... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Malaysia Akan Berlakukan Larangan Total untuk Vape

Foto: Vape

KIBLAT.NET, Kuala Lumpur – Malaysia tengah mempertimbangkan untuk melarang penjualan rokok elektronik. Demikian pernyataan Menteri Kesehatan Dzulkefly Ahmad pada Senin (14/10/2019). Dia mengutip meningkatnya laporan kematian di Amerika Serikat terkait e-rokok dan vape.

Hingga Jumat, pihak berwenang AS telah melaporkan 29 kematian dan 1.299 kasus penyakit pernapasan terkait penggunaan e-rokok. Sementara regulasi yang lebih ketat sedang dibahas.

Malaysia sudah menyelesaikan hukum yang akan melarang penggunaan semua produk rokok, termasuk rokok elektronik dan vaporiser bagi anak di bawah umur dan melarang promosi dan iklan tentangnya.

Malaysia sedang mempertimbangkan larangan lengkap dengan regulasi baru.

“Sebuah studi terperinci diperlukan untuk meninjau perlunya memberlakukan larangan total atas penjualan rokok elektronik dan vape,” katanya, seraya menambahkan bahwa kementerian telah membentuk sebuah komite untuk menyelidiki masalah ini.

Produk-produk tembakau di Malaysia saat ini diatur berdasarkan Undang-Undang Pangan, sementara penjualan cairan vaporiser yang mengandung nikotin telah dilarang sejak 2015.

Namun, tidak ada peraturan khusus yang mengatur penjualan dan penggunaan uap non-nikotin dan rokok elektronik.

Industri vaping dunia, yang telah mengalami pertumbuhan pesat, telah menghadapi reaksi publik yang meningkat atas kekhawatiran meningkatnya penggunaan di kalangan anak muda.

India, yang memiliki populasi perokok dewasa terbesar kedua di dunia, melarang penjualan rokok elektronik bulan lalu, memperingatkan tentang “epidemi” di kalangan anak muda.

Sumber: Channel News Asia
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Pesantren Al-Hikamussalafiyyah Sumedang Terbakar

Menurut saksi mata, kebakaran Ponpes Al-Hikamussalafiyyah mulai diketahui sekitar pukul 08.00 WIB saat para santri sedang beraktivitas.

Senin, 14/10/2019 19:01 0

Indonesia

Pasca Penusukan Wiranto, Densus 88 Tangkap 22 Orang

Pasca penusukan Wiranto, Densus 88 tangkap 22 orang.

Senin, 14/10/2019 18:51 0

Indonesia

Pemerintah Klaim Pemindahan Ibu Kota Sebagai Upaya Pemerataan Ekonomi

Plt. Menteri Hukum dan HAM yang juga Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengungkapkan empat alasan mendasar rencana pemindahan Ibu Kota.

Senin, 14/10/2019 18:17 0

Indonesia

Udara Palembang Memburuk, Sekolah Pun Tak Masuk

Udara Palembang memburuk, sekolah pun tak masuk.

Senin, 14/10/2019 16:55 0

Indonesia

Ditemukan Sekarat, Ini Kasus Terakhir yang Ditangani Golfrid Siregar

Aktivis Lingkungan dan Hak Asasi Manusia, Golfrid Siregar beberapa waktu lalu ditemukan sekarat di flyover Jamin Ginting, Medan dengan kondisi tengorak remuk.

Senin, 14/10/2019 15:58 0

Indonesia

PKS Dukung Aturan Pemabuk Dilarang Menjadi Pemimpin

Dalam Islam, minuman keras dipandang sebagai induk dari keburukan

Senin, 14/10/2019 13:38 0

Indonesia

Di Jogokariyan, Cucu Rasulullah Ini Minta Pengajian Dipermudah dan Masjid Dimakmurkan

Setiap muslim harus memberikan kontribusi untuk umat Islam.

Senin, 14/10/2019 13:24 0

Indonesia

Din Syamsuddin Kritisi Soal Simplifikasi Kasus Penusukan WIranto

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia, Din Syamsuddin kritisi soal simplifikasi kasus penusukan Menko Polhukam WIranto.

Senin, 14/10/2019 12:53 0

Indonesia

Ketua MPR Nilai Medsos Turut Menyuburkan Radikalisme

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menilai media sosial sedikit banyak berperan menyuburkan radikalisme.

Senin, 14/10/2019 12:28 0

Indonesia

Musisi Hijrah Minta Jam Pelajaran Agama Anak Sekolah Ditambah

Ia melanjutkan, sangat wajar kalau banyak orang yang Islam hanya KTP-nya saja. Karena pembelajaran terhadap agama sendiri sangat minim.

Senin, 14/10/2019 07:28 0

Close