... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Sohibul Iman: PKS Oposisi untuk Menjaga Marwah Demokrasi

Foto: Bendera PKS

KIBLAT.NET, Jakarta – Menyikapi persoalan pembentukan kabinet Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), mengeluarkan maklumat khsusus.

Salah satu isi dari maklumat yang dikeluarkan Presiden PKS, Mohamad Sohibul Iman, pada Selasa (22/10/2019) adalah, meminta seluruh kader, pengurus DPP, DPD, Fraksi PKS di DPR dan MPR untuk tetap berada diluar pemerintahan.

“Menyikapi situasi politik akhir-akhir ini, seluruh fungsionaris DPP, Fraksi DPR RI, Fraksi MPR RI dan seluruh kader diminta agar tetap fokus mensosialisasikan sikap politik PKS yaitu tetap berada di luar pemerintahan,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Kiblat.net pada Selasa (21/09/2019).

“Kami mengimbau kepada seluruh anggota keluarga besar PKS agar tidak tergoda atau terjebak mengomentari langkah-langkah politik pihak lain,” sambungnya.

PKS menurut Sohibul Iman, tetap menghormati sikap politik pihak lain, dengan harapan pihak lain pun juga menghormati sikap politik PKS. Hal tersebut sebagai cermin kedewasaan kita dalam hidup berdemokrasi.

“Terkait sikap politik PKS yang di luar pemerintahan, agar disampaikan secara tegas dan jelas namun tidak dengan konotasi arogan apalagi seolah menantang untuk beroposisi sendirian,” tandasnya.

Ia meminta, agar semua kader PKS menyampaikan dengan obyektif, argumentatif namun tetap rendah hati. Diakuinya, ini memang bukan pilihan ideal, bahkan pilihan berat.

“Namun, di tengah partai-partai lain memilih bergabung dalam pemerintahan, PKS merasa bertanggung jawab untuk menjaga marwah demokrasi yang sudah menjadi pilihan jalan politik PKS dan juga bangsa ini, dengan memilih tetap di luar pemerintahan,” pungkasnya.

BACA JUGA  Baleg DPR Targetkan 150 UU Rampung di Periode 2019-2024

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

News

Aksi Protes Merebak di Penjuru Dunia, Apa Saja Motifnya?

Setelah berminggu-minggu protes di berbagai lokasi di seluruh dunia, kerusuhan baru pecah di Bolivia dan Sudan pada hari Senin (21/10/2019). Protes berlanjut di Libanon, Chili dan Hong Kong.

Selasa, 22/10/2019 14:44 1

Artikel

Umat Yang Terinjak Tarian Politik Oligarki

Sudah saatnya hal ini menjadi perhatian kita, termasuk umat Islam untuk bersikap cermat dan hati-hati agar tak lagi terinjak dalam oligarki yang sedang menari-nari dalam panggung politik. Hari ini berseteru, besok kemudian berpelukan mesra, sementara umat terinjak-injak dalam terjepit dalam genggaman mereka.

Selasa, 22/10/2019 14:28 0

Artikel

Menyingkap Peran Bollywood dalam Menutupi Kejahatan Israel

"Membujuk Bollywood untuk menghapus pelanggaran HAM Palestina adalah bagian dari strategi Israel," kata Apoorva PG, koordinator Asia Selatan untuk kampanye BDS.

Selasa, 22/10/2019 13:02 0

Irak

Konvoi Penarikan Pasukan AS dari Suriah Tiba di Irak

Iring-iringan tentara AS itu meninggalkan Suriah melalui penyeberagan perbatasan jembatan Fishkhabour yang berbatasan dengan segitiga Irak-Suriah-Turki

Selasa, 22/10/2019 07:14 0

Opini

Bahaya Disertasi “Zina” Abdul Aziz

Oleh: Dr. Muhammad Yusran Hadi, Lc., MA* KIBLAT.NET – Disertasi Abdul Azis mahasiswa program doktoral...

Senin, 21/10/2019 18:44 0

Download

Alkitab Berubah, Benarkah?

Alkitab berubah, benarkah?

Senin, 21/10/2019 17:15 0

Artikel

Telaah Kritis Disertasi “Zina” Abdul Azis

Beberapa waktu lalu kita dihebohkan dengan disertasi Abdul Azis mahasiswa program doktoral UIN Sunan Kalijaga yang memperbolehkan hubungan seks di luar nikah.

Senin, 21/10/2019 16:45 0

Suriah

AS Tinggalkan Pangkalan Militer Terbesarnya di Suriah Utara

Lima hari setelah serangan dimulai, Washington mengumumkan pada 14 Oktober bahwa sekitar 1.000 tentara AS di wilayah itu telah diperintahkan untuk mundur.

Senin, 21/10/2019 16:07 0

Asean

Bangladesh Mulai Pindahkan Pengungsi Rohingya ke Pulau Tak Layak Huni

pulau itu terpencil dan hancur oleh angin topan.

Senin, 21/10/2019 10:11 0

Turki

Turki Kembali Gelar Opsi Militer di Suriah Jika AS Ingkar Janji

"Jika janji-janji itu tidak ditepati, serangan Turki akan dilanjutkan, begitu 120 jam berakhir," kata Erdogan di Istanbul, dikutip dari Bernama.com.

Sabtu, 19/10/2019 10:59 0

Close