... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Guyub Rukun Warga Jogokariyan Sukseskan Muslim United

Foto: muslim united

KIBLAT.NET, Yogyakarta – Acara Muslim United yang semula digelar di Masjid Gedhe Kauman lalu dipindah di Masjid Jogokariyan tak bisa dilepaskan dari peran masyarakat. Sebab, jika warga sekitar tidak ikut berpartisipasi maka acara yang cukup fenomenal itu bisa gagal. 

Bahkan, acara Muslim United bisa dibilang memotong hak warga sekitar. Orang menjadi susah lewat, akses ke rumah sulit, aktivitas mereka jelas terganggu. Alih-alih menuntut kepada masjid, masyarakat justru membantu agar acara berjalan lancar.

Ketua Dewan Syuro Masjid Jogokariyan, Ustadz Jazir mengungkapkan bahwa perhatian warga sekitar dengan Muslim United sangat besar. Dengan nada lambat namun tegas, ia menekankan bahwa warga Jogokariyan dengan masjid sudah menyatu. 

“Warga sangat berpartisipasi kemarin. Tidak hanya membuka rumahnya, tapi juga menyediakan makanan, nasi bungkus untuk para pengunjung. Masyarakat antusias menyambut karena warga masyarakat dan masjid sudah menyatu,” katanya saat ditemui Kiblat.net pada Rabu (16/09/2019).

Anis, warga Jogokariyan langsung sigap saat mendengar acara Muslim United pindah ke Masjid Jogokariyan. Ketika itu, tak butuh komando dari masjid, ia langsung membuat grup whatsapp bersama ibu-ibu untuk membuat nasi bungkus.

“Saya langsung bikin grup whatsapp, bilang kepada ibu-ibu untuk bikin nasi. Langsung banyak yang menyumbang beras 50 kilo, 100 kilo. Ada uang berapa di rumah, langsung saya pakai ke pasar beli bahan ke pasar,” tuturnya.

Anis, jamaah Masjid Jogokariyan yang turut sukses kan Muslim United

Menurutnya, masyarakat Jogokariyan sudah terbiasa dengan kondisi demikian. Apa yang masjid butuhkan, warga pasti berlomba-lomba untuk mencukupi kebutuhan tersebut. Menurutnya, 4000 nasi bungkus dihasilkan dari dapur umum yang ia inisiasi.

“Ghirah ibu-ibu di sini sangat besar. Kami tidak ada kesulitan sama sekali meski mendadak karena kami sudah terbiasa. Tidak perlu juga menunggu dana dari masjid. Ada yang punya toko sembako, ambil dari sana, itung-itungan belakangan,” ucapnya sembari tersenyum.

Di sekitar masjid Jogokariyan ternyata juga ada garasi bus pariwisata Karyajasa. Akibat dari peserta Muslim United yang mengular hingga depan garasi, bus Karyajasa kesulitan untuk keluar-masuk. Namun, Direktur Utama Karyajasa, Wibisono tidak mempermasalahkan hal itu.

“Kami sama sekali tidak keberatan dengan acara itu. Sebelumnya sudah bisa kami antisipasi karena koordinasi yang baik. Masjid Jogokariyan berbeda dengan masjid lain, selain aktif tapi juga kreatif. Kami siap memberikan tempat parkir jika dibutuhkan,” pungkasnya.

Kekompakan masyarakat dan masjid dalam mensukseskan kajian memang tak perlu diragukan. Sejak dahulu, masjid dan masyarakat memiliki hubungan erat. Hal inilah yang perlu diikuti oleh setiap masjid di Indonesia. Menunjukkan bahwa masjid adalah dari umat, oleh umat, untuk umat.

Reporter: Taufiq Ishaq

Editor: Izhar Zulfikar

BACA JUGA  Romo Syafi'i: Kalimat Takbir untuk Mengusir Penjajah Ajaran Nabi Muhamad, Bukan Soekarno

 

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Qatar

Qatar Tak Dukung IM Maupun JN, Tapi Dukung Morsi dan Oposisi Suriah

Menlu Qatar itu mengatakan bahwa negaranya mendukung oposisi bersenjata Suriah secara umum dan tidak mengarahkan dukungannya terhadap Jabhah Nusrah. Ini seperti negara-negara lain yang mendukung faksi oposisi bersenjata pada umumnya.

Rabu, 16/10/2019 12:24 0

Eropa

Kecam Serangan ke Wilayah Kurdi Suriah, Kanada Tangguhkan Izin Ekspor ke Turki

"Kanada mengecam keras serangan militer Turki ke Suriah," kata Kementerian Luar Negeri Kanada dalam sebuah pernyataan.

Rabu, 16/10/2019 09:30 0

Suriah

Militer Assad Kontrol Manbij, Rusia Cegah Militer Turki dan Suriah Konfrontasi

"Saya pikir konfrontasi seperti itu tidak akan dapat diterima dan tidak ada kepentingan siapa pun. Oleh karena itu, kami tidak akan membiarkan hal-hal berjalan sejauh itu," kata Lavrov kepada kantor berita Rusia TASS.

Rabu, 16/10/2019 08:24 0

Arab Saudi

Arab Saudi dan Rusia Tandatangani 20 Kesepakatan Baru

Menteri Energi Saudi Pangeran Abdul Aziz bin Salman, mengumumkan penandatanganan 20 perjanjian dengan Rusia selama pertemuan Kemitraan Energi Saudi-Rusia pada Senin (14/10/2019).

Selasa, 15/10/2019 16:25 0

Suriah

KBRI Pulangkan 13 TKI dari Suriah, 10 Diantaranya Terindikasi Korban Perdagangan Manusia

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Damaskus kembali merepatriasi TKI ke Indonesia, kali ini sebanyak 13 orang TKI dipulangkan via Bandara Internasional Beirut, Lebanon.

Selasa, 15/10/2019 14:12 0

Malaysia

Malaysia Akan Berlakukan Larangan Total untuk Vape

Malaysia sedang mempertimbangkan larangan lengkap dengan regulasi baru.

Selasa, 15/10/2019 13:01 0

Asia

Badai Memicu Banjir di Jepang, 67 Orang Dilaporkan Tewas

Topan Hagibis menerjang negara itu pada Sabtu malam, menghembuskan angin kencang dan hujan lebat di 36 dari 47 prefektur negara itu. Hujan memicu tanah longsor dan bencana banjir.

Selasa, 15/10/2019 12:10 0

Arab Saudi

Kunjungi Saudi, Putin Perluas Pengaruh di Timur Tengah

Presiden Rusia Vladimir Putin mengunjungi Arab Saudi pada Senin (14/10/2019) untuk pertama kalinya selama lebih dari satu dekade.

Senin, 14/10/2019 16:00 0

Suriah

Hadapi Turki, Kurdi Suriah Jalin Kesepakatan dengan Rezim Assad

Pemerintah Kurdi di Suriah utara menjalin kesepakatan dengan pemerintah Damaskus mengenai pengerahan pasukan di dekat perbatasan dengan Turki untuk menghadapi serangan Ankara.

Senin, 14/10/2019 13:51 0

Turki

Erdogan: Kami Sudah Bebaskan 109 Km² Wilayah Timur Laut Suriah

Erdogan juga mengklaim, pasukannya berhasil melumpuhkan sebanyak 490 “teroris”, dengan rincian 440 tewas dan 26 luka-luka, dan 24 ditawan.

Senin, 14/10/2019 08:29 0

Close