... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Emak-Emak Indonesia di Turki Prihatin atas Kondisi Tanah Air

Foto: emak-emak Indonesia di Turki

KIBLAT.NET, Jakarta – Berbagai permasalahan yang terjadi di tanah air, turut mengundang reaksi dari komunitas diaspora Indonesia yang berada di luar negeri. Salah satunya disampaikan oleh Persatuan Emak-Emak Peduli dan Cinta Indonesia (Perempuan Indonesia) yang berada di Ankara, Turki.

“Saya mewakili teman-teman Perempuan Indonesia menyatakan perasaan duka yang mendalam atas segala musibah yang terjadi belakangan ini di tanah air. Rasa simpati kami sampaikan kepada seluruh korban mahasiswa dan pelajar yang tewas dan terluka dalam unjuk rasa 24-25 September yang lalu,” ungkapnya kepada Kiblat.net melalui siaran persnya pada Sabtu (05/09/2019).

Irma juga mempertanyakan tindakan keras dari aparat keamanan yang menyebabkan jatuhnya banyak korban. “Ada korban yang tewas tertembak di bagian dadanya, ada pula korban tewas dengan luka benturan benda tumpul di sekujur tubuhnya. Apakah negara kita sedang baik-baik saja?,” paparnya.

“Sebenarnya apa yang sedang terjadi dengan negara kita? Sehingga aparat keamanan bisa mengambil tindakan yang sedemikian keras terhadap para mahasiswa dan pelajar,” sambung Irma.

Sementara itu pegiat Perempuan Indonesia, Betty Uluzman, mempertanyakan di mana kehadiran pemerintah dalam tragedi Wamena 23 September. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh absen dalam menjaga nyawa warga negaraa.

“Pemerintah tidak boleh absen dalam menjaga nyawa warganegara, bahkan nyawa satu orang pun. Keamanan warganegara di wilayah konflik seperti Papua seharusnya menjadi perhatian utama pemerintah,” pinta Betty.

BACA JUGA  Event Muslim United, Ustadz Abdul Somad Bahas Masalah Iman

Melanjutkan pernyataan rekan-rekannya, anggota muda Perempuan Indonesia, Yollanda Vusvitasari, melayangkan tuntutan agar pemerintah dapat mengusut tuntas kasus pelanggaran HAM dalam kasus tewasnya pelajar dan mahasiswa serta tragedi Wamena.

“Ini masalah nyawa yang sudah melayang dan darah yang sudah tumpah, pemerintah jangan pura-pura bisu dan tuli, seolah-olah tidak terjadi masalah apa-apa. Negara harus hadir untuk menjaga keamanan rakyatnya, tunjukkan bahwa pemerintahan ini masih punya hati nurani,” pungkasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Pemerintahan Sementara Suriah Lebur Faksi JWT ke Jaisy Al-Wathany

Jaisy Al-Wathany dibentuk dengan dukungan Turki pada Desember 2017, dan tiga korps muncul menjadi brigade. Sementara JWT dibentuk dari 11 faksi FSA di provinsi Idlib, pada Mei 2018.

Sabtu, 05/10/2019 09:24 0

Pakistan

Delegasi Taliban Bertemu Utusan Khusus AS untuk Afghanistan di Pakistan

Delegasi Taliban bertemu utusan khusus AS untuk Afghanistan Zalmay Khalilzad di ibukota Pakistan, Islamabad, pada Kamis (04/10/2019).

Sabtu, 05/10/2019 08:02 0

Iran

Iran Mengaku Gagalkan Upaya Pembunuhan Jenderal Qassem Soleimani

Target operasi meledakkan sebuah terowongan di bawah Hosseinieh, yang dimiliki oleh ayah Soleimani di kota Kerman di Iran tengah.

Jum'at, 04/10/2019 10:38 0

Suriah

Turki Dikabarkan Akan Melebur Faksi-faksi Oposisi Suriah yang Didukungnya

Kekuatan yang akan dilebur itu adalah faksi Tentara Nasional yang beroperasi di pedesaan utara Aleppo dengan Jabhah Wathaniyah lit Tahrir (JWT( yang beroperasi di Idlib, Hama, Latakia, dan Aleppo.

Jum'at, 04/10/2019 09:40 0

Prancis

Insiden Penusukan di Markas Polisi Paris, Pelaku Pegawai IT dan 4 Aparat Tewas

Para pejabat tidak mengungkapkan informasi apa pun tentang motif di balik serangan itu dan mengatakan mereka masih mendiskusikan keterkaitan serangan itu dengan terorisme.

Jum'at, 04/10/2019 08:28 0

Artikel

Unjuk Rasa Mahasiswa dan Kebangkitan Budaya Digital

Politik modern kerap diidentikkan dengan minimnya komitmen kepada institusi tradisonal dan ketidakpercayaan pada pemerintah. Poster-poster unik yang beredar selama demonstrasi kemarin menjadi meme dan menyebarkan pesan yang efektif untuk menggugah generasi Z.

Kamis, 03/10/2019 20:01 0

Inggris

Studi: Banyak Aktor Pemerintah dan Parpol Manipulasi Opini Publik di Medsos

Bukti manipulasi ditemukan di 70 negara dan wilayah, termasuk tujuh di Asia Tenggara - Kamboja, Indonesia, Malaysia, Myanmar, Filipina, Thailand, dan Vietnam.

Kamis, 03/10/2019 14:09 0

Suriah

Uji Coba Sistem Rudal Baru S-500, Rusia Gunakan Wilayah Suriah

Rusia berhasil menguji sistem pertahanan udara terbarunya, S-500 Prometey, di Suriah. Kata sebuah laporan pada Rabu (02/10/2019).

Kamis, 03/10/2019 12:49 1

Afrika

Pasca Penggulingan Al-Bashir, Sudan Resmikan Liga Sepak Bola Wanita

"Tidak semua masyarakat Sudan menerima (sepakbola wanita), tetapi kelompok kecil melakukannya dan mereka mendukung kami," kata pemain Eltahadi Nariman Lino.

Kamis, 03/10/2019 12:10 0

Yaman

Iran Mulai Mengakui Dukungan untuk Pemberontak Syiah Hutsi Yaman

"Kami pergi ke Irak dan Suriah atas permintaan pemerintah setempat. Kami memberikan dukungan penasihat, senjata dan peralatan. Pengawal Revolusi, tentu saja, bertanggung jawab atas misi itu," kata Baqeri.

Kamis, 03/10/2019 11:30 0

Close