... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Iran Mengaku Gagalkan Upaya Pembunuhan Jenderal Qassem Soleimani

Foto: Qassem Soleimani

KIBLAT.NET, Teheran – Pejabat Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengumumkan pada Kamis (03/10/2019) berhasil menggagalkan upaya pembunuhan Jenderal Qassem Soleimani, komandan Korps Al-Quds untuk operasi di luar negeri. Pelaku dan jaringannya diklaim berhasil diamankan.

Kepala dinas intelijen Garda Revolusi, Hussein Taib, menggambarkan bahwa percobaan upaya pembunuhan itu terlaksana “hasil koordinasi antara badan-badan intelijen Arab dan Israel”. Target operasi meledakkan sebuah terowongan di bawah Hosseinieh, yang dimiliki oleh ayah Soleimani di kota Kerman di Iran tengah.

Menurut sebuah laporan kantor berita Iran Tasnim, tiga orang ditangkap sehubungan dengan upaya pembunuhan itu. Penangkapan ini terjadi sebelum perayaan keagamaan Ashura yang diadakan oleh Syiah, yang berlangsung pada tanggal sembilan dan sepuluh September lalu. Namun Tasnim tidak mengungkap tanggal pastinya.

Melansir pernyataan Taib, kantor berita tersebut mengatakan bahwa pelaku tiba di Iran selama perayaan Al-Fatimiyah (perayaan agama Syiah yang digelar pada Februari lalu). Para pelaku membeli rumah di dekat Hosseinieh Al-Masmah, miliki ayah Soleimani.

Masih menurut Tasnim, pelaku menyiapkan antara 350 hingga 500 kilogram bahan peledak. Mereka mencoba menggali terowongan hingga tembus bawah Husseiniya. Bom-bom itu akan diledakkan di terowongan selama kunjungan Komandan Soleimani dalam perayaan Tasoa dan Ashura.

Qasim Soleimani memimpin Korps Al-Quds, satuan Garda Revolusi Iran untuk operasi di luar negeri. Ia beberapa kali terlihat terjun langsung ke wilayah konflik Irak dan Suriah untuk memeriksa pasukannya di lapangan.

BACA JUGA  Laporan: Kapal Tanker Iran Meledak di Lepas Pantai Saudi

Sumber: BBC Arabic
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Artikel

Unjuk Rasa Mahasiswa dan Kebangkitan Budaya Digital

Politik modern kerap diidentikkan dengan minimnya komitmen kepada institusi tradisonal dan ketidakpercayaan pada pemerintah. Poster-poster unik yang beredar selama demonstrasi kemarin menjadi meme dan menyebarkan pesan yang efektif untuk menggugah generasi Z.

Kamis, 03/10/2019 20:01 0

Indonesia

Kepala BPJH: Kewajiban Sertifikat Halal Dilakukan Bertahap

Penyelenggaraan layanan sertifikasi halal akan mulai berlaku tanggal 17 Oktober 2019.

Kamis, 03/10/2019 20:00 0

Indonesia

Pengangkatan Puan Sebagai Ketua DPR Bentuk Nepotisme? Ini Kata Pengamat Politik

Pengamat Politik, Ujang Komarudin menilai bahwa check and balances antara DPR dan Pemerintah tidak akan terjadi di bawah kepemimpinan Puan.

Kamis, 03/10/2019 19:27 0

Indonesia

Di Tangan DPR RI 2019-2024, Penyelamatan Lingkungan Hidup Semakin Suram

agenda penyelamatan lingkungan hidup akan semakin suram kedepannya terlebih dengan komposisi anggota DPR RI 2019-2024.

Kamis, 03/10/2019 19:18 0

Indonesia

Puan Jadi Ketua DPR, Pengamat Politik: Terpilih Belum Tentu Terbaik

memang ada masyarakat yang mempertanyakan prestasi Puan ketika jadi Menko PMK

Kamis, 03/10/2019 13:09 0

Indonesia

ACT Mulai Gelombang Pertama Pemulangan Pendatang dari Wamena

Lembaga kemanusiaan ACT (Aksi Cepat Tanggap) mengagendakan pemulangan warga pendatang di Wamena menuju kampung halamannya

Kamis, 03/10/2019 12:11 0

Indonesia

ACT Buka Posko Pengaduan Orang Hilang & Informasi Kondisi Wamena

Lembaga kemanusiaan ACT (Aksi Cepat Tanggap) membuka media dan crisis center terkait konflik yang terjadi di Wamena

Kamis, 03/10/2019 11:42 0

Indonesia

Surya Paloh Tepis Rumor Keretakan Hubungan dengan Megawati

Surya Paloh mengklaim hubungannya dengan Megawati masih baik-baik saja.

Kamis, 03/10/2019 09:47 0

Indonesia

Densus 88 Tangkap Oknum Polwan Terkait Jaringan ISIS

Polwan tersebut sudah sebulan belakangan meninggalkan tugas tanpa izin.

Kamis, 03/10/2019 09:25 0

Indonesia

Para Perusuh Teridentifikasi Bukan Warga Asli Wamena

Para perusuh di Wamena, Papua, diidentifikasi bukan warga asli Wamena, melainkan dari daerah lain.

Kamis, 03/10/2019 06:51 1

Close