Musisi Hijrah Minta Jam Pelajaran Agama Anak Sekolah Ditambah

KIBLAT.NET, Yogyakarta – Mantan gitaris grup musik NOAH, Muhammad Kautsar Hikmat atau lebih dikenal Uki NOAH, melihat pelajaran agama di sekolah umum masih sangat minim. Untuk itu, ia yang kini sudah hijrah ini meminta menteri pendidikan menambah jam mata pelajaran agama di sekolah.

“Misal pelajaran agama di sekolah umum dua kali dua jam setiap pekannya. Maka kita akan mendapatkan pelajaran agama sesuai yang diajarkan kepada kita. Kalau memang pelajaran agamanya saja sangat minim, hasilnya pun akan minim. Jadi untuk menteri pendidikan khususnya, kita kan mayoritas Islam, jadi sebisa mungkin pelajaran agama juga ditingkatkan,” kata Uki saat berbincang dengan Kiblat.net di stand miliknya di gelaran Muslim United #2, Yogyakarta Jum’at (11/10/2019).

Ia melanjutkan, sangat wajar kalau banyak orang yang Islam hanya KTP-nya saja. Karena pembelajaran terhadap agama sendiri sangat minim.

“Jadi, memang tugas untuk kita adalah untuk lebih mendidik anak-anak dan kaum muslimin untuk belajar agama Islam,” tegasnya.

Owner fashion dakwah “EMKA” ini kembali menekankan pelajaran agama sangat penting. Pasalnya, ilmu inilah yang mengajarkan hukum boleh dan tidak dalam memandang sesuatu. Misalnya, belajar ekonomi, belajar bagaimana mendapatkan riba yang banyak. Sementara dalam agama, riba tidak diperbolehkan.

Hal ini bukan berarti tidak boleh mempelajari ilmu-ilmu dunia yang sudah diajarkan di sekolah-sekolah. Uki menilai, sebelum seseorang mempelajari berbagai ilmu, seharusnya ia memiliki dasar ilmu agama agar dapat menuntun ke jalan yang benar dan tidak tersesat.

BACA JUGA  Soal Pelanggaran PSBB, Haikal Hassan: Semua Sudah Disanksi, Mau Apa Lagi?

“Jadi asal mulanya pendidikan adab, pendidikan ilmu agama setelah itu silahkan belajar ilmu apa saja. Karena kita sudah punya pegangan, mana yang benar mana yang tidak, mana yang boleh mana yang nggak,” pungkasnya.

Reporter: Fanny Alif
Editor: Hunef Ibrahim

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat