... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Bangladesh Mulai Pindahkan Pengungsi Rohingya ke Pulau Tak Layak Huni

Foto: Kamp Pengungsi Rohingya/ilustrasi

KIBLAT.NET, Dhaka – Pemerintah Bangladesh akan mulai memindahkan pengungsi etnis muslim Rohingya asal Myanmar ke pulau yang tak layak dihuni. Pemindahan itu dengan dalih untuk mengurangi kepadatan di Cox’s Bazar, kota penampungan utama pengungsi Rohingya.

Sejumlah sumber pemerintah mengatakan pada Ahad (20/10/2019), seperti dilansir Reuters, bahwa pemindahan itu akan dilakukan bula depan. Pulau baru untuk menampung pengungi Rohingya itu, pulau Basan Char.

Pulai Basan Char merupakan pulau kosong karena kerap banjir. Pulau ini juga kerap dilanda angina topan.

“Kami akan memulai pemukiman kembali awal bulan depan. Pejabat kami sedang mempersiapkan daftar pengungsi yang ingin pindah ke sana,” kata Mahboob Alam, kepala komisi bantuan dan pemulangan pemerintah yang berbasis di Cox’s Bazar.

Ia menunjukkan bahwa hingga Sabtu (19/10/2019), sebanyak 7.000 pengungsi telah setuju untuk pindah.

Pemerintah Dhaka ingin memindahkan sebanyak 100.000 pengungsi ke pulau Basan Char, yang terletak di Teluk Benggala dan ditempuh beberapa jam dengan kapal dari daratan di Bangladesh. Pemindahan ini dengan dalih untuk mengurangi kepadatan di kamp-kamp pengungsi Cox’s Bazar, yang menampung satu juta lebih pengungsi Rohingya.

Organisasi hak asasi manusia telah menyatakan keprihatinan tentang rencana pemindahan itu. Mereka mengatakan bahwa pulau itu terpencil dan hancur oleh angin topan. Banyak pengungsi menentang pindah ke pulau itu, yang bisa memicu krisis baru.

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Jokowi Dilantik, Komisi III: Banyak Persoalan Hukum Belum Selesai

Anggota Komisi III DPR RI, Aboe Bakar Al-Habsy berharap Presiden Jokowi dan Kyai Ma'ruf akan segera dapat mengimplementasikan visinya setelah dilantik.

Ahad, 20/10/2019 13:34 0

Indonesia

Presiden Jokowi Dilantik, PKS Ingatkan Janji Kampanye Periode Pertama

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera mengucapkan selamat kepada Presiden Jokowi atas pelantikan periode ke II bersama Kiyai Ma'ruf

Ahad, 20/10/2019 13:22 0

Indonesia

Ini Susunan Sidang Paripurna MPR Pelantikan Jokowi-Ma’ruf

Kepala Biro Humas MPR Siti Fauziah merinci rangkaian susunan acara Sidang Paripurna MPR dalam rangka pelantikan Presiden dan Wakil Presiden masa jabatan 2019 – 2024.

Sabtu, 19/10/2019 21:25 0

Indonesia

Prabowo-Sandi Hadiri Pelantikan Jokowi

Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) akan menggelar Sidang Paripurna MPR dalam rangka pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia

Sabtu, 19/10/2019 21:13 0

Indonesia

30 Ribu Personel Gabungan Amankan Pelantikan Presiden

30 Ribu Personel Gabungan Amankan Pelantikan Presiden

Sabtu, 19/10/2019 21:03 0

Indonesia

Dukun Gelar Ritual untuk Pelantikan Presiden, MUI: Itu Sesat

Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas menanggapi adanya dukun yang melakukan ritual untuk 'mengamankan' pelantikan presiden.

Sabtu, 19/10/2019 15:12 1

Indonesia

Penyintas Gempa Sulteng Terpaksa Makan Umbi hingga Buah-buahan

KIBLAT.NET, Palu – Sudah setahun penyintas gempa Sulawesi Tengah hidup tanpa pekerjaan. Kondisi yang sulit...

Jum'at, 18/10/2019 17:24 0

Indonesia

Indonesia Terpilih Kembali Menjadi Anggota Dewan HAM PBB

Indonesia terpilih kembali menjadi anggota Dewan HAM PBB untuk periode 2020-2022.

Jum'at, 18/10/2019 13:33 0

Indonesia

Meski Dilarang, Ratusan Mahasiswa Tetap Turun ke Jalan

Mahasiswa kembali turun ke jalan, meskipun dilarang oleh kepolisian,

Jum'at, 18/10/2019 04:57 0

Indonesia

Sebelum Aksi Tuntut Perppu KPK, Rumah Ketua BEM UPNVJ Didatangi Polisi

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa UPN Veteran Jakarta, Belly Stanio mengaku rumahnya sempat didatangi oleh anggota kepolisian terkait aksi yang digelar mahasiswa pada Kamis (18/10/2019).

Jum'at, 18/10/2019 04:15 0

Close