... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

PKS Dukung Aturan Pemabuk Dilarang Menjadi Pemimpin

Foto: Anggota Komisi II DPR-RI dari fraksi PKS, Ahmad Syaikhu.

KIBLAT.NET, Jakarta – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera mendukung rencana revisi Peraturan KPU Nomor 3 tahun 2017 Pasal 4 tentang tambahan syarat calon kepala daerah tidak boleh pernah melakukan perbuatan pidana diantaranya judi, mabuk, pengguna dan pengedar narkoba, hingga berzina.

“Saya lihat rencana ini lahirkan pro dan kontra. Tapi wacana revisi ini justru harus didukung penuh oleh semua pihak karena memberikan keuntungan bagi masyarakat. Saya mendukung rencana revisi ini,” kata anggota Komisi II DPR-RI dari fraksi PKS, Ahmad Syaikhu di Jakarta pada Senin (14/10/2019).

Menurut Syaikhu, setidaknya ada beberapa alasan kuat kenapa ia mendukung wacana revisi PKPU tersebut. Diantaranya karena negara Indonesia berlandaskan Pancasila yang mengusung ‘Ketuhanan Yang Maha Esa’.

“Artinya, nilai-nilai agama jadi landasan kita. Semua agama pastinya tidak membolehkan pengikutnya berbuat amoral seperti berzina dan mabuk,” tuturnya.

Ia menambahkan, setiap perhelatan Pilkada selalu menghabiskan banyak uang. Sebagai gambaran, untuk pelaksanaan Pilkada serentak pada 2018 lalu menghabiskan Rp.20 Triliun. Syaikhu menilai, akan sangat menyedihkan jika anggaran sebesar itu tidak melahirkan pemimpin yang bermoral.

“Rakyat berhak mendapatkan pemimpin terbaik tanpa cacat. Dengan demikian, mereka akan mendapatkan panutan atau teladan. Juga mampu membawa kemaslahatan,” ujar Syaikhu.

Ia pun menyebut bahwa dalam Islam, minuman keras dipandang sebagai induk dari segala keburukan.

“Pemimpin yang suka mabuk akan sangat mudah melakukan tindakan kejahatan lainnya,” pungkasnya.

BACA JUGA  UNICEF: 12 Juta Bocah Yaman Butuh Bantuan Mendesak

Reporter: Qoid
Editor: Rusydan Abdul Hadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Turki

Erdogan: Kami Sudah Bebaskan 109 Km² Wilayah Timur Laut Suriah

Erdogan juga mengklaim, pasukannya berhasil melumpuhkan sebanyak 490 “teroris”, dengan rincian 440 tewas dan 26 luka-luka, dan 24 ditawan.

Senin, 14/10/2019 08:29 0

Suriah

PBB: 130 Ribu Warga di Suriah Ngungsi Akibat Pertempuran Militer Turki VS YPG

para pengungsi baru yang tiba di pusat-pusat penampungan sementara kekurangan air, termasuk 82.000 di dua kamp IDP di daerah tersebut.

Senin, 14/10/2019 06:42 0

News

UAS: Di Bawah Naungan Laa Ilaaha Illallah Semut Pun Terjaga

KIBLAT.NET, Yogyakarta – Dai Nasional Ustadz Abdul Somad menerangkan bahwa kalimat Laa Ilaaha Illallah atau...

Ahad, 13/10/2019 15:07 0

Video News

Acara Muslim United Pindah ke Masjid Jogokariyan

Acara Muslim United yang digelar di Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta dipindahkan secara mendadak di hari kedua.

Sabtu, 12/10/2019 16:10 0

Amerika

Rusia dan China Gagalkan Upaya AS Hentikan Operasi Militer Turki di Suriah

"Para anggota Dewan Keamanan menyatakan keprihatinan mereka yang mendalam tentang operasi militer Turki dan implikasinya, termasuk dimensi kemanusiaan dan keamanan," demikian bunyi draf AS yang akhirnya ditangguhkan itu.

Sabtu, 12/10/2019 09:12 0

Info Event

Yuk Gabung Gerakan Karawang Berhijab 2019

Gerakan Karawang Berhijab (GKB) hadir kembali sebagai buah #SinergiKomunitasMuslimKarawang

Jum'at, 11/10/2019 21:12 0

Suriah

Pengamat: Amerika Kembali Mengkhianati Kurdi

Amerika Serikat kembali mengkhianati Kurdi. Demikian menurut seorang peneliti Timur Tengah, Yvonne Ridley.

Jum'at, 11/10/2019 16:23 0

Iran

Laporan: Kapal Tanker Iran Meledak di Lepas Pantai Saudi

Ketika insiden terjadi, kapal milik perusahaan minyak nasional Iran (NOIC), berada 60 mil (97 km) dari kota pelabuhan Saudi, Jeddah.

Jum'at, 11/10/2019 15:25 0

Irak

Selain Suriah, Turki Juga Gelar Operasi Militer di Irak

Angkatan Bersenjata Turki (TSK) telah melakukan serangan udara di wilayah Gara dan Zap di Irak utara.

Jum'at, 11/10/2019 10:39 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Dakwah Santun Ala Para Nabi

Nabi Syuaib diutus kepada bangsa Madyan. Sebuah bangsa besar yang tinggal tak jauh dari bekas area kaum Sodom yaitu laut mati. Bangsa Madyan adalah bangsa para penyamun.

Kamis, 10/10/2019 16:53 0

Close