... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pengacara FPI: Ustadz Bernard Tak Aniaya Ninoy Karundeng

Foto: ninoy karundeng

KIBLAT.NET, Jakarta – Pengacara dari Front Pembela Islam (FPI), Aziz Yanuar menceritakan kronologi kenapa Ustadz Bernard Abdul Jabbar bisa ada di Masjid Al-Falah saat terjadi penganiayaan Ninoy Karundeng pada aksi mahasiswa 30 September. Menurutnya, mulai setelah zuhur Ustadz Bernard berobat ke klinik dr. Solihin di Rawa Lumbu, Bekasi sampai jam 17.00 WIB.

“Kemudian pulang ke rumah di Bekasi, dan sampai rumah dapat info anaknya ikut aksi bersama kampusnya Guna Darma sehingga Ustadz Bernard dan istri jam 19.00 WIB mencari anaknya ke arah Senayan,” katanya kepada Kiblat.net melalui siaran persnya pada Selasa (08/09/2019).

Ia memaparkan bahwa saat perjalanan, Ustadz Bernard mendapat info ada banyak korban mahasiswa dan pelajar di Masjid Al-Falah sehingga Ustadz Bernard dan istrinya menuju masjid. Karena di mobil ada P3K seperti.

Setelah sampai di Al-Falah, kata dia, Ustadz Bernard dan istri bantu korban dengan P3K yang ada. Ketika sedang membantu korban Tiba tiba dia mendengar keributan karena ada seseorang yang dihakimi masa.

“Spontan Ustadz Bernard menyelamatkan dan melindungi Ninoy dari amukan masa, bahkan menasehati jangan keluar dulu karena bahaya diluar masa masih marah. Ninoy berterima kasih dan cium tangan pada ust Bernard,” ulasnya.

Setelah itu, lanjutnya, Ninoy diajak duduk dan istirahat dan aman.  Pasca keadaan terlihat aman sekitar jam 03.00, Ustadz Bernard pulang ke rumah. “Jadi Ustadz Bernard menyelamatkan nyawa Ninoy bukan melakukan persekusi,” paparnya.

BACA JUGA  Ketua MPR Nilai Medsos Turut Menyuburkan Radikalisme

Sebagaimana diketahui, Polisi menahan Sekretaris Persaudaraan Alumni (PA) 212 Bernard Abdul Jabbar setelah menyandang status tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap relawan Jokowi, Ninoy Karundeng. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono menjelaskan bahwa Ustadz Bernard dianggap ikut mengintimidasi Ninoy.

“Dia ada di lokasi dan dia ikut mengintimidasi daripada korban,” ujar Argo di Apartemen Robinson, Penjagalan, Jakarta Utara seperti dilansir Suara.com

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afghanistan

Kabul Umumkan Kematian Pemimpin AQIS, Taliban Anggap Berita Propaganda

Saat itu, sedikitnya 40 warga sipil yang sedang menghadiri resepsi pernikahan tewas terkena serangan udara.

Rabu, 09/10/2019 07:19 0

Turki

Turki: Persiapan Operasi Militer di Suriah Sudah Lengkap

Penarikan pasukan untuk membuka jalan bagi Turki yang melakukan serangan terhadap pasukan Kurdi yang telah lama bersekutu dengan Washington.

Selasa, 08/10/2019 18:15 0

Amerika

PBB Kritik Pelarangan Burqa di Belanda

Seorang pakar dari PBB mengkritik kebijakan Belanda yang melarang penggunaan penutup wajah -seperti burqa- di depan umum.

Selasa, 08/10/2019 12:42 0

Afghanistan

Kabul Bebaskan Anggota Taliban, Termasuk Komandan

ini merupakan langkah pertama sejak runtuhnya pembicaraan damai antara Taliban dan Amerika Serikat bulan lalu.

Selasa, 08/10/2019 10:32 0

Suriah

Pemerintahan Sementara Suriah Siap Dukung Kampanye Militer Turki

Dia menunjukkan bahwa pihaknya memiliki tujuan bersama dengan pihak Turki,

Selasa, 08/10/2019 08:51 0

Turki

Dapat Lampu Hijau dari AS, Turki Siap Gempur Milisi Kurdi YPG di Suriah

Gedung Putih membuat pengumuman mengejutkan dalam sebuah pernyataan setelah komunikasi telepon antara Erdogan dan timpalannya dari AS Donald Trump.

Selasa, 08/10/2019 08:12 0

Irak

Takut Dituduh Simpatisan ISIS, Warga Sunni Irak Pilih Demo Via Online

Tahany Salih (30) seorang aktivis dari Mosul, mengatakan bahwa warga Sunni marah, tetapi banyak yang takut terlalu kelihatan.

Senin, 07/10/2019 16:37 0

Arab Saudi

Saudi Ingin Sudan Dihapus dari Daftar Negara Sponsor Terorisme

Amerika Serikat menunjuk Sudan sebagai negara sponsor terorisme pada tahun 1993.

Senin, 07/10/2019 13:57 0

China

Cek Keaslian Video: Ratusan Pria Xinjiang Diikat dengan Mata Tertutup

Semua pria mengenakan penutup mata hitam di mata mereka, dan mereka diawasi oleh puluhan petugas polisi dengan seragam SWAT.

Senin, 07/10/2019 11:41 0

Afrika

Tujuh Tentara PBB Tewas dan Terluka Dalam Dua Serangan Berbeda di Mali

Belum diketahui kelompok yang bertanggung jawab namun diduga kuat jihadis.

Senin, 07/10/2019 08:58 0

Close