... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kemenag Klaim Wajib Sertifikasi Halal Berdampak Positif Bagi Ekonomi

Foto: Kantor Kemenag

KIBLAT.NET, Jakarta – Menteri Agama, Lukman Hakim Safuddin mengklaim kewajiban sertifikasi halal akan berimplikasi positif terhadap ekonomi Indonesia. Ia mengatakan, jika dilihat dari kacamata makro, halal telah menjadi tren dunia.

Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal (JPH) oleh Kementerian Agama akan dimulai pada 17 Oktober 2019 mendatang. Lukman pun meminta agar sertifikasi halal di Indonesia disikapi dengan serius.

“Umat Islam perlu kepastian hukum terhadap produk yang dikonsumsi. Ada kebutuhan jaminan atas kehalalan produk. Konsumen wajib menyiapkan informasi yang benar soal halal. Negara wajib melayani,” ujar Menteri Agama saat membuka Rapat Koordinasi dan Bimbingan Teknis Layanan Sertifikasi Halal di Jakarta pada Rabu (8/10).

Sementara itu Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kemenko PMK, Agus Sartono menguraikan manfaat ekonomis dari jaminan produk halal. Menurutnya, kebijakan ini sangat strategis untuk mengoptimalkan captive market.

Dengan jumlah penduduk muslim di Indonesia yang mencapai 80% dari total penduduk, menurut Agus potensi itu sangat besar. Ia juga menekankan perlunya terobosan untuk mengurangi defisit neraca perdagangan yang disebabkan oleh banyaknya impor di Indonesia.

“Harus ada kesadaran bersama tentang pentingnya mengoptimalkan captive market yang ada di depan mata, agar jangan sampai justru malah pihak luar yang memanfaatkan peluang ini. Dan halal bisa didorong ke arah sana,” tambah Agus.

Agus melihat implikasi positif lainnya dari mandatori halal adalah terbukanya lapangan kerja baru. Sebab, dengan kewajiban bersertifikat halal, maka kebutuhan SDM pendukung terlaksananya JPH tentu jumlahnya besar. Di antaranya adalah kebutuhan auditor halal yang merupakan unsur penting dan harus ada dalam LPH (Lembaga Pemeriksa Halal).

BACA JUGA  PKS Dukung Aturan Pemabuk Dilarang Menjadi Pemimpin

“Saat ini telah disusun Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) untuk auditor halal yang telah ditandatangani Menteri Ketenagakerjaan beberapa hari yang lalu. Auditor halal ke depan akan menjadi profesi yang menarik. Tentu ini akan positif bagi perkembangan halal di Indonesia dan dunia,” pungkasnya.

Reporter: Qoid
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Iran

Iran Tolak Operasi Militer Turki di Suriah

Iran dan Rusia, yang merupakan sekutu Damaskus, dan Turki yang mendukung oposisi Suriah, telah mengadakan pembicaraan sejak Januari 2017 di Astana.

Rabu, 09/10/2019 08:07 0

Afghanistan

Kabul Umumkan Kematian Pemimpin AQIS, Taliban Anggap Berita Propaganda

Saat itu, sedikitnya 40 warga sipil yang sedang menghadiri resepsi pernikahan tewas terkena serangan udara.

Rabu, 09/10/2019 07:19 0

Turki

Turki: Persiapan Operasi Militer di Suriah Sudah Lengkap

Penarikan pasukan untuk membuka jalan bagi Turki yang melakukan serangan terhadap pasukan Kurdi yang telah lama bersekutu dengan Washington.

Selasa, 08/10/2019 18:15 0

Amerika

PBB Kritik Pelarangan Burqa di Belanda

Seorang pakar dari PBB mengkritik kebijakan Belanda yang melarang penggunaan penutup wajah -seperti burqa- di depan umum.

Selasa, 08/10/2019 12:42 0

Afghanistan

Kabul Bebaskan Anggota Taliban, Termasuk Komandan

ini merupakan langkah pertama sejak runtuhnya pembicaraan damai antara Taliban dan Amerika Serikat bulan lalu.

Selasa, 08/10/2019 10:32 0

Suriah

Pemerintahan Sementara Suriah Siap Dukung Kampanye Militer Turki

Dia menunjukkan bahwa pihaknya memiliki tujuan bersama dengan pihak Turki,

Selasa, 08/10/2019 08:51 0

Turki

Dapat Lampu Hijau dari AS, Turki Siap Gempur Milisi Kurdi YPG di Suriah

Gedung Putih membuat pengumuman mengejutkan dalam sebuah pernyataan setelah komunikasi telepon antara Erdogan dan timpalannya dari AS Donald Trump.

Selasa, 08/10/2019 08:12 0

Irak

Takut Dituduh Simpatisan ISIS, Warga Sunni Irak Pilih Demo Via Online

Tahany Salih (30) seorang aktivis dari Mosul, mengatakan bahwa warga Sunni marah, tetapi banyak yang takut terlalu kelihatan.

Senin, 07/10/2019 16:37 0

Arab Saudi

Saudi Ingin Sudan Dihapus dari Daftar Negara Sponsor Terorisme

Amerika Serikat menunjuk Sudan sebagai negara sponsor terorisme pada tahun 1993.

Senin, 07/10/2019 13:57 0

China

Cek Keaslian Video: Ratusan Pria Xinjiang Diikat dengan Mata Tertutup

Semua pria mengenakan penutup mata hitam di mata mereka, dan mereka diawasi oleh puluhan petugas polisi dengan seragam SWAT.

Senin, 07/10/2019 11:41 0

Close