... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

ACT: Ribuan Warga Wamena Mengungsi Tanpa Harta Benda

Foto: Aksi Cepat Tanggap (ACT)

KIBLAT.NET, Wamena – Masyarakat Wamena hingga saat ini masih berusaha mengamankan diri karena terjadi konflik sosial. Salah satu tempat aman yang ada di Wamena sekarang adalah Kodim 1702 Wamena.

Menurut penuturan relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT) di Wamena, banyak warga yang mengevakuasi diri ke Kodim 1702. Mayoritas warga mengungsi tanpa membawa harta benda karena tak sempat saat menyelamatkan diri. Selain di Kodim 1702, banyak juga warga yang melakukan eksodus ke wilayah lain seperti Tolikara, Yalimo, Lanny Jaya, hingga ke Jayapura.

Di Jayapura, tepatnya di Yonif 751 Sentani menjadi salah satu lokasi pengungsian warga. Ribuan orang tercatat telah keluar-masuk pengungsian. Direktur Social Network Corpotaion (SNC) ACT, Wahyu Novyan mengatakan, sampai saat ini belum dapat dipastikan berapa orang yang mengungsi di Sentani. Hal itu dikarenakan sebagaian warga ada yang langsung pergi keluarga Papua atau ditampung oleh kerabatnya yang tinggal di Papua.

“Gelombang pengungsi masih terus terjadi. Dari Wamena ke Sentani, mereka diangkut pesawat hercules milik TNI. Di Sentani pun pengungsian tersebar di beberapa titik,” jelas Wahyu, Senin (30/09/2019) melalui rilisnya.

ACT telah membuka posko kemanusiaan serta dapur umum di beberapa titik. Di Sentani, dapur umum ACT dibuka di Yonif 751 serta Rindam Sentani. Sedangkan di Wamena pada Senin ini juga satu dapur umum telah dibuka di Kodim 1702.

BACA JUGA  Pasca Meninggalnya Rifaat, TPM dan Mer-C Akan Cek Kesehatan Napi Gunung Sindur

Wahyu menambahkan, masing-masing dapur umum menyediakan bahan pangan untuk masakan serta menyembelih lima ekor sapi. “Selain dapur umum, ACT juga melakukan pelayanan serta penyuluhan kesehatan bagi pengungsi,” tambahnya.

Hingga saat ini, kondisi Wamena masih belum aman sepenuhnya. Banyak penduduknya yang memilih untuk mengungsi keluar Wamena bahkan keluar Pulau Papua. Hal ini terjadi setidaknya dalam beberapa hari terakhir sejak terjadinya konflik sosial.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Turki

Konferensi Pers di Turki, Oposisi Politik Suriah Seru Perangi HTS

Seruan pejabat tinggi oposisi politik Suriah ini datang dalam konferensi pers yang diadakannya di Istanbul, Turki, pada Senin (30/09/2019).

Selasa, 01/10/2019 09:47 0

Irak

Perlintasan Irak-Suriah Kembali Dibuka, Keuntungan Bagi Iran

Di sisi wilayah Irak, saat ini dikendalikan oleh milisi-milisi Syiah lokal yang bersekutu dengan Iran. Milisi yang dikenal dengan koalisi Al-Hasd Al-Syakbi itu mengontrol sepanjang perbatasan dan memiliki lokasi yang tidak jauh dari pangkalan militer yang menampung tentara AS.

Selasa, 01/10/2019 08:43 0

Afrika

Al-Shabaab Somalia Serang Pangkalan AS dan Konvoi Militer Italia

Gerakan Al-Shabaab Mujahidin Somalia menyerang pangkalan udara AS dan konvoi penasihat militer Uni Eropa dalam dua serangan terpisah pada Senin (30/09/2019).

Selasa, 01/10/2019 07:41 0

Artikel

Antara Natsir, Soekarno, dan Komunisme

Natsir mewakili Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi) dengan penuh percaya diri menyatakan kehendaknya supaya negara Republik Indonesia ini berdasarkan Islam.

Senin, 30/09/2019 16:27 0

Turki

Jet Tempur Turki Tembak Jatuh Drone Asing di Suriah

Drone, terdeteksi di dekat perbatasan oleh militer, masuk ke wilayah udara Turki enam kali sebelum akhirnya ditembak jatuh oleh jet F-16 pada hari Ahad (29/09/2019).

Senin, 30/09/2019 16:06 0

India

Puluhan Orang Tewas dalam Banjir Bandang di Uttar Pradesh

Dalam empat hari terakhir, lebih dari 100 orang tewas setelah musim hujan yang sangat deras membanjiri wilayah yang luas di timur laut India, Uttar Pradesh (UP) dan negara bagian Bihar.

Senin, 30/09/2019 15:47 0

Eropa

Tuntut Daging Halal di Sekolah, Keluarga Muslim di Italia Dituduh Ekstremis

Menjawab tuntutan itu, pihak sekolah bahwa pihaknya belum bisa memenuhi tuntutan para wali siswa

Senin, 30/09/2019 13:49 0

Malaysia

Mahathir Mohamad: Akar Penyebab Terorisme adalah Israel

Pembentukan negara Israel dengan merebut tanah Palestina dan mengusir 90 persen populasinya adalah akar penyebab terorisme.

Senin, 30/09/2019 12:22 0

Yaman

Pidato di PBB, Menlu Yaman Singgung Kejahatan UEA dan Iran

“Ini merupakan penyimpangan dari tujuan Aliansi Arab untuk mendukung legitimasi di Yaman,” kata Hadrami.

Senin, 30/09/2019 09:44 0

Turki

F-16 Turki Tembak Jatuh Drone Asing di Perbatasan dengan Suriah

“Dua jet tempur F-16 Turki menembak jatuh pesawat tanpa awak yang melanggar wilayah udara kami sebanyak enam kali,” kata pernyataan Dephan Turki di Twitter, seperti dilansir AFP.

Senin, 30/09/2019 08:32 0

Close