... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pemerintahan Sementara Suriah Lebur Faksi JWT ke Jaisy Al-Wathany

Foto: Jaisy Al-Wathany, tentara Pemerintahan Sementara Suriah

KIBLAT.NET, Urfa – Pemerintah Sementara Suriah atau dalam bahasa Inggris Syrian Interim Government (SIG)mengumumkan, Jumat (04/10/2019), peleburan dua kekuatan oposisi bersenjata di pedesaan Aleppo utara dan Idlib. Kekuatan baru oposisi bersenjata ini dijadikan satu di bawah paying Departemen Pertahanan SIG.

“Faksi Jaisy Al-Wathaniy dan Jabhah Wathaniyah lit Tahrir melebur di bawah satu atap, beroperasi di bawah satu badan militer di bawah Departemen Pertahanan,” kata Presiden SIG, Abdurrahman Mushtafa dalam pengumumannya di Kota Urfa, Turki, pada Jumat.

Jaisy Al-Wathany dibentuk dengan dukungan Turki pada Desember 2017, dan tiga korps muncul menjadi brigade. Sementara JWT dibentuk dari 11 faksi FSA di provinsi Idlib, pada Mei 2018.

Ia menambahkan bahwa tujuan organisasi militer ini untuk membebaskan negeri dari tiran dan menjaga kesatuan dan kedaulatan tanah Suriah dan melindungi wilayah pesisir serta kota Idlib.

Pengumuman peleburan ini datang setelah peralihan administrasi pemerintah di kota Idlib dari Pemerintah Darurat yang dikendalikan oleh Hai’ah Tahrir Al-Syam (HTS) ke SIG yang didukung Turki. Hal ini menunjukkan bahwa SIG berupaya mengontrol penuh secara politik dan militer di Idlib.

SIG merupakan pemerintahan darurat yang lahir dari gerakan Koalisi Kekuatan Revolusi dan Oposisi Suriah yang didukung Barat, negara-negara Arab dan Turki. Pemerintahan ini dideklarasikan di Turki dan para pejabat tingginya tinggal di negara tersebut. Adapun basis pemerintahan SIG di kota Azaz, pinggiran Suriah.

BACA JUGA  Militer Suriah dan Gerilyawan Kurdi Bentrok dengan Pasukan Oposisi Pro-Turki

Para pejabat di SIG dari berbagai kalangan dan latar belakang agama. Pemerintahan sementara ini mengusung demokrasi untuk masa depan Suriah.

Sumber: Arabi21.com
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Aktivitas Para Buzzer Dinilai Rugikan Jokowi

Aktivitas buzzer Jokowi dinilai malah merugikan Jokowi sendiri.

Jum'at, 04/10/2019 16:54 0

Indonesia

Dinilai Menyinggung Warga Maluku, Wiranto Akhirnya Minta Maaf

Wirantro mengaku tidak bermaksud menyinggung siapapun dalam pernyataannya.

Jum'at, 04/10/2019 16:27 0

Indonesia

Jika Maluku Memang Membebani Pemerintah, Maka Keluarkan Saja dari NKRI

Jika Maluku memang membebani Pemerintah, maka keluarkan saja dari NKRI.

Jum'at, 04/10/2019 16:01 0

Indonesia

Enam Ribu Rumah Rusak Pasca Gempa Ambon

BPBD Provinsi Maluku mencatat lebih dari 6.000 rumah rusak akibat gempa M 6,5

Jum'at, 04/10/2019 14:25 0

Artikel

Unjuk Rasa Mahasiswa dan Kebangkitan Budaya Digital

Politik modern kerap diidentikkan dengan minimnya komitmen kepada institusi tradisonal dan ketidakpercayaan pada pemerintah. Poster-poster unik yang beredar selama demonstrasi kemarin menjadi meme dan menyebarkan pesan yang efektif untuk menggugah generasi Z.

Kamis, 03/10/2019 20:01 0

Indonesia

Kepala BPJH: Kewajiban Sertifikat Halal Dilakukan Bertahap

Penyelenggaraan layanan sertifikasi halal akan mulai berlaku tanggal 17 Oktober 2019.

Kamis, 03/10/2019 20:00 0

Indonesia

Pengangkatan Puan Sebagai Ketua DPR Bentuk Nepotisme? Ini Kata Pengamat Politik

Pengamat Politik, Ujang Komarudin menilai bahwa check and balances antara DPR dan Pemerintah tidak akan terjadi di bawah kepemimpinan Puan.

Kamis, 03/10/2019 19:27 0

Indonesia

Di Tangan DPR RI 2019-2024, Penyelamatan Lingkungan Hidup Semakin Suram

agenda penyelamatan lingkungan hidup akan semakin suram kedepannya terlebih dengan komposisi anggota DPR RI 2019-2024.

Kamis, 03/10/2019 19:18 0

Indonesia

Puan Jadi Ketua DPR, Pengamat Politik: Terpilih Belum Tentu Terbaik

memang ada masyarakat yang mempertanyakan prestasi Puan ketika jadi Menko PMK

Kamis, 03/10/2019 13:09 0

Indonesia

ACT Mulai Gelombang Pertama Pemulangan Pendatang dari Wamena

Lembaga kemanusiaan ACT (Aksi Cepat Tanggap) mengagendakan pemulangan warga pendatang di Wamena menuju kampung halamannya

Kamis, 03/10/2019 12:11 0

Close