... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

KLHK Akan Kejar Pelaku Karhutla ke Mana Pun

Foto: Satgas Karhutla Riau memadamkan kebakaran lahan yang mulai mendekati rumah warga di tengah pekatnya asap di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar, Riau, Senin (23/09/2019). Kebakaran lahan yang meluas dan mulai mengancam permukiman penduduk di kawasan tersebut menjadi priotas petugas untuk terus melakukan upaya pemadaman. (antarafoto)

KIBLAT.NET, Jakarta – Dirjen Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Rasio Ridho Sani, menegaskan akan terus mengejar pelaku pembakaran hutan dan lahan. Hingga kini, KLHK telah menyegel 64 lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kepolisian juga telah menahan 8 pelaku dan diprediksi akan terus bertambah.

“Kami tak akan berhenti kejar pelaku karhutla ke manapun,” kata Sani dalam diskusi Forum Merdeka Barat 9 yang bertajuk ‘Proses Penegakan Hukum Karhutla’ di kantor KLHK, Jakarta pada Selasa (01/10/2019).

Ia menambahkan, kejahatan karhutla harus ditangani karena memiliki dampak langsung kepada kesehatan masyarakat. Berdampak langsung pada ekosistem dan ekonomi serta wilayah. “Ini kejahatan yang sangat serius,” lanjutnya.

Dalam hal perluasan penindakan dengan melibatkan Pemda, Sani mengungkapkan hal tersebut karena sebetulnya Pemda juga punya kewenangan dan tanggungjawab untuk itu.

“Penegakkan hukum ini akan efektif kalau semua yang punya kewenangan itu melakukannnya. Jadi siapa yang memberikan izin, harusnya memberi pengawasan,” ujarna.

Lebih lanjut ia mengatakan, jika tindakan pengawasan terhadap para perusahaan yang berada di kawasan karhutla terlaksana dengan baik, maka harusnya pencegahan terjadinya karhutla sudah berlangsung.

“Pengawasan ini adalah wewenang pejabat di kabupaten dan kotamadya yang memberi izin yaitu bupati dan walikota. Demikian peraturannya,” tukasnya.

Reporter: Qoid
Editor: Hunef Ibrahim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afrika

Mali: 25 Tentara Tewas dan 60 Hilang Akibat Serangan Kelompok “Ekstremis”

Sebelumnya pemerintah mengatakan bahwa lokasi militer di Polkisi dan Mondoro di Mali tengah diserang, tetapi tidak mengatakan berapa banyak yang terbunuh atau terluka.

Rabu, 02/10/2019 10:12 0

Irak

Protes Anti Pemerintah Meletus di Irak, 2 Tewas Ratusan Cedera

Basis protes berada di ibukota Baghdad. Warga di kota-kota lainnya juga menggelar aksi protes dengan tuntutan serupa.

Rabu, 02/10/2019 09:16 0

Tarbiyah Jihadiyah

Surat Yusuf, Penyambung Asa Perjuangan Umat Islam

Ketika intimidasi terhadap dakwah terus menguat, Allah berikan kepada para wali Allah sebuah penawar duka dan penyambung asa, Surat Yusuf adalah kisah sarat hikmah dan pelajaran dalam untaian kalam mulia di dalam Al-Quran

Selasa, 01/10/2019 21:00 1

Artikel

Refleksi 1 Oktober: Behind The Scene Kesaktian Pancasila

Sejauh mana kesaktian Pancasila?

Selasa, 01/10/2019 15:55 0

China

Di HUT ke-70, China Pamerkan “Senjata Pamungkas”

Dongfeng-41, rudal balistik antarbenua yang dikatakan memiliki jangkauan paling jauh dari semua rudal nuklir dan dapat mencapai Amerika Serikat dalam 30 menit.

Selasa, 01/10/2019 15:32 0

Wilayah Lain

Warga Haiti Tuntut PBB Karena Dianggap Penyebab Wabah Kolera

Para korban wabah kolera 2010 di Haiti mengajukan petisi ke pengadilan tertinggi AS pada Selasa (01/09/2019), meminta pertanggungjawaban PBB karena membawa penyakit ke negara mereka.

Selasa, 01/10/2019 14:45 0

Palestina

Masih Ingat Bocah Palestina Ini? Penembaknya Belum Juga Diadili

Ayahnya, Jamal, yang mencoba melindungi putranya dari hujan peluru, terluka dalam insiden itu.

Selasa, 01/10/2019 13:25 0

Turki

Konferensi Pers di Turki, Oposisi Politik Suriah Seru Perangi HTS

Seruan pejabat tinggi oposisi politik Suriah ini datang dalam konferensi pers yang diadakannya di Istanbul, Turki, pada Senin (30/09/2019).

Selasa, 01/10/2019 09:47 0

Irak

Perlintasan Irak-Suriah Kembali Dibuka, Keuntungan Bagi Iran

Di sisi wilayah Irak, saat ini dikendalikan oleh milisi-milisi Syiah lokal yang bersekutu dengan Iran. Milisi yang dikenal dengan koalisi Al-Hasd Al-Syakbi itu mengontrol sepanjang perbatasan dan memiliki lokasi yang tidak jauh dari pangkalan militer yang menampung tentara AS.

Selasa, 01/10/2019 08:43 0

Afrika

Al-Shabaab Somalia Serang Pangkalan AS dan Konvoi Militer Italia

Gerakan Al-Shabaab Mujahidin Somalia menyerang pangkalan udara AS dan konvoi penasihat militer Uni Eropa dalam dua serangan terpisah pada Senin (30/09/2019).

Selasa, 01/10/2019 07:41 0

Close