... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pertempuran Meletus antara Militer Turki dan Suriah

KIBLAT.NET, Aleppo – Pertempuran sengit meletus antara militer Suriah dan pasukan Turki di timur laut Suriah pada Selasa (29/10/2019). Lembaga pengawas HAM Suriah (SOHR) mengatakan, ini pertempuran pertama antara militer kedua negara tetangga itu sejak Turki meluncurkan kampanye di perbatasan Suriah untuk memerangi milisi Kurdi YPG.

Direktur SOHR, Rami Abdel Rahman, mengatakan kepada AFP bahwa pasukan Turki meluncurkan serangan artileri pada Selasa pagi menargetkan posisi pasukan rezim. Pertempuran senapan mesin antara kedua pasukan juga meletus di pinggiran desa Asadiya di dekat perbatasan dengan Turki.

“Ini merupakan bentrokan langsung pertama antara kedua pihak sejak Ankara melancarkan serangan untuk menjauhkan milisi Kurdi dari perbatasannya,” kata Abdel Rahman.

Kurdi membuka saluran komunikasi dengan Damaskus dan Rusia setelah serangan Turki dimulai pada 9 Oktober. Hasilnya, pasukan rezim dibolehkan masuk ke wilayah Kurdi dan menempati beberapa titik di perbatasan.

Beberapa pekan terakhir, terjadi bentrokan sporadis antara pasukan rezim dan faksi-faksi Suriah pro-Ankara yang berpartisipasi dalam kampanye militer Turki.

Kampanye militer dengan sandi Spring of Peace itu berakhir sejak Rusia dan Turki mencapai kesepakatan pada 22 Oktober. Kesepakatan itu berbunyi, pasukan Kurdi akan mundur sekitar 30 kilometer di sepanjang 440 kilometer perbatasan Turki dalam 150 jam, meskipun masih terjadi pertempuran sporadis di kota perbatasan Ras Al-Ain.

Berdasarkan perjanjian yang ditandatangani di Sochi, polisi militer Rusia dan penjaga perbatasan Suriah harus “memfasilitasi penarikan” aliansi militer Kurdi Pasukan Demokrat Suriah (SDF), yang milisi YPG menjadi tulang punggung utamanya, dengan senjata mereka dari wilayah perbatasan, dalam tenggat waktu 150 jam yang berakhir Selasa.

BACA JUGA  Oposisi Suriah Luncurkan Tiga Operasi Ofensif di Pedesaan Idlib

Lokasi-lokasi yang ditinggalkan SDF akan diambil alih oleh Pasukan Penjaga Perbatasan Suriah milik pemerintah, yang telah dikerahkan di daerah yang sebelumnya di luar kendalinya selama bertahun-tahun.

Perjanjian Rusia-Turki juga mengatur penyebaran pasukan Rusia di daerah perbatasan, dan Moskow melakukan patroli pertamanya pekan ini.

Turki dan faksi-faksi afiliasinya telah mengambil kendali atas wilayah-wilayah yang dikuasai oleh Kurdi. Setidaknya 120 kilometer wilayah di perbatasan berhasil direbut sejak dimulainya operasi militernya di Suriah utara.

Sumber: AFP
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

Uki Eks NOAH: Muslim Indonesia Mayoritas Tapi Rasa Minoritas

Pagelaran Muslim United (MU) #2 yang digelar di Kota Gudeg, Yogyakarta, pada 11-13 Oktober 2019, tak hanya dihadiri masyarakat umum. Para artis dan musisi hijrah juga ikut serta.

Selasa, 29/10/2019 16:52 0

Indonesia

Mendagri Tito Klaim Dapat Dukungan Luar Biasa Saat Jabat Kapolri

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan, selama ia menjabat sebagai Kapolri, ia merasakan dukungan yang luar biasa dari jajaran Bhayangkari. Atas dukungan tersebut, ia mengakuti dapat melewati segala dinamika yang cukup berdampak pada keamanan.

Selasa, 29/10/2019 15:40 0

Indonesia

Jadi Menhan, Prabowo Disebut Sudah Bisa Kunjungi AS

Prabowo Subianto termasuk satu dari beberapa jenderal Indonesia yang dicekal masuk ke Amerika Serikat (AS).

Selasa, 29/10/2019 15:24 0

Indonesia

Nasir Djamil Curiga Isu Radikalisme untuk Tutupi Masalah Krusial

memunculkan isu radikalisme secara berlebihan adalah upaya untuk menutup kelemahan pemerintah

Selasa, 29/10/2019 14:17 0

Indonesia

YLBHI Temukan 78 Kasus Pelanggaran Hak Kebebasan Berpendapat Selama 2019

Jumlah tersebut berdasakan hasil pemantauan LBH-LBH di berbagai daerah. YLBHI menyebut, jumlah tersebut hanyalah yang muncul di permukaan dan tercatat dalam database.

Selasa, 29/10/2019 13:05 0

Indonesia

Pertemuan Bilateral Indonesia-Maroko, Bahas Ekonomi Hingga Penanggulangan Teror

Retno Marsudi menuturkan bahwa pertemuan tersebut untuk membahas prioritas kerjasama bilateral antar kedua negara di masa depan.

Selasa, 29/10/2019 12:46 0

Indonesia

Presiden Jokowi Janjikan Uang 50 Juta Bagi Korban Gempa Ambon

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meninjau pengungsi gempa Ambon

Selasa, 29/10/2019 12:04 0

Indonesia

Pakar Pidana Tegaskan Tolak Ukur Radikalisme Tidak Jelas

- Pakar Hukum Pidana, Suparji Ahmad menegaskan bahwa perlu ada penafsiran yang jelas tentang kata radikalisme.

Selasa, 29/10/2019 11:50 0

Indonesia

Pakar Pidana: Menjalankan Ajaran Agama Jangan Dianggap Radikal

Pakar Hukum Pidana, Suparji Ahmad mengritisi penggunaan istilah radikalisme yang serampangan.

Selasa, 29/10/2019 11:31 0

Indonesia

Pelemparan Kotoran Manusia ke Masjid Palembang Bentuk Penghinaan Simbol Agama

Suparji menekankan bahwa tindakan pelaku termasuk penghinaan terhadap simbol agama.

Selasa, 29/10/2019 11:06 0

Close