... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Sekjen MUI Heran UGM Tolak Kuliah Umum Ustadz Abdul Somad

Foto: Ketua PP Muhammadiyah Dr. Anwar Abbas.

KIBLAT.NET, Jakarta – Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas heran kenapa Ustadz Abdul Somad (UAS) dilarang memberikan kuliah umum di masjid kampus UGM. Ia mempertanyakan alasan pihak kampus atas perbuatan tersebut.

“Saya betul-betul tidak mengerti kalau kehadiran UAS untuk menyampaikan kuliah umum di mesjid UGM dibatalkan. Ada apa dengan UAS. Sebagai sesama akademisi apa yang harus mereka takutkan dengan UAS,” katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Rabu (09/09/2019).

Ia menegaskan bahwa pandangan-pandangan UAS tidak ada yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945. Kalau adanya masalah perbedaan pilihan dalam pilpres yang lalu, kata dia, seharusnya juga tidak mesti menjadi masalah.

“Negara ini kan negara demokrasi jadi sah-sah saja orang punya pilihan yang berbeda dengan kita dan kita harus menghormati hal tersebut,” ucapnya.

Oleh karena itu, lanjut Anwar, semestinya dunia kampus harus membuka diri dan jangan tertutup seperti itu. Kecuali kalau yang bersangkutan memang punya pandangan yang akan merusak Pancasila UUD 1945 dan NKRI.

“Ustadz Somad kan tidak seperti itu. Dan sikap serta pandangan-pandangan yang seperti ini dalam perspektif pengembangan akademik dan sikap ilmiah warga kampus jelas sangat tidak baik dan tidak menguntungkan,” pungkasnya.

Sebelumnya Pihak Universitas Gajah Mada (UGM) menolak Ustadz Abdul Somad mengisi kuliah umum di Masjid Kampus UGM. Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala Humas dan Protokol UGM, Iva Ariani.

BACA JUGA  Tak Lagi Wewenang MUI, Begini Cara Baru Pengurusan Sertifikat Halal

“Berkaitan dengan acara yang rencananya akan diselenggarakan tanggal 12 Oktober 2019, maka pimpinan universitas meminta agar rencana tersebut dibatalkan,” ujar Iva seperti dilansir Republika pada Rabu (09/09/2019).

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Iran

Iran Tolak Operasi Militer Turki di Suriah

Iran dan Rusia, yang merupakan sekutu Damaskus, dan Turki yang mendukung oposisi Suriah, telah mengadakan pembicaraan sejak Januari 2017 di Astana.

Rabu, 09/10/2019 08:07 0

Afghanistan

Kabul Umumkan Kematian Pemimpin AQIS, Taliban Anggap Berita Propaganda

Saat itu, sedikitnya 40 warga sipil yang sedang menghadiri resepsi pernikahan tewas terkena serangan udara.

Rabu, 09/10/2019 07:19 0

Turki

Turki: Persiapan Operasi Militer di Suriah Sudah Lengkap

Penarikan pasukan untuk membuka jalan bagi Turki yang melakukan serangan terhadap pasukan Kurdi yang telah lama bersekutu dengan Washington.

Selasa, 08/10/2019 18:15 0

Amerika

PBB Kritik Pelarangan Burqa di Belanda

Seorang pakar dari PBB mengkritik kebijakan Belanda yang melarang penggunaan penutup wajah -seperti burqa- di depan umum.

Selasa, 08/10/2019 12:42 0

Afghanistan

Kabul Bebaskan Anggota Taliban, Termasuk Komandan

ini merupakan langkah pertama sejak runtuhnya pembicaraan damai antara Taliban dan Amerika Serikat bulan lalu.

Selasa, 08/10/2019 10:32 0

Suriah

Pemerintahan Sementara Suriah Siap Dukung Kampanye Militer Turki

Dia menunjukkan bahwa pihaknya memiliki tujuan bersama dengan pihak Turki,

Selasa, 08/10/2019 08:51 0

Turki

Dapat Lampu Hijau dari AS, Turki Siap Gempur Milisi Kurdi YPG di Suriah

Gedung Putih membuat pengumuman mengejutkan dalam sebuah pernyataan setelah komunikasi telepon antara Erdogan dan timpalannya dari AS Donald Trump.

Selasa, 08/10/2019 08:12 0

Irak

Takut Dituduh Simpatisan ISIS, Warga Sunni Irak Pilih Demo Via Online

Tahany Salih (30) seorang aktivis dari Mosul, mengatakan bahwa warga Sunni marah, tetapi banyak yang takut terlalu kelihatan.

Senin, 07/10/2019 16:37 0

Arab Saudi

Saudi Ingin Sudan Dihapus dari Daftar Negara Sponsor Terorisme

Amerika Serikat menunjuk Sudan sebagai negara sponsor terorisme pada tahun 1993.

Senin, 07/10/2019 13:57 0

China

Cek Keaslian Video: Ratusan Pria Xinjiang Diikat dengan Mata Tertutup

Semua pria mengenakan penutup mata hitam di mata mereka, dan mereka diawasi oleh puluhan petugas polisi dengan seragam SWAT.

Senin, 07/10/2019 11:41 0

Close