... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

PKS: Presiden Harus Lakukan Langkah Cepat Selesaikan Rusuh Wamena

Foto: Jazuli Juwaini

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini menanggapi kerusuhan yang terjadi di Wamena, Papua. Ia menegaskan bahwa yang harus menjadi fokus pemerintah dan aparat adalah menyelamatkan warga.

“Prioritas tertinggi saat ini adalah menyelamatkan warga masyarakat dari ancaman dan ketakutan. Pemerintah dan aparat harus mengarahkan seluruh sumber daya pengamanan serta fasilitas untuk menyelamatkan nyawa warga negara, mengevakuasi dan menempatkan mereka di tempat yang aman dengan perlindungan total aparat,” ungkap Jazuli kepada Kiblat.net melalui siaran pers pada Senin (30/09/2019).

Anggota Komisi I DPR ini meminta Presiden mengambil langkah yang cepat, cermat, dan terukur untuk mengendalikan situasi keamanan di Wamena. Situasi di sana benar-benar mencekam, warga terancam, dan kehadiran aparat sangat dibutuhkan untuk melindungi nyawa mereka.

“Selain itu, berbagai kebutuhan pokok (makanan siap saji, pakaian layak, kebutuhan kesehatan, dan lain-lain) harus dijamin ketersediaannya,” paparnya.

Menurutnya, Presiden harus mengambil tanggung jawab penuh dengan seluruh kekuataan upaya dan biaya apapun agar tidak lagi jatuh korban jiwa masyarakat. Sebab, sudah 33 orang nyawa melayang dibantai dan dibunuh di sana.

“Mohon pemerintah menghentikan ini secara efektif at all cost termasuk opsi memulangkan warga ke tanah asal kelahirannya karena kondisi benar-benar tidak aman. Pemerintah juga harus menjamin kebutuhan warga masyarakat yang mengungsi terpenuhi,” tandas Jazuli.

Anggota DPR Dapil Banten ini berharap otak kerusuhan dan tindakan biadab pembantaian nyawa tak berdosa bisa ditindak tegas sehingga kondisi Wamena dan Papua bisa kembali normal dan damai. Ke depan, Pemerintah harus benar-benar mampu mendeteksi dan mengantisipasi potensi gangguan keamanan di Papua, sambari secara sistematis dan efektif menyelesaikan akar masalah Papua secara fundamental.

BACA JUGA  LBH Street Lawyer: Pertanyaan Sukmawati Soal Nabi Muhammad Retoris

“Tidak menyelesaikan masalah secara parsial, temporal, dan karikatif,” pungkasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Eropa

Tuntut Daging Halal di Sekolah, Keluarga Muslim di Italia Dituduh Ekstremis

Menjawab tuntutan itu, pihak sekolah bahwa pihaknya belum bisa memenuhi tuntutan para wali siswa

Senin, 30/09/2019 13:49 0

Malaysia

Mahathir Mohamad: Akar Penyebab Terorisme adalah Israel

Pembentukan negara Israel dengan merebut tanah Palestina dan mengusir 90 persen populasinya adalah akar penyebab terorisme.

Senin, 30/09/2019 12:22 0

Yaman

Pidato di PBB, Menlu Yaman Singgung Kejahatan UEA dan Iran

“Ini merupakan penyimpangan dari tujuan Aliansi Arab untuk mendukung legitimasi di Yaman,” kata Hadrami.

Senin, 30/09/2019 09:44 0

Turki

F-16 Turki Tembak Jatuh Drone Asing di Perbatasan dengan Suriah

“Dua jet tempur F-16 Turki menembak jatuh pesawat tanpa awak yang melanggar wilayah udara kami sebanyak enam kali,” kata pernyataan Dephan Turki di Twitter, seperti dilansir AFP.

Senin, 30/09/2019 08:32 0

Afghanistan

Pilpres Afghanistan 2019: Hanya 20% Pemilih Terdaftar yang Mencoblos

Dari 9,67 juta pemilih terdaftar, hanya satu dari lima orang yang memberikan suara. Hal itu diungkapkan pejabat komisi pemilihan dengan syarat anonim karena beralasan ia tidak berwenang menyampaikan jumlah pemilih.

Senin, 30/09/2019 07:23 0

Download

Agama dan Kitab Suci

Bagaimana kondisi objektif agama-agama yang berlaku di Indonesia beserta kitab sucinya?

Ahad, 29/09/2019 06:19 0

Amerika

Jumlah Tentara AS Bunuh Diri Saat Tugas Meningkat

Pentagon menunjukkan, total tentara aktif bunuh diri pada 2018 sebanyak 541. Cara bunuh diri dengan menembak diri sendiri paling banyak terjadi.

Sabtu, 28/09/2019 09:04 0

Afrika

AS Gencarkan Serangan Udara di Libya Selatan

Amerika Serikat mengatakan tidak akan membiarkan gerilyawan mengeksploitasi konflik antara faksi-faksi yang bermarkas di timur dan barat negara itu di sekitar ibukota Tripoli untuk melindungi diri mereka sendiri.

Sabtu, 28/09/2019 08:12 0

Suriah

Warga Idlib Turun ke Jalan Tolak Komisi Konstitusi Suriah Bentukan PBB

Di sisi lain, oposisi politik Suriah yang tergabung dalam Komite Tinggi Suriah untuk Negosiasi menganggapnya sebagai pintu gerbang ke solusi di Suriah sesuai dengan resolusi internasional.

Sabtu, 28/09/2019 07:24 0

Arab Saudi

Pertama Kalinya, Arab Saudi Keluarkan Visa Turis

Wisatawan dari 49 negara, termasuk wanita non mahram, akan dapat memperoleh visa 90 hari.

Jum'at, 27/09/2019 14:57 0

Close