... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Gubernur Sumbar Sebut Tidak Ada Konflik Etnik di Wamena

Foto: Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno

KIBLAT.NET, Jakarta – Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno mengklaim bahwa tidak ada konflik etnik di Wamena, Papua. Sebab, saat kerusuhan terjadi orang Wamena asli justru melindungi warga Minang.

“Sebetulnya ini tidak cocok dibilang konflik, karena memang tidak ada konflik etnik. Di Wamena, orang Minang tidak masalah dnegan orang Papua. Mereka bergaul akrab, bagus dan baik, bahkan orang Papua asli yang melindungi orang Minang yang merantau. Pelakunya siapa, biar penegak hukum yang berbicara,” katanya di Hotel Balairung, Matraman, Jakarta Pusat pada Selasa (01/09/2019).

Ia juga menyebutkan bahwa warga Wamena asli meminta agar warga Minang tidak pulang. Sebab, memang warga pendatang lah yang menggerakkan ekonomi di Wamena.

“Kami juga merekomendasikan agar warga Minang yang ada di Wamena tidak pulang. Karena yang membuka usaha di sana adalah warga pendatang seperti Minang,” tuturnya.

Namun demikian, ia tetap mengimbau kepada aparat penegak hukum untuk menindak tegas pelaku kerusuhan. Karena kerusuhan ini sudah menimbulkan banyak korban jiwa dan kerusakan.

“Begitu mestinya (pelaku dihukum.red), karena itu fungsi penegak hukum untuk menegakkan hukum dan memberikan keamanan bagi masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, ia juga berterima kasih kepada para pihak yang memberikan sumbangan kepada warga Minang yang ada di Wamena. Ia memastikan bahwa uang yang disumbangkan akan digunakan secara produktif.

BACA JUGA  Pengamat Politik: Kerja Politik Staf Khusus Jokowi Belum Teruji

Reporter: Taufiq Ishaq

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afrika

Mali: 25 Tentara Tewas dan 60 Hilang Akibat Serangan Kelompok “Ekstremis”

Sebelumnya pemerintah mengatakan bahwa lokasi militer di Polkisi dan Mondoro di Mali tengah diserang, tetapi tidak mengatakan berapa banyak yang terbunuh atau terluka.

Rabu, 02/10/2019 10:12 0

Irak

Protes Anti Pemerintah Meletus di Irak, 2 Tewas Ratusan Cedera

Basis protes berada di ibukota Baghdad. Warga di kota-kota lainnya juga menggelar aksi protes dengan tuntutan serupa.

Rabu, 02/10/2019 09:16 0

Artikel

Refleksi 1 Oktober: Behind The Scene Kesaktian Pancasila

Sejauh mana kesaktian Pancasila?

Selasa, 01/10/2019 15:55 0

China

Di HUT ke-70, China Pamerkan “Senjata Pamungkas”

Dongfeng-41, rudal balistik antarbenua yang dikatakan memiliki jangkauan paling jauh dari semua rudal nuklir dan dapat mencapai Amerika Serikat dalam 30 menit.

Selasa, 01/10/2019 15:32 0

Wilayah Lain

Warga Haiti Tuntut PBB Karena Dianggap Penyebab Wabah Kolera

Para korban wabah kolera 2010 di Haiti mengajukan petisi ke pengadilan tertinggi AS pada Selasa (01/09/2019), meminta pertanggungjawaban PBB karena membawa penyakit ke negara mereka.

Selasa, 01/10/2019 14:45 0

Palestina

Masih Ingat Bocah Palestina Ini? Penembaknya Belum Juga Diadili

Ayahnya, Jamal, yang mencoba melindungi putranya dari hujan peluru, terluka dalam insiden itu.

Selasa, 01/10/2019 13:25 0

Turki

Konferensi Pers di Turki, Oposisi Politik Suriah Seru Perangi HTS

Seruan pejabat tinggi oposisi politik Suriah ini datang dalam konferensi pers yang diadakannya di Istanbul, Turki, pada Senin (30/09/2019).

Selasa, 01/10/2019 09:47 0

Irak

Perlintasan Irak-Suriah Kembali Dibuka, Keuntungan Bagi Iran

Di sisi wilayah Irak, saat ini dikendalikan oleh milisi-milisi Syiah lokal yang bersekutu dengan Iran. Milisi yang dikenal dengan koalisi Al-Hasd Al-Syakbi itu mengontrol sepanjang perbatasan dan memiliki lokasi yang tidak jauh dari pangkalan militer yang menampung tentara AS.

Selasa, 01/10/2019 08:43 0

Afrika

Al-Shabaab Somalia Serang Pangkalan AS dan Konvoi Militer Italia

Gerakan Al-Shabaab Mujahidin Somalia menyerang pangkalan udara AS dan konvoi penasihat militer Uni Eropa dalam dua serangan terpisah pada Senin (30/09/2019).

Selasa, 01/10/2019 07:41 0

Artikel

Antara Natsir, Soekarno, dan Komunisme

Natsir mewakili Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi) dengan penuh percaya diri menyatakan kehendaknya supaya negara Republik Indonesia ini berdasarkan Islam.

Senin, 30/09/2019 16:27 0

Close