MUI: Pelempar Kotoran Manusia ke Masjid Palembang Harus Ditindak Tegas

KIBLAT.NET, Palembang – Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas menegaskan bahwa pelemparan kotoran manusia ke Masjid Jam’ Gandus, Palembang tidak bisa dibenarkan. Menurutnya, MUI jelas menyesalkan kejadian tersebut.

“Adanya peristiwa pelemparan kotoran oleh seorang pelaku ke sebuah mesjid di Palembang sudah jelas sangat kita sesalkan. Karena mesjid bagi umat Islam adalah tempat beribadah yang dianggap suci dan harus dijaga serta memeliharanya,” kata Anwar saat dihubungi Kiblat.net pada Senin (28/09/2019).

Oleh karena itu kalau ada orang yang melemparkan kotoran ke sebuah masjid maka pihak aparat keamanan harus bisa secepatnya untuk menangkap dan memprosesnya. Sebab, jika dibiarkan akan menimbulkan masalah baru.

“Tentu juga untuk mengetahui motif dari yang bersangkutan melakukan tindak demikian. Karena kalau tidak hal ini tentu saja bisa menimbulkan kegaduhan dan fitnah di tengah-tengah masyarakat,” paparnya.

“Dan itu jelas tidak baik dan tidak positif bagi kehidupan suatu masyarakat,” sambungnya.

Selain itu, ia juga menghimbau kepada umat Islam untuk bisa mengendalikan diri dan menyerahkan penyelesaian masalah ini kepada pihak kepolisian dan para penegak hukum. “Kami berharap hal-ha; seperti ini jangan terulang lagi,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, sebuah masjid Jami’ di Palembang diperlakukan tidak etis. Bagaimana tidak, ada seorang pria terekam kamera CCTV melempar plastik hitam ke arah masjid. Setelah dicek, plastik itu ternyata berisi kotoran manusia.

BACA JUGA  Pakar Hukum Pertanyakan Proses Penetapan Tersangka 6 Pengawal HRS

Aksi pelemparan kotoran itu terjadi pada Sabtu (26/10/2019) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Aksi tak terpuji itu pun lantas viral dan jadi perbincangan media sosial.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat