... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Penggadaian SK oleh Anggota DPRD Masih Menjadi Fenomena Pasca Pileg 2019

Foto: Ilustrasi gadai.

KIBLAT.NET, Riau – Penggadaian Surat Keputusan (SK) pengangkatan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menjadi fenomena yang kerap terjadi setelah Pileg, begitu pun pada Pileg 2019 kali ini.

Ada beragam motivasi di balik penggadaian SK ke bank, namun yang kerap terjadi adalah untuk membayar utang terkait kampanye Pileg. Anggota DPRD Riau, Asri Auzar tak menampik fenomena tersebut.

“Memang ada yang sudah cair, ada yang mau mengusulkan, ada juga yang masih dalam pikirannya mau gadaikan. Bagi yang cair yang mau bayar utang ya silakan,” ucap legislator dari Partai Demokrat tersebut pada Sabtu (06/10/2019), dikutip dari Antara.

Asri mengatakan anggota dewan adalah manusia biasa yang memiliki beragam kebutuhan sehingga penggadaian SK ke bank untuk memperoleh pinjaman bukan suatu masalah. Apalagi, menurut Asri, itu cara yang halal dan diperbolehkan oleh aturan.

“Sepanjang tidak korupsi, sepanjang tugas tidak terabaikan sebagai legislatif. Tidak ada persoalan,” ujarnya.

Sebelumnya, fenomena gadai SK oleh anggota DPRD dikabarkan terjadi di beberapa daerah, termasuk DKI Jakarta. Adapun beberapa bank memang menyediakan kredit multiguna tanpa agunan, namun dengan syarat SK pengangkatan sebagai pegawai. Plafon yang bisa diberikan beragam, ada yang dibatasi hingga Rp 500 juta, ada pula yang disesuaikan dengan kemampuan debitur.

Sumber: Antara
Penulis: Azzam Diponegoro
Editor: Rusydan Abdul Hadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Arab Saudi

Saudi Ingin Sudan Dihapus dari Daftar Negara Sponsor Terorisme

Amerika Serikat menunjuk Sudan sebagai negara sponsor terorisme pada tahun 1993.

Senin, 07/10/2019 13:57 0

China

Cek Keaslian Video: Ratusan Pria Xinjiang Diikat dengan Mata Tertutup

Semua pria mengenakan penutup mata hitam di mata mereka, dan mereka diawasi oleh puluhan petugas polisi dengan seragam SWAT.

Senin, 07/10/2019 11:41 0

Afrika

Tujuh Tentara PBB Tewas dan Terluka Dalam Dua Serangan Berbeda di Mali

Belum diketahui kelompok yang bertanggung jawab namun diduga kuat jihadis.

Senin, 07/10/2019 08:58 0

Palestina

Lembaga HAM Ungkap 376 Pelanggaran Israel di Al-Quds Sepajang September

“Pelanggaran paling serius adalah pendirian permukiman baru di gurun Sawahira di sebelah timur Yerusalem di bawah perlindungan pasukan Israel,” kata laporan itu.

Senin, 07/10/2019 08:10 0

Suara Pembaca

Joko Santoso, Takmir Masjid Penderita Stroke Butuh Bantuan Kita

Sabtu (28/9) Solidaritas Muslim berkesempatan mengunjungi Joko Waluyo (46) di Ds. Tanjung, Sukoharjo.

Sabtu, 05/10/2019 16:49 0

Suriah

Pemerintahan Sementara Suriah Lebur Faksi JWT ke Jaisy Al-Wathany

Jaisy Al-Wathany dibentuk dengan dukungan Turki pada Desember 2017, dan tiga korps muncul menjadi brigade. Sementara JWT dibentuk dari 11 faksi FSA di provinsi Idlib, pada Mei 2018.

Sabtu, 05/10/2019 09:24 0

Pakistan

Delegasi Taliban Bertemu Utusan Khusus AS untuk Afghanistan di Pakistan

Delegasi Taliban bertemu utusan khusus AS untuk Afghanistan Zalmay Khalilzad di ibukota Pakistan, Islamabad, pada Kamis (04/10/2019).

Sabtu, 05/10/2019 08:02 0

Iran

Iran Mengaku Gagalkan Upaya Pembunuhan Jenderal Qassem Soleimani

Target operasi meledakkan sebuah terowongan di bawah Hosseinieh, yang dimiliki oleh ayah Soleimani di kota Kerman di Iran tengah.

Jum'at, 04/10/2019 10:38 0

Suriah

Turki Dikabarkan Akan Melebur Faksi-faksi Oposisi Suriah yang Didukungnya

Kekuatan yang akan dilebur itu adalah faksi Tentara Nasional yang beroperasi di pedesaan utara Aleppo dengan Jabhah Wathaniyah lit Tahrir (JWT( yang beroperasi di Idlib, Hama, Latakia, dan Aleppo.

Jum'at, 04/10/2019 09:40 0

Prancis

Insiden Penusukan di Markas Polisi Paris, Pelaku Pegawai IT dan 4 Aparat Tewas

Para pejabat tidak mengungkapkan informasi apa pun tentang motif di balik serangan itu dan mengatakan mereka masih mendiskusikan keterkaitan serangan itu dengan terorisme.

Jum'at, 04/10/2019 08:28 0

Close