... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Lembaga HAM Ungkap 376 Pelanggaran Israel di Al-Quds Sepajang September

Foto: Kota Al-Quds

KIBLAT.NET, Al-Quds – Sebuah organisasi hak asasi manusia Eropa mengidentifikasi 376 pelanggaran Israel terhadap kota Al-Quds (Yerusalem) pada bulan September. Laporan ini berdasarkan data yang dihimpun oleh lembaga HAM “Observatorium Euro-Mediterania untuk Hak Asasi Manusia” pada Ahad (06/10/2019).

“Pelanggaran paling serius adalah pendirian permukiman baru di gurun Sawahira di sebelah timur Yerusalem di bawah perlindungan pasukan Israel,” kata laporan itu.

Permukiman baru itu, lanjutnya, berarti menggusur sebanyak 470 lokasi yang dihuni sekitar 850 warga Palestina. Keberadaan permukiman ini akan mengubah demografi daerah tersebut.

Pelanggaran serius selanjutnya, pembongkaran dan penghancuran rumah-rumah dan properti warga Palestina di Yerusalem oleh militer Israel.

Laporan itu juga memantau keputusan pengadilan Israel untuk mengevakuasi keluarga Yerusalem dari rumah 4 lantai, yang dihuni oleh 13 orang, di lingkungan Wadi Hilweh, Silwan, selatan Masjid Al Aqsa, dalam waktu 90 hari.

Pelanggaran itu juga termasuk 12 penembakan dan serangan langsung yang dilakukan oleh pasukan Israel di lingkungan Yerusalem, pembunuhan Maryam Ka’abna Palestina (50 tahun), dan jatuhnya korban luka sebanyak 29 orang, termasuk paramedis dan seorang anak.

Laporan tersebut mendokumentasikan 77 serangan Israel ke kota-kota dan lingkungan di Yerusalem, termasuk penangkapan 110 warga Yerusalem.

“Pihak berwenang Israel terus memberlakukan pembatasan pada akses jamaah Muslim ke masjid, dan menghalangi pembangunannya, dengan imbalan memfasilitasi penyerbuan pemukim, dan berusaha untuk memaksakan realitas baru di tempat itu,” lanjut laporan tersebut.

BACA JUGA  Lagi, Jamaah Palestina Dicegah Shalat Jumat di Masjid Al-Aqsa

Lembaga HAM tersebut mendesak pemerintah Israel untuk “menghentikan kebijakan diskriminasi rasial antara Palestina dan Israel dalam proses penyelidikan, penuntutan dan persidangan, dan untuk mundur dari kebijakan pembongkaran properti Palestina dan untuk menghentikan skema perpindahan mereka, dan menghormati hak mereka untuk beribadah dan mempraktikkan ritual keagamaan.”

PBB juga diminta “mengembangkan mekanisme baru untuk meminta pertanggungjawaban Israel atas pelanggarannya terhadap penduduk Palestina di kota Yerusalem.”

Yerusalem Timur telah berada di bawah pendudukan Israel sejak 6 Juni 1967, sementara bagian barat kota telah berada di bawah kendali Israel sejak 1948, tetapi kota itu dikosongkan oleh penduduk Arab Palestina segera setelah mengambil kendali.

Sejak pendudukannya di Yerusalem Timur, Israel telah berupaya untuk meng-Yahudikannya, melenyapkan bangunan-bangunan Islami dan Kristennya, dan mengusir penduduknya dengan segala kemungkinan dan dengan segala cara yang tersedia, menurut banyak saksi.

Israel menyatakan Yerusalem (Timur dan Barat) sebagai ibukotanya pada tahun 1981, tetapi tidak memberikan kewarganegaraan warga Palestina, tetapi dokumen penduduk tetap.

Sumber: Anadolu Agency
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Bambang Soesatyo: Presiden Harus Sensitif Terhadap Aspirasi

Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo mengingatkan bahwa Ragam persoalan yang disuarakan oleh berbagai elemen masyarakat akhir-akhir ini secara tidak langsung menjadi masukan bagi Pemerintahan baru periode 2019-2024.

Ahad, 06/10/2019 16:23 0

Indonesia

Larang Peredaran Minyak Curah, Mendag: Itu Diambil dari Selokan

Larang Peredaran Minyak Goreng Curah, Mendag: Itu Bekas dan Diambil dari Selokan

Ahad, 06/10/2019 15:25 0

Suara Pembaca

Joko Santoso, Takmir Masjid Penderita Stroke Butuh Bantuan Kita

Sabtu (28/9) Solidaritas Muslim berkesempatan mengunjungi Joko Waluyo (46) di Ds. Tanjung, Sukoharjo.

Sabtu, 05/10/2019 16:49 0

Indonesia

Emak-Emak Indonesia di Turki Prihatin atas Kondisi Tanah Air

Emak-Emak Indonesia di Turki Prihatin atas Kondisi Tanah Air

Sabtu, 05/10/2019 16:41 0

Indonesia

Aktivitas Para Buzzer Dinilai Rugikan Jokowi

Aktivitas buzzer Jokowi dinilai malah merugikan Jokowi sendiri.

Jum'at, 04/10/2019 16:54 0

Indonesia

Dinilai Menyinggung Warga Maluku, Wiranto Akhirnya Minta Maaf

Wirantro mengaku tidak bermaksud menyinggung siapapun dalam pernyataannya.

Jum'at, 04/10/2019 16:27 0

Indonesia

Jika Maluku Memang Membebani Pemerintah, Maka Keluarkan Saja dari NKRI

Jika Maluku memang membebani Pemerintah, maka keluarkan saja dari NKRI.

Jum'at, 04/10/2019 16:01 0

Indonesia

Enam Ribu Rumah Rusak Pasca Gempa Ambon

BPBD Provinsi Maluku mencatat lebih dari 6.000 rumah rusak akibat gempa M 6,5

Jum'at, 04/10/2019 14:25 0

Artikel

Unjuk Rasa Mahasiswa dan Kebangkitan Budaya Digital

Politik modern kerap diidentikkan dengan minimnya komitmen kepada institusi tradisonal dan ketidakpercayaan pada pemerintah. Poster-poster unik yang beredar selama demonstrasi kemarin menjadi meme dan menyebarkan pesan yang efektif untuk menggugah generasi Z.

Kamis, 03/10/2019 20:01 0

Indonesia

Kepala BPJH: Kewajiban Sertifikat Halal Dilakukan Bertahap

Penyelenggaraan layanan sertifikasi halal akan mulai berlaku tanggal 17 Oktober 2019.

Kamis, 03/10/2019 20:00 0

Close