... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Jadi Menhan, Prabowo Disebut Sudah Bisa Kunjungi AS

Foto: Prabowo Subianto

KIBLAT.NET, Jakarta – Prabowo Subianto termasuk satu dari beberapa jenderal Indonesia yang dicekal masuk ke Amerika Serikat (AS). Hal itu terungkap dari laporan harian New York Times yang mengatakan, pada tahun 2000, Departemen Luar Negeri AS menolak visa Prabowo Subianto yang pangkat terakhirnya di militer adalah Letnan Jenderal, untuk menghadiri wisuda anaknya di Boston.

Namun, semenjak Prabowo menjabat Menteri Pertahanan di Kabinet Indonesia Maju, Ketua Umum Partai Gerindra ini disebut sudah tidak dilarang lagi masuk ke Amerika Serikat.

Wakil Ketua Umum Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad menyebut, sejak jadi Menhan ada beberapa negara yang melakukan silaturahmi ke Prabowo, salah satunya adalah Amerika Serikat.

“Kemudian dalam silaturahim itu juga menyampaikan undangan-undangan untuk berkunjung,” kata Dasco di Kompleks Parlemen RI, Jakarta, Selasa (29/10/2019), dikutip dari Republika.co.id.

Meski begitu, Dasco mengatakan Prabowo belum berencana untuk mengunjungi Negeri Paman Sam itu dalam waktu dekat. Sebab mantan Danjen Kopassus TNI AD itu masih memiliki kesibukan untuk membuat pelbagai rencana program strategis bagi Kemhan selama lima tahun ke depan.

“Pak Prabowo masih menata, mempelajari dan kemudian membuat rencana-rencana untuk Departemen Pertahanan sehingga rencana keluar negeri itu termasuk ke Amerika belum terjadwalkan,” kata dia.

Sumber: Republika, CNN
Penulis: Muhammad Jundii
Editor: Rusydan Abdul Hadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

News

10 Negara Penghasil Polusi Terbesar di Dunia, Indonesia Masuk?

Data yang dirilis the Global Carbon Project, terdapat 10 negara penghasil polusi terbesar di dunia.

Selasa, 29/10/2019 14:37 0

Prancis

Masjid Ditembaki, Emmanuel Macron Berjanji Hukum Para Pelaku

Teror terhadap masjid kembali terjadi. Kali ini seorang pria berumur 84 tahun ditangkap oleh kepolisian Prancis usai menyerang masjid di kota Bayonne, Prancis selatan.

Selasa, 29/10/2019 12:11 0

Prancis

Kepergok Hendak Bakar Masjid, Ekstremis Prancis Tembak Dua Jemaah

“Pelaku kemudian membakar sebuah mobil sebelum melarikan diri,” kata pernyataan polisi.

Selasa, 29/10/2019 10:24 0

Turki

Turki: Kami Berbagi Informasi dengan AS di Malam Pelumpuhan Al-Baghdadi

"Kehadiran organisasi teroris di Suriah dekat perbatasan kami atau di daerah lain adalah sesuatu yang tidak dapat kami terima," katanya kepada wartawan.

Selasa, 29/10/2019 09:17 0

Palestina

Hamas Siap Ikut Serta Pemilu Palestina Mendatang

"Kami masih dan akan terus berada di Hamas dengan pilihan rakyat kami dan menerima pilihan rakyat dan tidak akan menyelesihi mereka,” tegasnya.

Selasa, 29/10/2019 07:59 0

Video Kajian

Ust. Mas’ud Izzul Mujahid: Arah Perjuangan Umat Islam

Pada awal perjuangan Islam, Rasulullah sallallahu alaihi wasallam tetap memberikan harapan kemenangan kepada para Sahabat. Karena harapan kemenangan adalah kekuatan yang harus ditanamkan agar tetap memiliki semangat perjuangan yang tinggi.

Senin, 28/10/2019 17:36 0

Amerika

Pemburu Tewas Diserang Rusa yang Dikira Sudah Mati

Seorang pemburu di Amerika Serikat tewas oleh seekor rusa yang diyakini telah dibunuhnya. Demikian laporan surat kabar Inggris, The Telegraph.

Senin, 28/10/2019 16:20 0

News

Reaksi Dunia atas Kematian Al-Baghdadi; Israel Memuji, Rusia Skeptis

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pembunuhan al-Baghdadi menandai titik balik dalam perjuangan bersama melawan terorisme.

Senin, 28/10/2019 14:33 0

Irak

Tuntut Perbaikan Ekonomi, Para Pelajar Ikut Aksi Protes di Iraq

Para pelajar di Irak telah bergabung dengan protes anti-pemerintah di Baghdad. Ribuan orang berkumpul di pusat Tahrir di ibukota,

Senin, 28/10/2019 14:16 0

Amerika

Penembakan Massal di Texas, 2 Tewas dan Belasan Luka-luka

Dua orang tewas dan belasan lainnya terluka dalam sebuah insiden penembakan massal di sebuah pesta mahasiswa di Texas.

Senin, 28/10/2019 13:47 0

Close