... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kini, Trump Sebut Ancaman Kurdi di Suriah Lebih Besar dari ISIS

Foto: Presiden AS Donald Trump

KIBLAT.NET, Washington – Presiden AS Donald Trump memuji keputusan mengejutkannya untuk menarik pasukan AS dari Suriah sebagai pilihan yang strategis dan brilian. Ia lalu menyebut bahwa Kurdi bukanlah “malaikat”.

Berbicara kepada wartawan di Gedung Putih pada Rabu (16/10/2019), Trump mengatakan Partai Pekerja Kurdistan (PKK), yang telah melakukan kampanye bersenjata selama puluhan tahun melawan Ankara, kemungkinan merupakan “ancaman teroris” yang lebih besar daripada kelompok ISIS.

“Sekarang PKK, yang merupakan bagian dari Kurdi, seperti yang Anda tahu, mungkin lebih buruk dalam teror, dan lebih dari ancaman teroris dalam banyak hal daripada ISIS,” katanya merujuk pada kelompok Kurdi, PKK yang ditunjuk sebagai kelompok teroris oleh AS, UE dan Turki.

“Saya tidak akan terlibat dalam perang antara Turki dan Suriah, terutama ketika, jika Anda melihat orang Kurdi, dan sekali lagi saya mengatakan ini dengan sangat hormat, mereka bukan malaikat,” tambahnya.

Pasukan Demokrat Suriah (SDF), yang dipelopori oleh Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG), didirikan pada 2015 dan telah membantu Amerika Serikat dalam perangnya melawan ISIS.

Surat Aneh untuk Erdogan

Pernyataan Trump ini bertentangan dengan pernyataannya pekan lalu serta penilaian resmi pemerintahannya yang mengkritik serangan militer Turki.

Dalam surat yang ditulis dengan kata-kata aneh yang diterbitkan oleh Fox Bussiness, Trump mengatakan kepada Erdogan “jangan bodoh!”. Seraya menmbahkan bahwa presiden Turki berisiko dicap sebagai “setan” karena serangan ke timur laut Suriah tersebut.

BACA JUGA  Pasca Kematian Al-Baghdadi, Fokus Koalisi Anti-ISIS Beralih ke Afrika

Surat itu, bertanggal hari ofensif diluncurkan pada 9 Oktober, Trump menyerukan kepada Erdogan “untuk membuat kesepakatan yang baik”, memperingatkan tentang kehancuran ekonomi Turki.

“Anda tidak ingin bertanggung jawab atas pembantaian ribuan orang, dan saya tidak ingin bertanggung jawab atas kehancuran ekonomi Turki,” tulisnya.

“Sejarah akan memandang Anda dengan baik jika Anda melakukan ini dengan cara yang benar dan manusiawi,” tulis Trump dalam surat yang dikonfirmasi Gedung Putih itu nyata.

Keputusan Trump untuk menarik pasukan Amerika dari timur laut Suriah membuat para militan Kurdi bertempur sendiri. Mereka kemudian bergandengan tangan dengan Presiden Suriah Bashar Assad melawan Turki.

Sementara itu, Wakil Presiden AS Mike Pence dan Sekretaris Negara Mike Pompeo sedang dalam perjalanan ke Ankara untuk mengadakan pembicaraan dengan Presiden Recep Tayyip Erdogan tentang serangan Turki.

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Obati Ninoy Karundeng, Dokter Insani Malah Jadi Tersangka

Dokter Insani menjadi tim medis saat kasus penganiayaan yang menimpa Ninoy Karundeng di Masjid Al-Falah.

Kamis, 17/10/2019 14:39 0

Indonesia

Pakar: Perilaku Crosshijaber Termasuk Pelecehan Seksual

Perilaku crosshijaber akhir-akhir ini meresahkan kaum wanita di ruang publik.

Kamis, 17/10/2019 13:42 0

Indonesia

Guyub Rukun Warga Jogokariyan Sukseskan Muslim United

Acara Muslim United yang semula digelar di Masjid Gedhe Kauman lalu dipindah di Masjid Jogokariyan tak bisa dilepaskan dari peran masyarakat.

Rabu, 16/10/2019 22:03 0

Indonesia

Bantu Sukseskan Muslim United, DKM Masjid Jogokariyan Gelar Syukuran dengan Masyarakat

DKM Masjid Jogokariyan berencana membuat syukuran bersama warga sekitar pasca acara Muslim United.

Rabu, 16/10/2019 16:23 0

Indonesia

Ketua Nasyiatul Aisyiyah Himbau Penegak Hukum Segera Tangani Fenomena Crosshijaber

"Memang tidak dibenarkan. Jelas, laki-laki jangan menyerupai perempuan dan perempuan jangan menyerupai laki-laki," kata Diyah merujuk pada hadits riwayat Al-Bukhâri

Rabu, 16/10/2019 14:44 0

Indonesia

Besok, BPJPH Teken MoU Jaminan Produk Halal

Penyelengaraan Jaminan Produk Halal akan mulai diberlakukan pada Kamis lusa (17 Oktober  2019).

Selasa, 15/10/2019 16:48 0

Indonesia

Sandiaga Uno Umumkan Kembali ke Partai Gerindra

Hal tersebut disampaikan melalui postingan terbarunya di instagram.

Selasa, 15/10/2019 16:18 0

Indonesia

Tim Advokasi untuk Demokrasi: Polisi Lakukan Pelanggaran HAM Dalam Pengamanan Unjuk Rasa

Tim Advokasi untuk Demokrasi mengutuk serangkaian tindakan Kepolisian Republik Indonesia yang bertentangan dengan hukum dan hak asasi manusia dalam menangani aksi unjuk rasa mahasiswa, pelajar, dan masyarakat beberapa waktu lalu.

Selasa, 15/10/2019 14:50 0

Indonesia

MIUMI: Perlu Penanganan Tegas dan Menyeluruh Terhadap Crosshijaber

Jagat dunia maya tengah dihebohkan dengan fenomena crosshijaber, pria yang berpenampilan seperti wanita menggunakan hijab.

Selasa, 15/10/2019 13:43 0

Indonesia

Pesantren Al-Hikamussalafiyyah Sumedang Terbakar

Menurut saksi mata, kebakaran Ponpes Al-Hikamussalafiyyah mulai diketahui sekitar pukul 08.00 WIB saat para santri sedang beraktivitas.

Senin, 14/10/2019 19:01 0

Close