Wagub Sumbar: Ada Warga Minang di Wamena yang Pura-pura Mati Supaya Selamat

KIBLAT.NET, Jakarta – Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit mengaku kaget saat ada kerusuhan di Wamena. Saat mendapat kabar ada kerusuhan tersebut, ia kemudian menuju Papua untuk meninjau warganya yang ada di Wamena.

Sebelum ke Wamena, Nasrul lebih dulu ke Jayapura untuk bertemu Wakapolda Papua. Saat bertemu Wakapolda, ia diberi penjelelasan tentang kondisi di Wamena. Ia juga bertemu dengan warga Minang yang mengungsi dari Wamena.

“Saat itu memang banyak bapak-pabak yang ingin menetap. Tapi banyak juga ibu-ibu yang ingin pulang,” katanya di Hotel Balairung, Jakarta Pusat pada Selasa (01/09/2019).

Bahkan, ia juga bertemu korban selamat dari kerusuhan. Korban tersebut bernama Ibu Putri. Kepada Nasrul, Ibu Putri mengungkapkan bahwa ia pura-pura mati agar bisa selamat.

“Kami bertemu yang selamat namanya ibu Putri. Dia dengar orang mengatakan, kalau masih ada nyawanya, potong. Dia pura pura mati dan Alhamdulillah selamat,” paparnya.

Setelah di Jayapura, ia lantas menuju ke Wamena. Di sana, kata dia, tidak ada aktivitas apapun. Sebab, semua bangunan sudah rusak dan terbakar.

“Kami ke wamena, bertemu Dandim. Pada saat itu tidak ada aktivitas apapun. Toko terbakar, masyarakatnya tidak ada yang pergi keluar. Kalau ada hanya satu dua. Kami dibawa ke tempat pengungsian di kantor kodim, ada 300 orang,” tuturnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat