... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Sekjen MUI: Pembantaian di Wamena Biadab

Foto: Sekjen MUI Anwar Abbas (foto: Taufiq/Kiblat)

KIBLAT.NET, Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyesalkan adanya kerusuhan yang terjadi di Wamena. Sekjen MUI, Anwar Abbas prihatin atas kejadian tersebut karena banyak gedung yang hancur akibat kerusuhan.

“MUI sangat menyesalkan terjadinya peristiwa kerusuhan di Wamena Papua yang telah menyebabkan kebakaran dan ludesnya gedung-gedung dan kendaraan milik pemerintah dan milik masyarakat,” katanya kepada Kiblat.net melalui siaran persnya pada Senin (30/09/2019).

Bahkan, lanjut Anwar, tindakan brutal dan anarkis tersebut telah menyebabkan jatuhnya banyak korban jiwa yang tidak berdosa. Terutama dari kalangan para pendatang seperti dari tanah Minang, Bugis dan Jawa.

“Ini jelas-jelas merupakan tindak yang sangat biadab dan tidak berperikemanusiaan,” tuturnya.

Untuk itu MUI menghimbau pemerintah untuk lebih tegas dan lebih serius lagi menangani masalah yang terjadi di Papua. Ia menekankan bahwa hal ini agar rakyat dan masyarakat bisa hidup tenang kembali dan bisa melakukan aktifitas seperti semula.

“Karena kalau tidak maka pemerintah akan dinilai gagal melindungi rakyat dan tumpah darah Indonesia. Dan itu jelas-jelas akan sangat berbahaya bagi eksistensi dan masa depan bangsa dan negeri ini,” pungkasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Yaman

Pidato di PBB, Menlu Yaman Singgung Kejahatan UEA dan Iran

“Ini merupakan penyimpangan dari tujuan Aliansi Arab untuk mendukung legitimasi di Yaman,” kata Hadrami.

Senin, 30/09/2019 09:44 0

Turki

F-16 Turki Tembak Jatuh Drone Asing di Perbatasan dengan Suriah

“Dua jet tempur F-16 Turki menembak jatuh pesawat tanpa awak yang melanggar wilayah udara kami sebanyak enam kali,” kata pernyataan Dephan Turki di Twitter, seperti dilansir AFP.

Senin, 30/09/2019 08:32 0

Afghanistan

Pilpres Afghanistan 2019: Hanya 20% Pemilih Terdaftar yang Mencoblos

Dari 9,67 juta pemilih terdaftar, hanya satu dari lima orang yang memberikan suara. Hal itu diungkapkan pejabat komisi pemilihan dengan syarat anonim karena beralasan ia tidak berwenang menyampaikan jumlah pemilih.

Senin, 30/09/2019 07:23 0

Download

Agama dan Kitab Suci

Bagaimana kondisi objektif agama-agama yang berlaku di Indonesia beserta kitab sucinya?

Ahad, 29/09/2019 06:19 0

Amerika

Jumlah Tentara AS Bunuh Diri Saat Tugas Meningkat

Pentagon menunjukkan, total tentara aktif bunuh diri pada 2018 sebanyak 541. Cara bunuh diri dengan menembak diri sendiri paling banyak terjadi.

Sabtu, 28/09/2019 09:04 0

Afrika

AS Gencarkan Serangan Udara di Libya Selatan

Amerika Serikat mengatakan tidak akan membiarkan gerilyawan mengeksploitasi konflik antara faksi-faksi yang bermarkas di timur dan barat negara itu di sekitar ibukota Tripoli untuk melindungi diri mereka sendiri.

Sabtu, 28/09/2019 08:12 0

Suriah

Warga Idlib Turun ke Jalan Tolak Komisi Konstitusi Suriah Bentukan PBB

Di sisi lain, oposisi politik Suriah yang tergabung dalam Komite Tinggi Suriah untuk Negosiasi menganggapnya sebagai pintu gerbang ke solusi di Suriah sesuai dengan resolusi internasional.

Sabtu, 28/09/2019 07:24 0

Arab Saudi

Pertama Kalinya, Arab Saudi Keluarkan Visa Turis

Wisatawan dari 49 negara, termasuk wanita non mahram, akan dapat memperoleh visa 90 hari.

Jum'at, 27/09/2019 14:57 0

Afghanistan

Taliban Kembali Izinkan WHO Beroperasi di Afghanistan

"Kami menyambut pengumuman (Taliban) ini sebagai langkah ke arah yang benar," kata Dr Richard Peppercorn, perwakilan WHO di Afghanistan, dalam sebuah pernyataan, seperti dinukil dari AFP.

Jum'at, 27/09/2019 13:50 0

Pakistan

Pakistan Gandeng Turki dan Malaysia Luncurkan TV Islam

Perdana Menteri Pakistan Imran Khan menjalin hubungan dengan dengan Turki dan Malaysia untuk meluncurkan saluran televisi Islam berbahasa Inggris.

Kamis, 26/09/2019 17:06 0

Close