... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Wiranto: Radikalisme Menjadi PR Buat Mahfud MD

Foto: Menko Polhukam 2014-2019, Wiranto.

KIBLAT.NET, Jakarta – Mantan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto menyebutkan, ada pekerjaan rumah (PR) buat Menko Polhukam yang baru, Mahfud MD, salah satunya persoalan radikalisme.

“Ya banyak. Polhukam ini kan menghadapi dinamika kehidupan masyarakat yang sangat dinamis,” kata Wiranto di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu (23/10/2019), dikutip dari Antara.

Menurut Wiranto, pekerjaan-pekerjaan di Kemenko Polhukam tidak bisa ditentukan seperti di kementerian lain. Semua sangat bergantung pada perkembangan dinamika di masyarakat. Intinya, Kemenko Polhukam harus selalu siap agar kondisi politik, hukum, dan keamanan di Indonesia tetap stabil.

“Stabilitas hukum, keamanan, dan politik akan membantu pertumbuhan ekonomi nasional. Hanya itu sebenarnya tugasnya. Kelihatannya memang sederhana, tapi dalam praktiknya memang sangat rumit dan sangat beragam,” ujarnya.

Selain masalah radikalisme, lanjut Wiranto, persoalan lain yang belum selesai adalah Papua.

“Masih banyak pekerjaan rumah, cukup banyak ya. Papua belum selesai, radikalisme belum selesai, kemudian terorisme belum selesai, persoalan HAM juga. Ya saya kira banyak lagi,” jelasnya.

Wiranto pun mengaku senang dengan penunjukan Mahfud MD sebagai penggantinya. Baginya, Mahfud MD adalah sosok yangmemiliki pengetahuan yang luas, baik masalah hukum, tata Negara, dan lainnya.

“Dan senang sekali karena pengganti saya ini, Pak Mahfud MD sudah kenal yah, sudah kenal lama. Beliau ada sangat dikenal pengetahuannya luas, masalah hukum, tata negara, dan jabatannya juga cukup banyak. Dan juga pernah juga waktu itu mengganti saya di menteri pertahanan pernah yah. Dengan demikian maka saya mengharapkan bahwa, dengan kehadiran beliau memimpin Kemenko Polhukam, maka Polhukam akan lebih bisa melakukan tugas-tugas yang lebih baik lagi,” pungkas Wiranto yang baru saja pulih setelah menjadi korban penusukan beberapa waktu lalu.

BACA JUGA  Santri Pesmadai Gelar Ngaji On The Road IV

Sumber: Antara
Penulis: Azzam Diponegoro
Editor: Rusydan Abdul Hadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Wilayah Lain

Semprot Masjid dengan Water Cannon, Polisi Hong Kong Minta Maaf

Pemerintah Hong Kong meminta maaf kepada para pemimpin Muslim setelah polisi anti huru hara menyemprotkan sebuah masjid dan orang-orang di sekitarnya dengan water cannon untuk menghalau para pengunjuk rasa.

Rabu, 23/10/2019 15:41 0

China

China Undang Taliban Hadiri Dialog Intra-Afghanistan

China memfasilitasi pembicaraan di antara faksi-faksi saingan Afghanistan sebagai upaya mengakhiri perang bertahun-tahun setelah negosiasi antara Taliban dan Amerika Serikat gagal.

Rabu, 23/10/2019 15:23 0

Rusia

Turki-Rusia Tekan Kesepakatan Kelola Wilayah Suriah Utara

Selain itu, diberlakukan gencatan senjata selama 150 jam. Gencatan ini melanjutkan gencatan sebelumnya yang dicapai sebelumya dalam kesepakatan antara Turki dan AS.

Rabu, 23/10/2019 08:59 0

Afghanistan

Respon Menhan AS, Taliban: Kami Akan Terus Perangi Penjajah

Bumi Afghanistan adalah milik rakyat Afghanistan. Mereka berhak mendirikan pemerintahan Islam di tanah mereka sendiri.

Rabu, 23/10/2019 08:02 0

News

Aksi Protes Merebak di Penjuru Dunia, Apa Saja Motifnya?

Setelah berminggu-minggu protes di berbagai lokasi di seluruh dunia, kerusuhan baru pecah di Bolivia dan Sudan pada hari Senin (21/10/2019). Protes berlanjut di Libanon, Chili dan Hong Kong.

Selasa, 22/10/2019 14:44 1

Artikel

Umat Yang Terinjak Tarian Politik Oligarki

Sudah saatnya hal ini menjadi perhatian kita, termasuk umat Islam untuk bersikap cermat dan hati-hati agar tak lagi terinjak dalam oligarki yang sedang menari-nari dalam panggung politik. Hari ini berseteru, besok kemudian berpelukan mesra, sementara umat terinjak-injak dalam terjepit dalam genggaman mereka.

Selasa, 22/10/2019 14:28 0

Artikel

Menyingkap Peran Bollywood dalam Menutupi Kejahatan Israel

"Membujuk Bollywood untuk menghapus pelanggaran HAM Palestina adalah bagian dari strategi Israel," kata Apoorva PG, koordinator Asia Selatan untuk kampanye BDS.

Selasa, 22/10/2019 13:02 0

Irak

Konvoi Penarikan Pasukan AS dari Suriah Tiba di Irak

Iring-iringan tentara AS itu meninggalkan Suriah melalui penyeberagan perbatasan jembatan Fishkhabour yang berbatasan dengan segitiga Irak-Suriah-Turki

Selasa, 22/10/2019 07:14 0

Manhaj

Apakah Islam Tersebar Melalui Pedang?

Apakah Islam tersebar ke seantero alam dengan kekuatan pedang? Pertanyaan seperti di atas seringkali diulang-ulang dan ditanyakan kepada kelompok dan tokoh-tokoh Islam.

Senin, 21/10/2019 19:55 0

Opini

Bahaya Disertasi “Zina” Abdul Aziz

Oleh: Dr. Muhammad Yusran Hadi, Lc., MA* KIBLAT.NET – Disertasi Abdul Azis mahasiswa program doktoral...

Senin, 21/10/2019 18:44 0

Close