... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Lima Program Utama Jokowi-Ma’ruf Rentan Jadi Lahan Subur Korupsi

Foto: Lima program utama Jokowi-Ma'ruf rentan jadi lahan subur korupsi. (Foto: Instagram @Jokowi)

KIBLAT.NET, Jakarta – Dalam pidato pelantikannya pada Ahad (20/10/2019), Presiden Republik Indonesia Periode 2019-2024 menyampaikan lima hal yang akan menjadi prioritas kerjanya selama lima tahun ke depan. Kelima hal tersebut adalah pembangunan SDM, pembangunan infrastruktur, penyederhanaan regulasi, penyederhanaan birokrasi, dan transformasi ekonomi.

Namun kelima program tersebut bisa saja terhambat jika upaya pemberantasan korupsi dibatasi. Mengingat dalam beberapa tahun terakhir, justru marak terjadi korupsi di sektor-sektor tersebut.

Pembangunan infrastruktur misalnya, Indonesia Corruption Watch (ICW) mencatat hingga tahun 2018 ada 167 kasus korupsi di sektor ini dan potensi kerugian negara diperkirakan mencapai Rp 1,1 triliun. Sementara dalam program penyederhanaan regulasi dan birokrasi, justru selama ini banyak pejabat atau kepala daerah yang terjaring OTT KPK lantaran kasus suap, pungli, dan jual beli jabatan.

Dikutip dari Katadata, korupsi di pembangunan SDM khususnya sektor pendidikan dan kesehatan termasuk yang tertinggi. Hingga tahun 2018, tercatat ada 53 kasus korupsi di sektor pendidikan dan 21 kasus di sektor kesehatan. Hal ini tentu menyebabkan alokasi anggaran tak efektif dan imbasnya kualitas pelayanan publik pun menjadi turun.

Dari sisi transformasi ekonomi, korupsi masih menjadi salah satu masalah yang dikeluhkan investor ketika menanamkan modalnya di Indonesia. Bahkan World Economic Forum mencatat salah satu penyebab daya saing Indonesia rendah adalah korupsi.

BACA JUGA  Pembentukan UU Omnibus Law Bukan Lagi Kotor, Tapi Jorok

Reporter: Azzam Diponegoro
Editor: Rusydan Abdul Hadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suara Pembaca

Mendambakan Penguasa Bijak yang Dicintai Rakyat

Dalam Islam memang tak dikenal istilah oposisi, namun bukan berarti Islam melarang kritik terhadap penguasa.

Ahad, 27/10/2019 14:19 0

Suara Pembaca

Kesehatan dan Derita Rakyat

Di tengah berbagai kesulitan hidup yang menghimpit, masyarakat semakin dipusingkan dengan rencana kenaikan iuran BPJS.

Ahad, 27/10/2019 13:09 0

Artikel

Kabinet Natsir (September 1950 – Maret 1951), Idealis tapi Tak Panjang Umur

Dulu pernah ada kabinet yang jajaran menterinya berasal dari kalangan ahli dan bukan representasi dari suatu partai politik tertentu.

Sabtu, 26/10/2019 22:02 0

Video News

Wantim MUI Ingatkan Menag dan Mendikbud: Jangan Pragmatis

Dewan Pertimbangan (Wantim) Majelis Ulama Indonesia memberi perhatian khusus terhadap Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan Menteri Agama dalam susunan kabinet baru.

Sabtu, 26/10/2019 15:14 0

Video News

Rakyat Harus Bergerak Jadi Oposisi

Pengamat Politik Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI), Ujang Komarudin mengkritisi minimnya oposisi di pemerintahan Jokowi-Ma’ruf.

Sabtu, 26/10/2019 14:58 0

Amerika

Senator AS Minta Intelijen Selidiki Aplikasi TikTok China

Pemimpin Minoritas Senat AS Chuck Schumer dan Senator Tom Cotton meminta para pejabat intelijen untuk menyelidiki apakah aplikasi populer TikTok yang dimiliki orang China itu menimbulkan risiko keamanan nasional.

Sabtu, 26/10/2019 13:30 0

India

Pelanggan Cancel Orderan Hanya Karena Kurirnya Muslim

Kumar menolak untuk mengambil makanan dan mengabaikan Mudassir ketika dia hendak menyerahkan makanan yang dipesan.

Sabtu, 26/10/2019 12:42 0

Amerika

AS ke Turki: Sanksi Menanti Jika Aktifkan Sistem Rudal Rusia

Amerika Serikat akan menghindarkan Turki dari sanksi atas pembelian sistem rudal S-400 dari Rusia jika tidak diaktifkan.

Sabtu, 26/10/2019 12:20 0

Belanda

Polisi Belanda Tangkap Pria Suriah Diduga Mantan Komandan Ahrar Al-Syam

Di foto lain, dia terlihat menendang mayat musuh saat bertempur di kota Hama pada 2015 silam.

Sabtu, 26/10/2019 10:57 0

Rusia

Rusia Kirim 300 Tentara Tambahan untuk Misi Patroli di Perbatasan Turki-Suriah

Pernyataan itu juga mengatakan bahwa 20 kendaraan lapis baja Rusia juga dikirim untuk memperkuat di Suriah.

Sabtu, 26/10/2019 09:15 0

Close
CLOSE
CLOSE