... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Sebelum Aksi Tuntut Perppu KPK, Rumah Ketua BEM UPNVJ Didatangi Polisi

Foto: Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa UPN Veteran Jakarta, Belly Stanio berorasi di hadapan teman-temannya.

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa UPN Veteran Jakarta, Belly Stanio mengaku rumahnya sempat didatangi oleh anggota kepolisian terkait aksi tuntut Perppu KPK yang digelar mahasiswa pada Kamis (18/10/2019). Belly menceritakan, setidaknya ada dua orang polisi dari Polres Depok mendatangi rumahnya di Cibubur pada Rabu (16/10/2019) malam sekira pukul 22.00 WIB.

“Jam 10 malam, kemarin, saya lagi konsolidasi persiapan mahasiswa untuk turun hari ini, terus tiba-tiba, malem itu saya ditelpon sama ibu, ibu saya bilang di rumah ada polisi yang kerumah, langsung kaget dong,” ujar Belly ketika ditemui di Jalan Merdeka Barat, Jakarta usai melakukan orasi, Kamis (17/10/2019).

Belly mengungkapkan, kedatangan anggota polisi ke rumahnya itu karena adanya informasi BEM UPNVJ akan datang aksi ke Istana dengan membawa lima ribu mahasiswa. Menurut Belly, informasi tersebut tidaklah benar alias hoaks.

Selain rumahnya didatangi polisi, Belly juga ditelpon oleh Kapolsek Limo, Kapolres Depok, dan anggota kepolisian dari Mabes Polri. Mereka menanyakan posisi Belly, dan menanyakan apakah bisa bertemu dengan Belly terkait aksi yang akan dilakukannya hari ini.

“Sampai akhirnya, banyak polisi yang ngontakin kita, mulai dari Kapolsek Limo, Kapolres Depok, sampai dari Mabes pun ada yang ngontakin kita. Ada Kapolres yang akhirnya ngajak ketemuan, (saya bilang, red.) tapi polisi yang di rumah suruh pulang dulu, itu ada dua polisi yang di rumah,” ujarnya.

BACA JUGA  Mahfud MD Pertanyakan Surat Pencekalan HRS, Ini Jawaban FPI

Belly pun menyayangkan sikap kepolisian yang masih percaya hoaks di sosial media berupa BEM UPNVJ akan turun berdemonstrasi dengan lima ribu mahasiswa dengan tujuan meminta Jokowi mundur dari jabatannya sebagai presiden, dan dalam pesan berantai itu juga disebutkan bahwa BEM UPNVJ akan menggagalkan pelantikan presiden.

Bukan hanya mendapat perlakuan seperti itu dari Polisi, pihak UPNVJ juga melarang mahasiswanya turun aksi demonstrasi hingga tanggal 20 Oktober mendatang, sebagaimana himbauan dari Polda Metro Jaya.

Menurut Belly, Rektor UPNVJ mengeluarkan surat edaran yang melarang mahasiswa untuk turun berdemonstrasi, jika tetap nekat berdemo, pihak kampus tidak bertanggung jawab atas segala hal yang menimpa mahasiswanya selama demonstrasi.

“Jadi untuk Rektor itu saya dapat informasi dari rektor sendiri, maghrib kemarin itu saya dipanggil oleh Warek III Kemahasiswaan, bahwa Senin ada pertemuan Rektor, jangan sampai ada mahasiswa yang turun. Saya coba sampaikan apa tujuan mahasiswa UPNVJ turun aksi,” ujarnya.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Rusydan Abdul Hadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Amerika

Kini, Trump Sebut Ancaman Kurdi di Suriah Lebih Besar dari ISIS

Pernyataan Trump ini bertentangan dengan pernyataannya pekan lalu serta penilaian resmi pemerintahannya yang mengkritik serangan militer Turki.

Kamis, 17/10/2019 17:33 0

Wilayah Lain

FAO: 820 Juta Orang di Dunia Menderita Kelaparan

Dalam sebuah laporan hari Senin, FAO mengatakan bahwa sekitar 14 persen dari makanan dunia hilang setiap tahun sebelum mencapai ritel.

Kamis, 17/10/2019 16:25 0

Palestina

Israel Tangkap Khatib Jumat Masjid Al-Aqsha

penyelidikan yang dihadapi Syaikh Nawahida terfokus pada isi khotbah Jumat yang disampaikannya pada Jumat lalu di Masjid Al-Aqsa. Pihak berwenang Israel menuduh isi khotbah tersebut menghasut anti-Israel.

Kamis, 17/10/2019 09:07 0

Suriah

Militer Suriah dan Gerilyawan Kurdi Bentrok dengan Pasukan Oposisi Pro-Turki

Militer Turki dan faksi oposisi dukungannya sudah merebut wilayah sejauh 120 km dari perbatasan Turki sejak operasi dengan sandi Spring of Piace itu diluncurkan awal pekan ini.

Kamis, 17/10/2019 08:33 0

Suriah

Media Rusia: Pangkalan AS yang Dikosongkan Diambil Alih Militer Suriah

Sebelumnya, laporan Rusia mengindikasikan bahwa pasukan pemerintah Suriah mengambil kendali kota Manbij, Tabqa, Ain Issa, al-Qamishli dan al-Hasakah.

Kamis, 17/10/2019 07:46 0

Qatar

Qatar Tak Dukung IM Maupun JN, Tapi Dukung Morsi dan Oposisi Suriah

Menlu Qatar itu mengatakan bahwa negaranya mendukung oposisi bersenjata Suriah secara umum dan tidak mengarahkan dukungannya terhadap Jabhah Nusrah. Ini seperti negara-negara lain yang mendukung faksi oposisi bersenjata pada umumnya.

Rabu, 16/10/2019 12:24 0

Eropa

Kecam Serangan ke Wilayah Kurdi Suriah, Kanada Tangguhkan Izin Ekspor ke Turki

"Kanada mengecam keras serangan militer Turki ke Suriah," kata Kementerian Luar Negeri Kanada dalam sebuah pernyataan.

Rabu, 16/10/2019 09:30 0

Suriah

Militer Assad Kontrol Manbij, Rusia Cegah Militer Turki dan Suriah Konfrontasi

"Saya pikir konfrontasi seperti itu tidak akan dapat diterima dan tidak ada kepentingan siapa pun. Oleh karena itu, kami tidak akan membiarkan hal-hal berjalan sejauh itu," kata Lavrov kepada kantor berita Rusia TASS.

Rabu, 16/10/2019 08:24 0

Arab Saudi

Arab Saudi dan Rusia Tandatangani 20 Kesepakatan Baru

Menteri Energi Saudi Pangeran Abdul Aziz bin Salman, mengumumkan penandatanganan 20 perjanjian dengan Rusia selama pertemuan Kemitraan Energi Saudi-Rusia pada Senin (14/10/2019).

Selasa, 15/10/2019 16:25 0

Suriah

KBRI Pulangkan 13 TKI dari Suriah, 10 Diantaranya Terindikasi Korban Perdagangan Manusia

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Damaskus kembali merepatriasi TKI ke Indonesia, kali ini sebanyak 13 orang TKI dipulangkan via Bandara Internasional Beirut, Lebanon.

Selasa, 15/10/2019 14:12 0

Close