... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Explore Kampanyekan Peduli Lingkungan di Muslim United

KIBLAT.NET, Yogyakarta – Kampanye seputar cinta lingkungan juga ada di acara Muslim United. Hal ini dilakukan oleh NGO asal Bandung, Explore.

Direktur Explore, Ridhan Hafiedz menegaskan bahwa saat ini banyak masyarakat khususnya umat Islam yang kurang peduli dengan lingkungan. Menurutnya, ini dibuktikan dengan banyaknya bencana banjir yang terjadi.

“Kita ingin lakukan pencegahan seperti di Bandung misalnya sering terjadi banjir. Kita kampanyekan untuk tidak menggunan sampah plastik, terutama penggunaan sampah plastik yang sekali pakai,” katanya kepada Kiblat.net di Yogyakarta pada Ahad (13/09/2019).

Ia juga menyediakan air minum dari fuel station. Yaitu galon ditutup, orang bisa isi ulang botol mereka yang sudah kosong. Ia ingin membiasakan orang membawa botol minum sendiri supaya tidak menggunakan botol air sekali pakai.

“Kita kampanye juga orang tidak memberi botol sekali pakai, tapi orang menyediakan yang seperti itu (fuel station.red). Supaya orang juga tidak kesulitan, gimana kalau habis, harus beli. Dan yang dibeli plastik sekali buang,” paparnya.

Tahar yang dipakai tim Explore untuk kampaye ini adalah #MulaidariKita. Karena, kata dia, kita yakin segala sesuatu harus ada yang mulai.

“Mudah mudahan menular ke keluarga, teman, akhirnya menyebar ke yang lain,” ulasnya.

Terakhir, ia menekankan bahwa seharusnya, umat Islam lebih peduli dengan lingkungan dibanding umat lain. Karena menjaga lingkungan adalah perintah Allah supaya dunia ini tidak rusak.

BACA JUGA  Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Lima Polisi Luka-luka

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

Acara Muslim United Pindah ke Masjid Jogokariyan

Acara Muslim United yang digelar di Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta dipindahkan secara mendadak di hari kedua.

Sabtu, 12/10/2019 16:10 0

Amerika

Rusia dan China Gagalkan Upaya AS Hentikan Operasi Militer Turki di Suriah

"Para anggota Dewan Keamanan menyatakan keprihatinan mereka yang mendalam tentang operasi militer Turki dan implikasinya, termasuk dimensi kemanusiaan dan keamanan," demikian bunyi draf AS yang akhirnya ditangguhkan itu.

Sabtu, 12/10/2019 09:12 0

Info Event

Yuk Gabung Gerakan Karawang Berhijab 2019

Gerakan Karawang Berhijab (GKB) hadir kembali sebagai buah #SinergiKomunitasMuslimKarawang

Jum'at, 11/10/2019 21:12 0

Suriah

Pengamat: Amerika Kembali Mengkhianati Kurdi

Amerika Serikat kembali mengkhianati Kurdi. Demikian menurut seorang peneliti Timur Tengah, Yvonne Ridley.

Jum'at, 11/10/2019 16:23 0

Iran

Laporan: Kapal Tanker Iran Meledak di Lepas Pantai Saudi

Ketika insiden terjadi, kapal milik perusahaan minyak nasional Iran (NOIC), berada 60 mil (97 km) dari kota pelabuhan Saudi, Jeddah.

Jum'at, 11/10/2019 15:25 0

Irak

Selain Suriah, Turki Juga Gelar Operasi Militer di Irak

Angkatan Bersenjata Turki (TSK) telah melakukan serangan udara di wilayah Gara dan Zap di Irak utara.

Jum'at, 11/10/2019 10:39 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Dakwah Santun Ala Para Nabi

Nabi Syuaib diutus kepada bangsa Madyan. Sebuah bangsa besar yang tinggal tak jauh dari bekas area kaum Sodom yaitu laut mati. Bangsa Madyan adalah bangsa para penyamun.

Kamis, 10/10/2019 16:53 0

Turki

Ankara Sudah Kabari Damaskus terkait Operasi Militer di Suriah Timur

Intervensi Turki di timur Eufrat datang dalam kerangka hak-haknya sesuai dengan hukum internasional.

Kamis, 10/10/2019 09:23 0

Suriah

Kampanye Militer Turki di Timur Sungai Eufrat Suriah Dimulai

Bergeraknya pasukan darat ini terjadi beberapa jam setelah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengumumkan dimulainya operasi militer terhadap milisi Kurdi YPG di timur Sungai Eufrat.

Kamis, 10/10/2019 08:28 0

Afghanistan

Investigasi PBB Konfirmasi 30 Sipil Tewas Dalam Kampanye Udara AS di Afghanistan Barat

Militer AS dan UNAMA berbeda dalam memandang target militer yang sah. Washington mendefiniskan gerilyawan secara bias. Seluruh lelaki, selain balita, di wilayah musuh merupakan militan yang sah untuk dibunuh.

Kamis, 10/10/2019 07:49 0

Close