... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Wantim MUI: Lima Program Prioritas Jokowi Belum Menyentuh Substansi

Foto: Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI Prof. Didin Hafidhuddin.

KIBLAT.NET, Jakarta – Dewan Pertimbangan (Wantim) Majelis Ulama Indonesia mengingatkan kepada pemerintahan periode kedua Joko Widodo untuk lebih berfokus kepada hal-hal yang substansial sebagai negara Indonesia, yaitu tidak hanya fokus kepada pembangunan material negara, tapi juga akhlak dan perilaku bangsa.

“Presiden ketika dilantik, menyampaikan lima program besar yang akan dilaksanakan oleh Kabinet Indonesia Maju. Dari kelima itu, saya melihat ada hal yang perlu mendapatkan perhatian, terutama dari kita Wantim MUI, (kelimanya, red.) sama sekali tidak dikaitkan dengan karakter, moral, dan akhlak,” ujar Wakil Ketua Wantim MUI, Didin Hafiduddin dalam Konferensi Pers Rapat Pleno ke 44 di Gedung MUI, Jakarta Pusat, Rabu (23/10/2019).

Dari pernyataan tersebut, Didin melihat seolah-olah pemerintah melihat bahwa kemajuan pembangunan Indonesia  itu hanya bersifat material, tanpa dikaitkan dengan perilaku. Padahal, perilaku merupakan sesuatu yang sangat mendasar.

“Kita mengingatkan, jangan sampai pembangunan di masa mendatang, untuk menjadikan Indonesia negara maju hanya di bidang material. Tidak menyangkut hal-hal yang substansial, (seperti, red.) menjadi manusia yang beriman, bertaqwa, bertanggung jawab, amanah dan lain sebagainya,” ujar Didin.

Wantim MUI melihat bahwa masalah yang paling mendasar sekali adalah masalah akhlak dan karakter, yang karenanya saat ini terjadi masalah ketiadaan amanah, dan buruknya hubungan antara satu dengan yang lain.

Sebelumnya, pada pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin di Gedung Parlemen, Jakarta, Minggu (20/10/2019) sore, Jokowi menyampaikan lima program prioritas yang akan dikerjakannya bersama Wakil Presiden Ma’ruf Amin selama lima tahun mendatang.

BACA JUGA  Pemulangan Eks ISIS Perlu Libatkan MUI

Kelima program tersebut adalah pembangunan sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur, penyederhanaan segala bentuk kendala regulasi, penyederhanaan birokrasi, dan transformasi ekonomi.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Rusydan Abdul Hadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Oposisi Suriah “Diam” Sikapi Perjanjian Rusia-Turki di Bekas Wilayah Kurdi

Di bawah kesunyian oposisi, Rusia mulai berpatroli di kota Ain Al-Arab pada Rabu kemarin, menurut Kementerian Luar Negeri Rusia.

Kamis, 24/10/2019 08:33 0

Amerika

AS Batalkan Sanksi terhadap Turki

“Saya telah meminta Menteri Keuangan untuk mencabut sanksi AS terhadap Turki," kata Trump

Kamis, 24/10/2019 08:01 0

Afrika

Penyelesaian Utang Luar Negeri Sudan Terhambat Status Negara Sponsor Terorisme

Sudan menghadapi serangkaian kesulitan politik dan ekonomi, terutama utang luar negeri sejak seabad terakhir.

Rabu, 23/10/2019 16:30 0

Wilayah Lain

Semprot Masjid dengan Water Cannon, Polisi Hong Kong Minta Maaf

Pemerintah Hong Kong meminta maaf kepada para pemimpin Muslim setelah polisi anti huru hara menyemprotkan sebuah masjid dan orang-orang di sekitarnya dengan water cannon untuk menghalau para pengunjuk rasa.

Rabu, 23/10/2019 15:41 0

China

China Undang Taliban Hadiri Dialog Intra-Afghanistan

China memfasilitasi pembicaraan di antara faksi-faksi saingan Afghanistan sebagai upaya mengakhiri perang bertahun-tahun setelah negosiasi antara Taliban dan Amerika Serikat gagal.

Rabu, 23/10/2019 15:23 0

Rusia

Turki-Rusia Tekan Kesepakatan Kelola Wilayah Suriah Utara

Selain itu, diberlakukan gencatan senjata selama 150 jam. Gencatan ini melanjutkan gencatan sebelumnya yang dicapai sebelumya dalam kesepakatan antara Turki dan AS.

Rabu, 23/10/2019 08:59 0

Afghanistan

Respon Menhan AS, Taliban: Kami Akan Terus Perangi Penjajah

Bumi Afghanistan adalah milik rakyat Afghanistan. Mereka berhak mendirikan pemerintahan Islam di tanah mereka sendiri.

Rabu, 23/10/2019 08:02 0

News

Aksi Protes Merebak di Penjuru Dunia, Apa Saja Motifnya?

Setelah berminggu-minggu protes di berbagai lokasi di seluruh dunia, kerusuhan baru pecah di Bolivia dan Sudan pada hari Senin (21/10/2019). Protes berlanjut di Libanon, Chili dan Hong Kong.

Selasa, 22/10/2019 14:44 1

Artikel

Umat Yang Terinjak Tarian Politik Oligarki

Sudah saatnya hal ini menjadi perhatian kita, termasuk umat Islam untuk bersikap cermat dan hati-hati agar tak lagi terinjak dalam oligarki yang sedang menari-nari dalam panggung politik. Hari ini berseteru, besok kemudian berpelukan mesra, sementara umat terinjak-injak dalam terjepit dalam genggaman mereka.

Selasa, 22/10/2019 14:28 0

Artikel

Menyingkap Peran Bollywood dalam Menutupi Kejahatan Israel

"Membujuk Bollywood untuk menghapus pelanggaran HAM Palestina adalah bagian dari strategi Israel," kata Apoorva PG, koordinator Asia Selatan untuk kampanye BDS.

Selasa, 22/10/2019 13:02 0

Close