta.

Selasa, 29/10/2019 16:52 0

Suriah

Misi Baru AS di Suriah Usai Kematian Al-Baghdadi

Dalam menghadapi peringatan Turki untuk menyerang dan menciptakan "zona aman" di sisi perbatasan Suriah, Trump memerintahkan pasukan AS untuk mundur.

Selasa, 29/10/2019 15:53 0

Close