... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Minim Oposisi, Civil Society Diminta Kawal Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf

Foto: jokowi-ma'ruf

KIBLAT.NET, Jakarta – Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Siti Zuhro menekankan pentingnya konsolidasi civil society untuk mengawal pemerintahan Jokowi di periode kedua. Pasalnya, kondisi parlemen yang minim oposisi membuat produk legislasi nantinya didominasi koalisi.

“Ya pastinya kalau mereka (DPR.red) solid, utuh mendukung pemerintah di kabinet maupun parlemen, ya mulus. Kecuali kritik akan muncul dari tentunya dari luar parlemen, yaitu dari civil society,” kata Zuhro saat dihubungi kiblat.net melalui sambungan telepon pada Selasa sore (22/10/2019).

Lebih lanjut, menurutnya konsolidasi civil society sangat penting agar pemerintah dan DPR tidak merasa digdaya karena tidak ada yang mengawasi atau mengkritik.

“Kalau (legislasi) sudah oke dan bagus sih ndak ada masalah, tapi kalau tidak oke lalu dipaksakan dan diterapkan ya lain, ini kan merugikan negara, merugikan kita semua. Civil society harus mengawal,” imbuhnya.

Zuhro kemudian menyinggung gerakan demonstrasi mahasiswa beberapa waktu lalu sebagai contoh. Ia menyebut gerakan itu adalah ekspresi kongkrit dari kritik masyarakat terhadap hasil kerja DPR yang kemudian diamini juga oleh pemerintah.

Zuhro mengungkapkan adanya kemungkinan gerakan tersebut membesar apabila DPR berjalan pasif dan tidak mengakomodasi suara rakyat. Jika terus berlanjut, maka dukungan terhadap mahasiswa, masyarakat dan kelompok protes lainnya akan semakin membesar.

“Tentunya akan semakin menguat (gerakan civil society). Makin lantang. Karena paktis tidak bisa diharapkan (untuk menghasilkan) kebijakan-kebijakan yang menguntungkan publik,” pungkasnya.

BACA JUGA  Sikapi Perusakan Musholla Al-Hidayah Minahasa, Umat Islam Semarang Gelar Aksi

Reporter: Qoid
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Rusia

Turki-Rusia Tekan Kesepakatan Kelola Wilayah Suriah Utara

Selain itu, diberlakukan gencatan senjata selama 150 jam. Gencatan ini melanjutkan gencatan sebelumnya yang dicapai sebelumya dalam kesepakatan antara Turki dan AS.

Rabu, 23/10/2019 08:59 0

Afghanistan

Respon Menhan AS, Taliban: Kami Akan Terus Perangi Penjajah

Bumi Afghanistan adalah milik rakyat Afghanistan. Mereka berhak mendirikan pemerintahan Islam di tanah mereka sendiri.

Rabu, 23/10/2019 08:02 0

News

Aksi Protes Merebak di Penjuru Dunia, Apa Saja Motifnya?

Setelah berminggu-minggu protes di berbagai lokasi di seluruh dunia, kerusuhan baru pecah di Bolivia dan Sudan pada hari Senin (21/10/2019). Protes berlanjut di Libanon, Chili dan Hong Kong.

Selasa, 22/10/2019 14:44 1

Artikel

Umat Yang Terinjak Tarian Politik Oligarki

Sudah saatnya hal ini menjadi perhatian kita, termasuk umat Islam untuk bersikap cermat dan hati-hati agar tak lagi terinjak dalam oligarki yang sedang menari-nari dalam panggung politik. Hari ini berseteru, besok kemudian berpelukan mesra, sementara umat terinjak-injak dalam terjepit dalam genggaman mereka.

Selasa, 22/10/2019 14:28 0

Artikel

Menyingkap Peran Bollywood dalam Menutupi Kejahatan Israel

"Membujuk Bollywood untuk menghapus pelanggaran HAM Palestina adalah bagian dari strategi Israel," kata Apoorva PG, koordinator Asia Selatan untuk kampanye BDS.

Selasa, 22/10/2019 13:02 0

Irak

Konvoi Penarikan Pasukan AS dari Suriah Tiba di Irak

Iring-iringan tentara AS itu meninggalkan Suriah melalui penyeberagan perbatasan jembatan Fishkhabour yang berbatasan dengan segitiga Irak-Suriah-Turki

Selasa, 22/10/2019 07:14 0

Opini

Bahaya Disertasi “Zina” Abdul Aziz

Oleh: Dr. Muhammad Yusran Hadi, Lc., MA* KIBLAT.NET – Disertasi Abdul Azis mahasiswa program doktoral...

Senin, 21/10/2019 18:44 0

Download

Alkitab Berubah, Benarkah?

Alkitab berubah, benarkah?

Senin, 21/10/2019 17:15 0

Artikel

Telaah Kritis Disertasi “Zina” Abdul Azis

Beberapa waktu lalu kita dihebohkan dengan disertasi Abdul Azis mahasiswa program doktoral UIN Sunan Kalijaga yang memperbolehkan hubungan seks di luar nikah.

Senin, 21/10/2019 16:45 0

Suriah

AS Tinggalkan Pangkalan Militer Terbesarnya di Suriah Utara

Lima hari setelah serangan dimulai, Washington mengumumkan pada 14 Oktober bahwa sekitar 1.000 tentara AS di wilayah itu telah diperintahkan untuk mundur.

Senin, 21/10/2019 16:07 0

Close