... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

IZI Kritisi Penggunaan Dana Zakat untuk Program SDGs

Foto: Zakat

KIBLAT.NET, Jakarta – Pemerintah Indonesia berwacana menggunakan dana Zakat untuk menjalankan program SDGs (Sustainable Development Goals), sebuah program pembangunan berkelanjutan yang dicanangkan PBB.

Ada 17 poin yang menjadi program SDGs. Diantaranya mengurangi kemiskinan, menghapuskan kelaparan, kesetaraan gender, inovasi industri dan infrastruktur, dan lainnya.

Menanggapi hal ini, Direktur Pendayagunaan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Nana Sudiana menyebut penggunaan zakat untuk SDGs bisa saja teralisasi. Namun dengan ketentuan bahwa harta zakat hanya digunakan untuk beberapa poin tertentu seperti pengurangan kemiskinan dan peningkatan pangan.

“Kolaborasinya harus dibuat sejak awal, desainnya seperti apa. Karena SDGs ini kan spiritnya general, butuh diterjemahkan ke level spirit zakat,”kata Nana saat ditemui kiblat.net di kawasan Kemang, Jakarta pada Rabu sore (09/10/2019).

“Butuh didalami. Sepanjang itu untuk faqir miskin yang muslim maka tidak ada masalah,”imbuhnya.

Lebih lanjut, Nana menerangkan bahwa dalam pengelolaan zakat terdapat batasan fikih. Hal ini berbeda dengan infaq yang merupakan sedekah bebas dan bersifat fleksibel.

Nana juga menegaskan adanya aturan dalam pengelolaan zakat bahwasanya penggunaan zakat sebaiknya digunakan untuk orang muslim terlebih dahulu, jika kemudian ada surplus dari dana zakat maka baru dibolehkan penggunaannya untuk non-islam.

“Tapi kan terbatas, sebagian besar yang miskin ini muslim, jadi kemampuan Zakat belum bisa mengcover semua muslim yang membutuhkan,”pungkas Nana.

Reporter: Qoid
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Turki

Ankara Sudah Kabari Damaskus terkait Operasi Militer di Suriah Timur

Intervensi Turki di timur Eufrat datang dalam kerangka hak-haknya sesuai dengan hukum internasional.

Kamis, 10/10/2019 09:23 0

Suriah

Kampanye Militer Turki di Timur Sungai Eufrat Suriah Dimulai

Bergeraknya pasukan darat ini terjadi beberapa jam setelah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengumumkan dimulainya operasi militer terhadap milisi Kurdi YPG di timur Sungai Eufrat.

Kamis, 10/10/2019 08:28 0

Afghanistan

Investigasi PBB Konfirmasi 30 Sipil Tewas Dalam Kampanye Udara AS di Afghanistan Barat

Militer AS dan UNAMA berbeda dalam memandang target militer yang sah. Washington mendefiniskan gerilyawan secara bias. Seluruh lelaki, selain balita, di wilayah musuh merupakan militan yang sah untuk dibunuh.

Kamis, 10/10/2019 07:49 0

Iran

Iran Tolak Operasi Militer Turki di Suriah

Iran dan Rusia, yang merupakan sekutu Damaskus, dan Turki yang mendukung oposisi Suriah, telah mengadakan pembicaraan sejak Januari 2017 di Astana.

Rabu, 09/10/2019 08:07 0

Afghanistan

Kabul Umumkan Kematian Pemimpin AQIS, Taliban Anggap Berita Propaganda

Saat itu, sedikitnya 40 warga sipil yang sedang menghadiri resepsi pernikahan tewas terkena serangan udara.

Rabu, 09/10/2019 07:19 0

Turki

Turki: Persiapan Operasi Militer di Suriah Sudah Lengkap

Penarikan pasukan untuk membuka jalan bagi Turki yang melakukan serangan terhadap pasukan Kurdi yang telah lama bersekutu dengan Washington.

Selasa, 08/10/2019 18:15 0

Amerika

PBB Kritik Pelarangan Burqa di Belanda

Seorang pakar dari PBB mengkritik kebijakan Belanda yang melarang penggunaan penutup wajah -seperti burqa- di depan umum.

Selasa, 08/10/2019 12:42 0

Afghanistan

Kabul Bebaskan Anggota Taliban, Termasuk Komandan

ini merupakan langkah pertama sejak runtuhnya pembicaraan damai antara Taliban dan Amerika Serikat bulan lalu.

Selasa, 08/10/2019 10:32 0

Suriah

Pemerintahan Sementara Suriah Siap Dukung Kampanye Militer Turki

Dia menunjukkan bahwa pihaknya memiliki tujuan bersama dengan pihak Turki,

Selasa, 08/10/2019 08:51 0

Turki

Dapat Lampu Hijau dari AS, Turki Siap Gempur Milisi Kurdi YPG di Suriah

Gedung Putih membuat pengumuman mengejutkan dalam sebuah pernyataan setelah komunikasi telepon antara Erdogan dan timpalannya dari AS Donald Trump.

Selasa, 08/10/2019 08:12 0

Close