... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pasca Penggulingan Al-Bashir, Sudan Resmikan Liga Sepak Bola Wanita

Foto: Supporter pria dan wanita bersorak di tribun saat tim Eltahadi dan Eldifaa tampil di stadion olahraga tertua di ibukota Khartoum dalam pertandingan pembukaan liga pada hari Senin (29/09/2019).

KIBLAT.NET, Khartoum – Sudan telah meluncurkan liga sepak bola wanita, sebuah langkah yang mencerminkan baru dari pemerintah transisi baru. Demikian menurut laporan Reuters.

Di bawah Presiden Omar Al-Bashir -yang digulingkan pada bulan April setelah berbulan-bulan protes- Sudan diatur menggunakan interpretasi hukum syariah, di mana membatasi partisipasi perempuan dalam olahraga.

Supporter pria dan wanita bersorak di tribun saat tim Eltahadi dan Eldifaa tampil di stadion olahraga tertua di ibukota Khartoum dalam pertandingan pembukaan liga pada hari Senin (29/09/2019).

“Tidak semua masyarakat Sudan menerima (sepakbola wanita), tetapi kelompok kecil melakukannya dan mereka mendukung kami,” kata pemain Eltahadi Nariman Lino.

“Kami akan melanjutkan, dan melakukan apa yang kami bisa sampai orang-orang Sudan lainnya menerimanya.”

Liga ini mencakup 21 tim dari seluruh Sudan dan pertandingan diresmikan oleh wasit wanita. Upaya masa lalu di liga wanita tidak resmi hanya menampilkan tiga tim Khartoum.

“Pada awalnya, kami berjuang, pertama dengan penerimaan ide (sepakbola wanita), dan kemudian dengan fakta bahwa kami bahkan tidak dapat menemukan lapangan untuk berlatih,” kata Duria Taqialdin, manajer Eltahadi.

“Serikat pekerja memberi kami sebuah ruang tak beraturan. Kami membersihkannya dan membuatnya menjadi satu. Kami menamainya kuburan karena siapa pun yang datang untuk bermain kami di sana akan kalah.”

Perdana menteri baru Sudan, Abdalla Hamdok, mengatakan partisipasi wanita di masyarakat merupakan prioritas bagi pemerintahannya. Ia mengutip peran penting wanita dalam protes yang menjatuhkan Al-Bashir.

BACA JUGA  70 Tentara Nigeria Tewas Disergap Gerilyawan Jihadis

“Sekarang ada kemauan politik untuk menjadikan olahraga perempuan sebagai salah satu pilar pembangunan negara dan kami akan bekerja untuk menyediakan infrastruktur untuk itu,” kata Walaa Elboushi, menteri pemuda dan olahraga dalam kabinet transisi.

Aisha Musa, satu dari dua perempuan anggota dewan gabungan militer-sipil 11-orang Sudan, menghadiri pertandingan pada hari Senin sebagai tamu istimewa.

“Impian kami adalah untuk bergerak maju, kami ingin berpartisipasi dalam Piala Dunia (wanita), dan kami ingin menaikkan nama Sudan,” kata Huda Ali, penjaga gawang untuk Eltahadi.

Sumber: Middle East Monitor
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

ACT Buka Posko Pengaduan Orang Hilang & Informasi Kondisi Wamena

Lembaga kemanusiaan ACT (Aksi Cepat Tanggap) membuka media dan crisis center terkait konflik yang terjadi di Wamena

Kamis, 03/10/2019 11:42 0

Indonesia

Surya Paloh Tepis Rumor Keretakan Hubungan dengan Megawati

Surya Paloh mengklaim hubungannya dengan Megawati masih baik-baik saja.

Kamis, 03/10/2019 09:47 0

Indonesia

Densus 88 Tangkap Oknum Polwan Terkait Jaringan ISIS

Polwan tersebut sudah sebulan belakangan meninggalkan tugas tanpa izin.

Kamis, 03/10/2019 09:25 0

Indonesia

Para Perusuh Teridentifikasi Bukan Warga Asli Wamena

Para perusuh di Wamena, Papua, diidentifikasi bukan warga asli Wamena, melainkan dari daerah lain.

Kamis, 03/10/2019 06:51 1

Indonesia

Demonstrasi Tanpa Henti Mengancam Investasi

Mahasiswa turun ke jalan, pengusaha pun deg-degan.

Kamis, 03/10/2019 06:32 0

Editorial

Editorial: Wamena, Merdeka, dan Darah Saudara Kita

Ada darah sesama muslim yang tertumpah di tengah seruan Papua merdeka.

Rabu, 02/10/2019 13:10 0

Opini

Hukum yang Terbaik

Oleh: Princess Deaan, ibu rumah tangga, tinggal di Lampung KIBLAT.NET – Tujuan diturunkannya syariat atau...

Rabu, 02/10/2019 12:39 0

Indonesia

Wagub Sumbar: Ada Warga Minang di Wamena yang Pura-pura Mati Supaya Selamat

Wagub Sumbar: Ada Warga Minang di Wamena yang Pura-pura Mati Supaya Selamat

Rabu, 02/10/2019 11:52 0

Indonesia

17 Ribu Pengungsi Kerusuhan Wamena Tunggu Antrean Evakuasi

"Mereka sedang menunggu antrian untuk dievakuasi dari Wamena menuju Sentani. Mereka mendaftar ke TNI AU secara berkelompok 120-150 orang, mereka harus terdaftar dalam kelompok melampirkan KTP dan KK, baru bisa diangkut," jelasnya.

Rabu, 02/10/2019 11:36 0

Indonesia

Gubernur Sumbar Sebut Tidak Ada Konflik Etnik di Wamena

Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno mengklaim bahwa tidak ada konflik etnik di Wamena, Papua.

Rabu, 02/10/2019 11:32 0

Close